IWIP-WBN Perluas Rehabilitasi Mangrove demi Ekosistem Laut Pesisir

Dicky Prastya

Selasa, 22 September 2026 | 06:10 WIB
IWIP-WBN Perluas Rehabilitasi Mangrove demi Ekosistem Laut Pesisir
Ilustrasi rehabilitasi mangrove
baca 10 detik
  • PT Indonesia Weda Bay Industrial Park dan PT Weda Bay Nickel memperluas rehabilitasi mangrove.
  • Program ini menargetkan penanaman satu juta bibit mangrove secara bertahap guna memperkuat ekosistem pesisir serta mencegah abrasi pantai.
  • Inisiatif lingkungan ini melibatkan masyarakat setempat dalam proses pembibitan, penanaman, pemeliharaan, serta pemantauan agar berjalan secara berkelanjutan.

Suara.com - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) bersama PT Weda Bay Nickel (WBN) memperluas program rehabilitasi mangrove di Maluku Utara sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pesisir

Setelah dikembangkan di Desa Kobe Kabupaten Halmahera Tengah, program tersebut kini diperluas ke Desa Sil dan Desa Sowoli, Kabupaten Halmahera Timur.

Program rehabilitasi yang telah berjalan sejak 2024 ini merupakan bagian dari roadmap IWIP dan WBN dengan target penanaman satu juta bibit mangrove secara bertahap. Hingga September 2026, sebanyak 36.500 bibit telah ditanam di sejumlah lokasi rehabilitasi.

Deputy Manager Hubungan Eksternal PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Fuad Albar, mengatakan rehabilitasi mangrove menjadi bagian dari upaya IWIP dan WBN dalam mendukung keberlanjutan lingkungan pesisir. 

Menurutnya, mangrove memiliki peran penting dalam melindungi garis pantai dari abrasi menjadi habitat berbagai flora dan fauna, serta menyerap dan menyimpan karbon.

“Melalui program rehabilitasi mangrove, kami ingin memastikan kawasan yang direhabilitasi dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi ekosistem pesisir dalam jangka panjang. Karena itu prosesnya tidak berhenti pada penanaman, tetapi mencakup pembibitan, pemeliharaan, dan pemantauan, dengan melibatkan masyarakat,” ujar Fuad, Selasa (22/9/2026).

Ilustrasi rehabilitasi mangrove.
Ilustrasi rehabilitasi mangrove.

Dalam memperluas program ke lokasi baru, IWIP dan WBN menyesuaikan pendekatan rehabilitasi dengan karakteristik masing-masing kawasan mulai dari kondisi lahan, pemilihan jenis mangrove, hingga teknik penanaman dan pemeliharaannya. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan tanaman dapat tumbuh dan kawasan rehabilitasi dapat dikelola secara berkelanjutan.

IWIP dan WBN juga memastikan ketersediaan bibit melalui pengembangan sistem pembibitan di tingkat desa. Bibit dari Desa Kobe dimanfaatkan untuk mendukung penanaman di Desa Sil dan Desa Sowoli. 

Selanjutnya, nursery di kedua desa tersebut dikembangkan untuk menyediakan bibit bagi lokasi rehabilitasi berikutnya. Pada tahap awal, penyediaan bibit dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), dengan menyesuaikan jenis dan kebutuhan bibit dengan kondisi masing-masing wilayah.

baca juga

Aspek keberlanjutan juga diperkuat melalui pelibatan masyarakat setempat. Warga terlibat dalam berbagai tahapan program mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan hingga pemantauan mangrove.

Program ini sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat serta memberikan pengalaman dan keterampilan dalam pengelolaan rehabilitasi mangrove. Para pekerja juga memperoleh perlindungan BPJS selama program berlangsung.

Kepala Desa Sowoli, Rudi Manan, menyampaikan apresiasi kepada IWIP atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Desa Sowoli melalui program rehabilitasi mangrove.

“Kami berterima kasih kepada IWIP yang telah menjadikan Desa Sowoli sebagai salah satu penerima manfaat program penanaman mangrove. Kami siap mendukung penuh program ini dan berharap kerja sama serupa dapat terus dilakukan, tidak hanya di bidang lingkungan, tetapi juga di sektor lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, IWIP dan WBN akan terus memperluas program rehabilitasi secara bertahap menuju target satu juta bibit mangrove. Penguatan sistem pembibitan, pemeliharaan dan pemantauan pertumbuhan tanaman, perluasan lokasi, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pesisir dan memastikan manfaat lingkungan dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:39 WIB

Polisi Ungkap Alasan Selebgram Jule Direkomendasikan Direhab

Polisi Ungkap Alasan Selebgram Jule Direkomendasikan Direhab

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:51 WIB

ibis Jakarta Raden Saleh Gandeng Komunitas Dorong Restorasi Mangrove di Kapuk Muara

ibis Jakarta Raden Saleh Gandeng Komunitas Dorong Restorasi Mangrove di Kapuk Muara

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 12:10 WIB

Mengapa Suara Nelayan Penting dalam Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta?

Mengapa Suara Nelayan Penting dalam Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta?

News | Senin, 21 September 2026 | 12:30 WIB

Predictive Cyber Intelligence MDI Ventures Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026

Predictive Cyber Intelligence MDI Ventures Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:01 WIB

Masyarakat Lokal Jadi Kunci, Bagaimana Konservasi Alam Bisa Bertahan Jangka Panjang?

Masyarakat Lokal Jadi Kunci, Bagaimana Konservasi Alam Bisa Bertahan Jangka Panjang?

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 11:00 WIB

Terkini

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:41 WIB

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 21:31 WIB

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:24 WIB

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 21:06 WIB

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Video | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

×