Indonesia Terancam Krisis Talenta Project Manager

Dicky Prastya

Kamis, 03 September 2026 | 08:12 WIB
Indonesia Terancam Krisis Talenta Project Manager
Ilustrasi tenaga kerja Indonesia. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Indonesia menghadapi kekurangan hingga 691 ribu tenaga ahli manajemen proyek strategis yang diproyeksikan terjadi pada tahun 2035.
  • BINUS Business School meluncurkan program Master of Management in Transformative Project Management untuk mengatasi kesenjangan talenta tersebut.
  • Program magister baru ini mengintegrasikan kurikulum bisnis lintas industri dengan jalur sertifikasi profesi berstandar global.

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi dan makin kompleksnya lanskap bisnis di Indonesia berhadapan dengan ancaman serius berupa kelangkaan manajer proyek (project manager) berkualifikasi strategis.

Riset dari Project Management Institute (PMI) memproyeksikan dunia membutuhkan setidaknya 65 juta pemimpin proyek baru hingga 2035. Namun, laju pertumbuhan tenaga kerja di sektor ini hanya berkisar 2,5 juta orang per tahun.

Ketimpangan pasokan dan permintaan (supply-demand) talenta ini berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi global hingga 345,5 miliar Dolar AS.

Kondisi di tingkat domestik tak kalah mengkhawatirkan. Kesenjangan talenta project management di Indonesia diproyeksikan melonjak 52,8% hingga 69,4% pada 2035, atau setara dengan kekurangan 540 ribu hingga 691 ribu tenaga ahli.

Padahal, kebutuhan industri terhadap kompetensi ini terus melesat. Hal itu tercermin dari lonjakan anggota PMI Indonesia Chapter yang naik drastis dari sekitar 1.014 orang pada awal 2023 menjadi 4.140 orang pada awal 2026.

Merespons ketimpangan pasar tenaga kerja tersebut, BINUS Business School (BBS) resmi meluncurkan program magister baru Master of Management (MM) in Transformative Project Management (TPM).

BINUS Business School.
BINUS Business School.

Dekan BINUS Business School Master Program, Dr. Asnan Furinto, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengatasi gap mendasar antara kebutuhan dunia usaha dan ketersediaan kualifikasi talenta di lapangan.

“Selama ini, banyak talenta di lapangan yang piawai secara teknis, tetapi belum banyak yang memiliki fondasi akademik setara S-2 sekaligus sertifikasi profesi berskala internasional. Kami ingin mengisi celah ini,” ujar Asnan, dikutip Kamis (3/9/2026).

Berbeda dengan mayoritas program manajemen proyek di Indonesia yang umumnya berakar dari disiplin ilmu teknik (sipil/infrastruktur), MM TPM BINUS dirancang lintas industri (cross-sectoral) dengan menempatkan ilmu manajemen bisnis sebagai fondasi utama.

baca juga

“Kami membangun program ini di atas fondasi disiplin manajemen, bukan teknik. Dengan begitu, lulusan kami bisa masuk ke industri apa pun yang membutuhkan keahlian project management, bukan hanya konstruksi atau infrastruktur,” lanjut dia.

Langkah ini dinilai krusial mengingat kebutuhan eksekusi proyek saat ini menembus berbagai sektor bisnis—mulai dari transformasi digital, perbankan, telekomunikasi, hingga manufaktur dan fast-moving consumer goods (FMCG).

Selain menjawab kebutuhan manajerial, program ini mengintegrasikan kurikulum akademik langsung dengan jalur sertifikasi profesi berstandar global (seperti PMI, PRINCE2, dan PMO). Integrasi ini memangkas waktu dan biaya efisiensi bagi para profesional muda.

“Mahasiswa kami tidak perlu menyisihkan waktu belajar tambahan setelah lulus untuk mengejar sertifikasi. Kurikulumnya sudah dirancang selaras sejak awal,” tambahnya.

Dengan kolaborasi dengan asosiasi profesi, mahasiswa juga mendapatkan skema biaya ujian sertifikasi khusus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manufaktur Indonesia Kembali Terpuruk, PMI Jatuh di Bawah 50

Manufaktur Indonesia Kembali Terpuruk, PMI Jatuh di Bawah 50

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 15:20 WIB

Kenapa Sertifikat Kompetensi Tenaga Kerja Kita Sering "Mandul" di Luar Negeri?

Kenapa Sertifikat Kompetensi Tenaga Kerja Kita Sering "Mandul" di Luar Negeri?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang

Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Sarjana Beban Industri: Sampai Kapan Lulusan Diminta "Langsung Jadi"?

Sarjana Beban Industri: Sampai Kapan Lulusan Diminta "Langsung Jadi"?

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24 WIB

Produktivitas Tenaga Kerja RI Terancam Tertinggal di Era AI, Kompetensi SDM Jadi Kunci

Produktivitas Tenaga Kerja RI Terancam Tertinggal di Era AI, Kompetensi SDM Jadi Kunci

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:30 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Terkini

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:41 WIB

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

×