Viral! Pendukung PSM Diserang Usai Final Piala AFC, Suporter ke Fans KL City: Belum Ngerasain Busur Nempel di Badan

Blitz | Suara.com

Kamis, 25 Agustus 2022 | 15:59 WIB
Viral! Pendukung PSM Diserang Usai Final Piala AFC, Suporter ke Fans KL City: Belum Ngerasain Busur Nempel di Badan
Kronologis kejadian penyerangan terhadap suporter PSM Makassar yang terjadi usai melawan Kuala Lumpur City (KLC) FC pada Rabu (24/8/2022) (Tangkapan layar akun IG gue_psm)

Pendukung PSM Makassar yang menyaksikan pertandingan final Piala AFC zona ASEAN di Stadion KLFA pada Rabu (24/8/2022) malam diserang pendukung tim tuan rumah Kuala Lumpur City (KLC) FC.

Penyerangan tersebut menyasar bus yang mengangkut pendukung PSM Makassar dan juga beberapa fans tim yang bermarkas di Makassar tersebut.

Akibat penyerangan tersebut dua pendukung PSM Makassar dilaporkan terluka akibat lemparan batu, serta kaca bus pengangkut pendukung tim tamu hancur.

Foto korban penyerangan keganasan pendukung tuan rumah beredar luas di media sosial. Dalam akun Twitter @Pride_Indo1945, terunggah foto dua pendukung PSM Makassar yang menjadi korban penyerangan.

"Kabar kurang menyenangkan datang dari Malaysia, Suporter @psm_makassar diserang dan Bus di lempari oleh suporter @klcityfootball. Kuat saudara Supporter yang away dan lekas sembuh yang kena korban. #prideindonesia #indonesiapride," tulis akun tersebut.

Sementara itu, dari akun Instagram gue_psm mengunggah cuplikan video penyerangan yang disertai dengan tulisan kronologis pengeroyokan terhadap pendukung PSM Makassar.

"Kronologi perampasan syal/scarf dan penendangan kepada salah satu anggota member suporter PSM Jabodetabek (GUEPSM) atas nama Ramzy Riski Ramadhan," tulis akun tersebut.

"Setelah pertandingan, Ramzy keluar dari stadion dan telah diikuti oleh 2-3 orang oknum Kuala Lumpur casual, yang kemudian merampas syal/scarf GUEPSM dan juga menendang fisik Ramzy saat hendak menaiki Grab Car. Proud of You Cika Rewako," sambung tulisan tersebut. 

Penyerangan tersebut pun disambut pendukung PSM dan klub-klub Indonesia lainnya dengan berbagai kecaman dan sindiran. Salah satunya ditulis akun muh*********.

"Belum aja ngerasain busur nempel di badan," tulisnya di kolom komentar akun gue_psm.

Tak hanya itu, netizen lainnya mengomentari slide foto yang diunggah dalam akun gue_psm. Dalam foto tersebut, tak hanya scarf PSM Makassar yang seolah-seolah digambarkan mau diinjak-injak.

"Ada logo persebaya juga," tulis akun waw*****.

Tak hanya itu, komentar bernada ancaman pun juga tertulis dalam kolom komentar.

"Kami tunggu timnas kalian di Indonesia @mfl_my," tulis akun muh********.

Sementara itu, dilansir dari Suara.com, pemberitaan media di Malaysia malah menganggap wajar penyerangan yang dilakukan pendukung Kuala Lumpur City FC

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Penyerangan Bus, Media Malaysia Tuding Suporter PSM Makassar yang Pancing Masalah

Soal Penyerangan Bus, Media Malaysia Tuding Suporter PSM Makassar yang Pancing Masalah

Bola | Kamis, 25 Agustus 2022 | 13:39 WIB

Viral! Suporter PSM Makassar Diserang Usai Pertandingan AFC CUP di Malaysia

Viral! Suporter PSM Makassar Diserang Usai Pertandingan AFC CUP di Malaysia

| Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:59 WIB

Parah! Suporter PSM Makassar Luka-luka Diserang Fans Kuala Lumpur FC usai Laga Piala AFC 2022

Parah! Suporter PSM Makassar Luka-luka Diserang Fans Kuala Lumpur FC usai Laga Piala AFC 2022

Bola | Kamis, 25 Agustus 2022 | 14:00 WIB

Terkini

CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan

CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:38 WIB

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

7 Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sedang Berulang Tahun

7 Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sedang Berulang Tahun

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Puluhan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan Dokter Cabul di Klinik Unri

Puluhan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan Dokter Cabul di Klinik Unri

Riau | Selasa, 28 April 2026 | 16:36 WIB

HP Gaming Harga Miring, Spesifikasi Infinix GT 50 Pro yang Bebas Panas

HP Gaming Harga Miring, Spesifikasi Infinix GT 50 Pro yang Bebas Panas

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 16:35 WIB

Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bekaci | Selasa, 28 April 2026 | 16:33 WIB

Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin

Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin

Jogja | Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB

Fenomena Kriminalisasi Kebijakan, Aparat Diingatkan Jangan Komersialisasi Kasus

Fenomena Kriminalisasi Kebijakan, Aparat Diingatkan Jangan Komersialisasi Kasus

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:26 WIB