Bulog Jamin Kesiapan Beras Jelang Nataru, Stok 4,5 Juta Ton: Pasokan Nasional Aman 10 Bulan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB
Bulog Jamin Kesiapan Beras Jelang Nataru, Stok 4,5 Juta Ton: Pasokan Nasional Aman 10 Bulan
Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Senin (26/10/2026). (Dok. Bulog)

Suara.com - Perum Bulog menjamin kesiapan cadangan beras pemerintah dalam menghadapi peningkatan kebutuhan pangan masyarakat menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Dengan stok beras yang dikelola Bulog mencapai sekitar 4,5 juta ton, pemerintah optimistis kebutuhan beras masyarakat tetap terpenuhi. Bahkan, berdasarkan perhitungan ketersediaan beras nasional secara keseluruhan, pasokan diproyeksikan mencukupi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan atau sekitar Juli–Agustus 2027.

Kepastian tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Senin (26/10/2026). Rapat membahas kesiapan pasokan dan distribusi pangan, stabilitas harga, serta percepatan pelaksanaan program pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai sekitar 25 juta ton. Jumlah tersebut memperhitungkan potensi produksi dari tanaman padi yang masih berada di lahan (standing crop) sekitar 10 juta ton, persediaan beras di masyarakat dan sektor usaha sekitar 10 juta ton, serta stok yang dikelola Bulog sekitar 4,5 juta ton. Dengan kebutuhan konsumsi nasional sekitar 2,5 juta ton per bulan, pasokan beras nasional dinilai berada dalam kondisi aman hingga pertengahan tahun 2027.

Rapat membahas kesiapan pasokan dan distribusi pangan, stabilitas harga, serta percepatan pelaksanaan program pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.(Dok. Bulog)
Rapat membahas kesiapan pasokan dan distribusi pangan, stabilitas harga, serta percepatan pelaksanaan program pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.(Dok. Bulog)

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa kuatnya cadangan beras pemerintah menjadi modal penting bagi Bulog untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat, khususnya dalam menghadapi peningkatan konsumsi menjelang Nataru.

“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras menjelang Natal dan Tahun Baru. Stok beras yang dikelola Bulog saat ini sangat memadai, mencapai sekitar 4,5 juta ton. Dengan dukungan cadangan yang kuat dan jaringan distribusi kami di seluruh Indonesia, Bulog siap memastikan kebutuhan beras masyarakat tetap terpenuhi, tidak hanya hingga akhir tahun, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan nasional pada bulan-bulan mendatang,” ujar Ahmad Rizal.

Selain memastikan kecukupan stok, Rakortas juga menekankan pentingnya percepatan penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Bantuan Pangan Beras. Pemerintah telah menyiapkan alokasi tambahan SPHP beras sebesar 1 juta ton untuk memperkuat pasokan di pasaran dan menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Sejalan dengan arahan tersebut, Bulog terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP melalui berbagai saluran penjualan, mulai dari pasar rakyat, Gerakan Pangan Murah (GPM), Rumah Pangan Kita (RPK), hingga jaringan ritel dan mitra penyalur lainnya. Langkah ini juga diarahkan untuk memperkuat pasokan di wilayah-wilayah yang masih mengalami tekanan harga beras, sehingga manfaat ketersediaan stok nasional dapat dirasakan secara merata.

Di sisi lain, Bulog juga mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras periode Oktober–Desember 2026 kepada 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga 4. Setiap penerima dialokasikan 10 kilogram beras per bulan atau sebanyak 30 kilogram untuk tiga bulan, dengan total kebutuhan beras sekitar 1 juta ton. Percepatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga daya beli dan membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat hingga akhir tahun.

“Arahan pemerintah sangat jelas, stok yang melimpah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, Bulog tidak hanya memastikan beras tersedia di gudang, tetapi juga mempercepat penyalurannya melalui SPHP dan bantuan pangan. Seluruh jajaran Bulog di pusat maupun daerah terus kami dorong untuk memperkuat koordinasi dan distribusi, agar pasokan tetap terjaga, harga semakin stabil, dan masyarakat dapat menyambut akhir tahun dengan tenang,” tambah Ahmad Rizal.

baca juga

Dengan dukungan cadangan beras yang kuat serta sinergi bersama kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Perum Bulog berkomitmen terus menjalankan perannya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional. Kesiapan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan berkelanjutan serta memastikan pangan terjaga dan rakyat sejahtera. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Percepat Pengiriman 10 Ribu Ton Jagung ke Jawa, Dirut Tinjau Langsung Pemuatan di Kapal

Bulog Percepat Pengiriman 10 Ribu Ton Jagung ke Jawa, Dirut Tinjau Langsung Pemuatan di Kapal

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Bulog Dukung GPM Nasional di 38 Provinsi, Perluas Akses Pangan Murah bagi Masyarakat

Bulog Dukung GPM Nasional di 38 Provinsi, Perluas Akses Pangan Murah bagi Masyarakat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Bulog dan DPR RI Luncurkan Bantuan Pangan Beras Tahap III, Berlanjut hingga Akhir 2026

Bulog dan DPR RI Luncurkan Bantuan Pangan Beras Tahap III, Berlanjut hingga Akhir 2026

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bulog Luncurkan Kemasan Baru Beras SPHP

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bulog Luncurkan Kemasan Baru Beras SPHP

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Bulog Gencarkan Penyaluran 150 Ribu Ton SPHP Jagung Tahap II, Prioritaskan Peternak Mikro

Bulog Gencarkan Penyaluran 150 Ribu Ton SPHP Jagung Tahap II, Prioritaskan Peternak Mikro

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kopdes Dapat Perlakuan Istimewa dari Bulog, Pembelian Beras Tak Terbatas

Kopdes Dapat Perlakuan Istimewa dari Bulog, Pembelian Beras Tak Terbatas

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Terkini

121 Laga, 141 Gol! Catatan Gila Mitchell Baker Sebelum Tembus MLS SuperDraft

121 Laga, 141 Gol! Catatan Gila Mitchell Baker Sebelum Tembus MLS SuperDraft

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Eks Pimpinan KPK Dukung Revisi UU Tipikor, Asal Adopsi Instrumen UNCAC

Eks Pimpinan KPK Dukung Revisi UU Tipikor, Asal Adopsi Instrumen UNCAC

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Pejabat BUMN Tak Bisa Lagi Minta Perlakuan Istimewa, Nggak Lagi Pakai Patwal

Pejabat BUMN Tak Bisa Lagi Minta Perlakuan Istimewa, Nggak Lagi Pakai Patwal

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Jadwal Lengkap Piala Asia 2027: Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia?

Jadwal Lengkap Piala Asia 2027: Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Mantan Bupati Gowa Husniah Talenrang Ditahan Polda Sulsel

Mantan Bupati Gowa Husniah Talenrang Ditahan Polda Sulsel

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Dampak Ekonomi Konser Kanye West dan Jakarta Running Festival Tembus Rp625 Miliar

Dampak Ekonomi Konser Kanye West dan Jakarta Running Festival Tembus Rp625 Miliar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:49 WIB

OPPO F35 Pro 5G Resmi Meluncur, Baterai 8.000 mAh dan Kamera Selfie 50 MP Jadi Andalan

OPPO F35 Pro 5G Resmi Meluncur, Baterai 8.000 mAh dan Kamera Selfie 50 MP Jadi Andalan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Investor Ambil Cuan, IHSG Terpeleset Jatuh ke Level 5.373

Investor Ambil Cuan, IHSG Terpeleset Jatuh ke Level 5.373

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:42 WIB

RUU Perampasan Aset Ditarget Rampung Desember, Pengamat Soroti Risiko Penyalahgunaan Wewenang

RUU Perampasan Aset Ditarget Rampung Desember, Pengamat Soroti Risiko Penyalahgunaan Wewenang

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:40 WIB

×