Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

M Nurhadi

Selasa, 03 November 2026 | 20:00 WIB
Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI
Menteri Keuangan Suahasil Nazara. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan di Jakarta pada Selasa (3/11/2026) bahwa institusinya menolak menjadi pemegang saham BEI.
  • Penolakan tersebut dilakukan untuk menjaga batas tegas antara fungsi regulator negara dan entitas bisnis komersial bursa.
  • CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyatakan lembaganya berminat menyerap kepemilikan saham BEI sebesar lima hingga sepuluh persen.

Suara.com - Di tengah bergulirnya wacana transformasi besar-besaran di tubuh pasar modal nasional, Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara memberikan kepastian krusial terkait posisi pemerintah.

Otoritas fiskal secara resmi menyatakan tidak akan ikut ambil bagian dalam struktur kepemilikan saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Keputusan strategis ini diambil guna menjaga batasan tegas antara fungsi regulator negara dan entitas bisnis komersial di lantai bursa.

Pernyataan ini sekaligus merespons terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek. Beleid baru tersebut sejatinya memberikan lampu hijau bagi tiga institusi raksasa, yakni Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Danantara Indonesia, untuk dapat berpartisipasi menjadi pemegang saham otoritas bursa domestik tersebut.

“Saya ingin menegaskan di sini bahwa Kementerian Keuangan tidak akan masuk sebagai pemilik saham BEI,” kata Suahasil saat memberikan keterangan dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Suahasil membedah secara fundamental alasan di balik sikap abstain kementeriannya. Ia menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan memiliki muruah sebagai alat negara yang berfungsi merumuskan kebijakan makroekonomi (policymaker). Di sisi lain, BEI merupakan entitas operator yang bergerak dalam ruang lingkup dan ekosistem komersial.

Peleburan kepemilikan saham di dalam tubuh BEI dinilai berada di ranah yang sangat jauh berbeda dari fungsi, tanggung jawab, dan tata kelola Kementerian Keuangan sebagai pengelola kas negara.

Kendati memilih untuk tidak menanamkan modalnya di bursa saham, Suahasil menjamin bahwa absennya Kemenkeu dalam struktur kepemilikan tidak akan menyurutkan komitmen pemerintah. Ia memastikan negara akan terus memberikan dukungan penuh terhadap serangkaian reformasi pasar modal yang saat ini tengah digencarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BEI.

Dukungan tersebut akan diimplementasikan secara terukur dalam bentuk koordinasi lintas lembaga serta pemantauan melekat atas setiap kebijakan reformasi struktural yang diambil oleh otoritas bursa.

“Kami akan terus memantau dan melakukan koordinasi, termasuk memantau pencapaian target-target dari rencana aksi yang telah disusun,” ujar Suahasil, dikutip dari Antara.

baca juga

Di saat Kemenkeu memilih mundur teratur, sinyal agresif justru ditunjukkan oleh entitas pengelola dana investasi negara, Danantara Indonesia. Lembaga strategis tersebut secara terbuka telah menyampaikan ketertarikan dan minatnya yang sangat kuat untuk mengambil porsi saham di dalam BEI.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, telah mengalkulasi bahwa porsi kepemilikan saham yang akan diserap oleh Danantara melalui skema demutualisasi BEI diperkirakan akan berada di kisaran 5 hingga 10 persen.

Menyikapi masuknya minat investasi dari lembaga pengelola dana negara tersebut, Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa seluruh proses terkait kandidat pemegang saham institusional masih terus berjalan sesuai koridor.

Kendati demikian, pihak bursa saat ini masih menutup rapat rincian angka valuasi dan belum dapat mengungkapkan nilai penawaran maupun teknis negosiasinya secara spesifik kepada publik demi menjaga profesionalitas.

Sebagai informasi, arsitektur pasar modal Indonesia saat ini tengah berada dalam fase transisi demutualisasi. Proses pelepasan struktur kepemilikan eksklusif ini telah memasuki tahapan perubahan Anggaran Dasar perusahaan, yang sebelumnya telah mendapatkan persetujuan mutlak melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Salah satu ketentuan fundamental yang dirombak dalam Anggaran Dasar tersebut berkaitan langsung dengan kualifikasi pemegang saham, yang secara revolusioner membuka peluang lebar bagi masuknya pihak eksternal di luar Anggota Bursa (AB) untuk memiliki saham BEI secara legal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:57 WIB

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:34 WIB

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:10 WIB

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Terkini

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 20:00 WIB

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:55 WIB

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:43 WIB

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:41 WIB

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

×