Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

M Nurhadi

Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:00 WIB
Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III
Ilustrasi IHSG hari ini [Ist/Antara]
baca 10 detik
  • PT Avia Avian Tbk mencatat penjualan konsolidasi Rp2,3 triliun atau naik 13,9 persen pada kuartal ketiga 2026.
  • Presiden Direktur Wijono Tanoko menyatakan perusahaan mengantongi laba bersih Rp1,38 triliun hingga akhir September 2026.
  • Perusahaan meresmikan tiga pusat distribusi baru untuk memasok kebutuhan lebih dari 60.000 gerai toko ritel di Indonesia.

Suara.com - Emiten PT Avia Avian Tbk (kode saham: AVIA) atau Avian Brands, membuktikan resiliensi bisnisnya dengan kembali menorehkan pertumbuhan ganda (double-digit) pada kuartal ketiga tahun 2026. 

Berdasarkan paparan kinerja terbarunya, Avian Brands berhasil membukukan angka penjualan konsolidasi senilai Rp2,3 triliun khusus pada periode kuartal ketiga 2026. Realisasi ini mencerminkan lonjakan sebesar 13,9 persen apabila disandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Konsistensi ini sekaligus menandai keberhasilan perseroan dalam menjaga tren pertumbuhan dua digit selama tiga kuartal berturut-turut di tahun ini.

Apabila ditarik lebih luas, akumulasi penjualan perseroan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026 telah menembus angka Rp6,9 triliun. Capaian top line tersebut tumbuh 16,7 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), yang secara langsung ditopang oleh eskalasi volume penjualan pada segmen solusi arsitektur sebesar 3,5 persen.

Kinerja impresif di garis pendapatan turut bermuara pada stabilitas profitabilitas. Hingga akhir September 2026, AVIA mengantongi laba bersih senilai Rp1,38 triliun dengan tingkat marjin laba bersih (net profit margin) yang bertengger kokoh di level 20 persen. Mempertahankan marjin di level tersebut bukanlah pencapaian yang mudah, mengingat industri manufaktur saat ini tengah ditekan oleh lonjakan harga bahan baku yang dipicu oleh konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya Iran, serta ketidakpastian rantai pasok global.

Ketahanan marjin laba ini merefleksikan kecakapan manajemen dalam meracik strategi efisiensi biaya yang ketat, sekaligus mengimbangi tingginya intensitas pengeluaran untuk aktivitas pemasaran.

Presiden Direktur PT Avia Avian Tbk, Wijono Tanoko, memaparkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kedisiplinan eksekusi strategi yang berpusat pada kepuasan pelanggan.

“Kami terus menjalankan strategi secara konsisten untuk mempertahankan momentum pertumbuhan. Kedekatan dengan pelanggan, ketersediaan produk, serta kemampuan menghadirkan inovasi yang relevan menjadi fokus kami dalam memperkuat posisi Avian Brands di pasar," kata Wijono Tanoko, dalam keterangan kepada Suara.com pada Kamis (29/10/2026).

Sebagai langkah konkret dalam mengamankan ketersediaan produk, perseroan terus memacu perluasan infrastruktur logistik. Sepanjang kuartal ketiga 2026, AVIA telah meresmikan tambahan tiga pusat distribusi baru yang dikelola secara mandiri. Penambahan ini menggenapkan total pusat distribusi milik perusahaan menjadi 150 titik yang tersebar strategis di seluruh wilayah Nusantara.

baca juga

Jejaring logistik yang kian masif ini memegang peranan krusial bagi kelancaran arus barang perseroan yang harus secara konsisten memasok kebutuhan lebih dari 60.000 gerai toko ritel di penjuru Indonesia. Optimalisasi operasional distribusi ini dirancang agar perusahaan mampu merespons lonjakan permintaan pelanggan dengan lebih cepat dan presisi.

Di samping penguatan infrastruktur, penetrasi pasar juga didorong melalui pembaruan portofolio produk. Didukung oleh fasilitas riset dan pengembangan (R&D) yang berorientasi pada kebutuhan riil konsumen, perseroan merilis dua varian produk inovatif baru pada kuartal ketiga. Manuver ini melengkapi daftar 11 produk baru yang sukses diluncurkan ke pasaran selama periode sembilan bulan pertama tahun 2026.

Memasuki fase akhir atau kuartal keempat 2026, manajemen menegaskan komitmennya untuk berfokus pada penguatan loyalitas pelanggan, optimalisasi jaringan distribusi, serta penerapan efisiensi operasional guna mengunci posisi sebagai pemimpin pangsa pasar industri cat dekoratif nasional.

Disclaimer: Artikel berita ini disajikan murni untuk tujuan penyampaian informasi publik terkait kinerja keuangan emiten, strategi bisnis, dan dinamika industri manufaktur di pasar modal. Seluruh isi tulisan bersifat informatif, faktual, netral, dan objektif. Tulisan ini bukan merupakan ajakan, saran, atau rekomendasi untuk melakukan transaksi jual-beli saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca beserta seluruh risiko finansial yang menyertainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

IHSG Ambruk ke 5.161, Makin Dekat ke Level Terendah Setahun!

IHSG Ambruk ke 5.161, Makin Dekat ke Level Terendah Setahun!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Terkini

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:55 WIB

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Atasi Skin Barrier Rusak! 4 Repair Serum Ini Cepat Pulihkan Kulit

Atasi Skin Barrier Rusak! 4 Repair Serum Ini Cepat Pulihkan Kulit

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Investasi Gibran Rp600 M Bermasalah, Anggota Parlemen Malaysia Desak Pihak yang Bertanggung Jawab

Investasi Gibran Rp600 M Bermasalah, Anggota Parlemen Malaysia Desak Pihak yang Bertanggung Jawab

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran

Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Fungsi Vaseline Repairing Petroleum Jelly, Apakah Bisa untuk Wajah?

Fungsi Vaseline Repairing Petroleum Jelly, Apakah Bisa untuk Wajah?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:45 WIB

×