Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 21 September 2026 | 10:32 WIB
Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia
Ilustrasi dolar AS. [Antara]
baca 10 detik
  • Pada Senin 21 September, rupiah dibuka melemah ke level Rp17.791 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah diakibatkan oleh sentimen domestik terkait keputusan suku bunga Bank Indonesia.
  • Analis memperkirakan rupiah berpotensi terus melemah di kisaran Rp17.700 hingga Rp17.850.

Suara.com - Mata uang Garuda  terus tertekan pada awal pekan ini. Rupiah mencatatkan pelemahan paling dalam di Asia.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada Senin 21 September dibuka ke level Rp17.791 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini melemah 33 poin atau turun 0,12 persen dibandingkan hari sebelumnya yang ada di Rp17.731 per dolar AS.  

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan disebabkan oleh sentimen domestik. Salah satunya, mengenai keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) mengenai suku bunga.

"Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar AS di tengah naiknya imbal hasil obligasi AS oleh prospek kenaikan suku bunga the Fed yang memberikan tekanan pada BI menjelang Rapat Dewan Gubernur  BI rabu ini. Range ada di sekitar Rp 17.700-Rp17.850," jelasnya.

Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS pagi ini. Dolar Taiwan mencatat penguatan terbesar yakni 0,31 persen, disusul won Korea yang menguat 0,25 persen, baht Thailand menguat 0,12 persen, ringgit Malaysia menguat 0,11 persen.

Ilustrasi Yen. [Pixabay]
Ilustrasi Yen. [Pixabay]

Lalu ada yen Jepang menguat 0,08 persen, dolar Singapura menguat 09,05 persen. Sedangkan mata uang Asia yang melemah ada peso Filipina yang anjlok 0,04 persen dan dolar Hong Kong yang melemah 0,003 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Berikan Perlawanan, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.697

Rupiah Berikan Perlawanan, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.697

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Melemah Imbas Kembali Memanasnya Timur Tengah

Rupiah Melemah Imbas Kembali Memanasnya Timur Tengah

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 19:41 WIB

Dolar AS Beri Tekanan ke Rupiah, Menuju Level Rp17.773

Dolar AS Beri Tekanan ke Rupiah, Menuju Level Rp17.773

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 09:30 WIB

Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744

Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.722, Harga Minyak Dunia Jadi Beban

Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.722, Harga Minyak Dunia Jadi Beban

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Terkini

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:44 WIB

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:43 WIB

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:40 WIB

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:39 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8%, Pendapatan Driver Tak Kunjung Naik

Komisi Ojol Turun Jadi 8%, Pendapatan Driver Tak Kunjung Naik

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:38 WIB

6 Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan BPU Online untuk Freelancer dan Driver Ojol

6 Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan BPU Online untuk Freelancer dan Driver Ojol

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:36 WIB

Ekonomi Daerah Tumbuh, Askrindo Bidik Risiko Usaha Petani dan UMKM

Ekonomi Daerah Tumbuh, Askrindo Bidik Risiko Usaha Petani dan UMKM

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:33 WIB

Pendukung Jokowi Balik Kanan dari PN Jakarta Timur Usai Orasi Pakai Mobil Komando

Pendukung Jokowi Balik Kanan dari PN Jakarta Timur Usai Orasi Pakai Mobil Komando

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:30 WIB

Refleksi Kasus Dugaan Penyadapan Tokoh Publik: Alarm Bahaya Privasi Digital

Refleksi Kasus Dugaan Penyadapan Tokoh Publik: Alarm Bahaya Privasi Digital

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:30 WIB

Usai Bertemu Prabowo, Dirut KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Rakyat Harus Dapat Kereta Baru

Usai Bertemu Prabowo, Dirut KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Rakyat Harus Dapat Kereta Baru

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:29 WIB

×