Pelemahan Rupiah Masih Terus Berlanjut, Dolar AS Mulai Dijual Rp17.753

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 17 September 2026 | 15:53 WIB
Pelemahan Rupiah Masih Terus Berlanjut, Dolar AS Mulai Dijual Rp17.753
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah ke level Rp17.753 per dolar AS akibat tekanan dari kondisi global.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh kenaikan suku bunga The Fed serta pernyataan hawkish kepala The Fed Warsh.
  • Sebagian besar mata uang Asia bergerak bervariasi dengan won Korea Selatan mengalami pelemahan terdalam.

Suara.com - Pelemahan rupiah masih terus berlanjut pada penutupan sore ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada Kamis 17 September ditutup ke level Rp17.753 per dolar Amerika Serikat (AS).

Angka ini melemah 57 poin atau turun 0,32 persen dibandingkan hari sebelumnya yang ada di Rp17.694 per dolar AS. Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan ini disebabkan oleh kondisi global. Apalagi, keputusan suku bunga The Fed yang naik memberikan tekanan.

"Rupiah ditutup melemah cukup besar terhadap dolar AS di tengah lonjakan indeks dolar AS dan imbal hasil obliasi AS setelah dalam rapat Federal Open Market Committee semalam," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia melanjutkan, pelemahan ini juga didorong oleh pernyataan hawkish dari kepala the Fed Warsh yang menaikkan ekspektasi kan adanya kenaikan lebih lanjut tahun ini.

Hal ini memberikan tekanan pada Rapat Dewan Gubernur BI pada minggu depan yang diperkirakan mempertahankan tingkat suku bunga.

"Dengan absennya data ekonomi penting, investor akan memantau harga minyak mentah dunia dan imbal hasil obligasi AS," jelasnya.

Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]
Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,59 persen.

Selanjutnya ada ringgit Malaysia terkoreksi 0,54 persen dan dolar Taiwan yang sudah ditutup turun 0,27 persen.

Diikuti, peso Filipina yang ditutup tergelincir 0,02 persen. Kemudian, dolar Hong Kong melemah tipis 0,008 persen terhadap the greenback di sore ini.

baca juga

Sedangkan, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,37 persen. Lalu, dolar Singapura yang menanjak 0,15 persen.

Berikutnya ada baht Thailand dan rupee India yang sama-sama terkerek 0,07 persen. Disusul, yuan China yang melemah tipis 0,007 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744

Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.722, Harga Minyak Dunia Jadi Beban

Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.722, Harga Minyak Dunia Jadi Beban

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Rupiah Kembali Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.689

Rupiah Kembali Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.689

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Terkini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:25 WIB

Apakah Bulan November 2026 Ada Tanggal Merah? Ini Daftar Hari Libur Sesuai SKB 3 Menteri

Apakah Bulan November 2026 Ada Tanggal Merah? Ini Daftar Hari Libur Sesuai SKB 3 Menteri

News | Senin, 02 November 2026 | 18:22 WIB

Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka

Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka

News | Senin, 02 November 2026 | 18:19 WIB

Budaya Tutup Mulut soal Gaji: Menjaga Privasi atau Celah Eksploitasi?

Budaya Tutup Mulut soal Gaji: Menjaga Privasi atau Celah Eksploitasi?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:15 WIB

Bawa Laras Panjang dan Dobrak Pintu Saat Santriwati Belum Berhijab, DPR Minta Kapolda Jateng Dicopot

Bawa Laras Panjang dan Dobrak Pintu Saat Santriwati Belum Berhijab, DPR Minta Kapolda Jateng Dicopot

News | Senin, 02 November 2026 | 18:11 WIB

Pakar Hukum UMY: Putusan MA Tak Otomatis Kosongkan Jabatan Wapres, DPR Harus Gelar Impeachment

Pakar Hukum UMY: Putusan MA Tak Otomatis Kosongkan Jabatan Wapres, DPR Harus Gelar Impeachment

News | Senin, 02 November 2026 | 18:09 WIB

Bagaimana Cerita Rakyat Tengger Mengajarkan Perempuan Menjaga Alam?

Bagaimana Cerita Rakyat Tengger Mengajarkan Perempuan Menjaga Alam?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:08 WIB

×