Sosok Negro Bomba yang Jadi Pemicu Tewasnya 328 Suporter di Estadio Nacional Peru

Blitz

Kamis, 06 Oktober 2022 | 01:02 WIB
Sosok Negro Bomba yang Jadi Pemicu Tewasnya 328 Suporter di Estadio Nacional Peru
Negro Bomba | Perusumaq

Badannya tinggi besar dengan kulit hitam legam. Ia turun ke lapangan memasuki menit akhir pertandingan Peru vs Argentina di Estadio Nacional pada 24 Mei 1964. Publik Peru menjuluk sosok itu dengan sebutan Negro Bomba

Nama aslinya adalah Víctor Vásquez. Ia turun ke lapangan berusaha untuk wasit asal Uruguay, Angel Eduardo Pazos dengan pecahan botol. Vasquez kemudian memprovokasi suporter lain untuk turun dari tribun penonton. 

Vásquez kesal karena wasit Pazos menganulir gol penyama kedudukan yang dicetak oleh pemain Peru Victor Lobaton. Aksi Vasquez berhasil dicegah aparat kepolisian. 

Dari aksi Negro Bomba inilah kondisi makin memburuk. Kemarahan suporter tuan ruamh tak bisa dihindarkan. Hal ini diperparah dengan keputusan Panpel menghentikan pertandingan karena merasa tidak ada jaminan keamanan. 

Situasi semakin memburuk saat Komandan Polisi Jorge Azambuja memerintahkan anggotanya tembakan gas air mata ke arah tribun utara Stadion. 

Menurut Azambuja seperti dikutip dari larepublica, ia mengambil keputusan itu setelah melihat sejumlah suporter di tribun meleparkan pecahan botol ke arah lapangan. 

Selanjutnya pecah insiden berdarah yang tidak bisa dibayangkan. 320 orang tewas, kebanyakan karena kehabisan nafas dan terinjak-injak. Sementara 4000 lainnya luka-luka. 

Negro Bomba si Pemicu Kerusuhan 

Víctor Melesio Vásquez Campos ialah pria yang tinggal di distsrik Brena. Saat tragedi Estadio Nacional, usianya 29 tahun. 

baca juga

Menurut laporan jurnalis Peru, Roberto Salinas, Bomba sempat menjadi penjaga keamanan di lapangan olahraga milik Angkatan Udara Peru. 

Di wilayah tempat tinggalnya, Bomba dikebal sebagai sosok yang beringas dan suka berkelahi. Ia juga disebut selalu membawa senjata ke manapun pergi. 

Julukan Negro Bomba disematkan sendiri oleh Vásquez. Masa mudanya dihabiskan sebagai penjual dan pecandu narkoba. Ia juga disebut-sebut sebagai salah satu penjaga rumah bordil di Peru. 

Bomba sendiri tidak menjadi korban tewas, ia kemudian ditangkap dan didakwa oleh kepolisian Peru dengan tuduhan menghasut kerusuhan dan ganggu ketertiban umum. 

Bomba meninggal pada 14 Maret 1999. Sebelum wafat, ia sempat mengakui bahwa dirinya memang berniat untuk memukul wasit tapi ia tak pernah menyangka bahwa kemudian terjadi tragedi berdarah yang tewaskan 360 orang. 

"Saya memang ingin mengejarnya tetapi saya ditahan polisi. Saya masuk ke lapangan dan suporter lain mengikuti," ucapnya di salah satu TV Peru saat mengenang 52 tahun tragedi Estadion Nacional. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengakuan Komandan Polisi Soal Tembakan Gas Air ke Arah Tribun Penonton: Saya yang Perintahkan!

Pengakuan Komandan Polisi Soal Tembakan Gas Air ke Arah Tribun Penonton: Saya yang Perintahkan!

Blitz | Kamis, 06 Oktober 2022 | 00:34 WIB

Alasan Gunakan Gas Air Mata ketika Buburkan Suporter di Kanjuruhan, Polri : Untuk Membela Diri

Alasan Gunakan Gas Air Mata ketika Buburkan Suporter di Kanjuruhan, Polri : Untuk Membela Diri

Depok | Rabu, 05 Oktober 2022 | 21:16 WIB

Respons Klaim Kompolnas Tak Ada Instruksi Tembakan Gas Air Mata, Komnas HAM: Buka Dokumennya

Respons Klaim Kompolnas Tak Ada Instruksi Tembakan Gas Air Mata, Komnas HAM: Buka Dokumennya

Malang | Rabu, 05 Oktober 2022 | 21:21 WIB

Begini Rasanya Terkena Tembakan Gas Air Mata, Netizen: Nggak Sanggup Hati Ngebayangin di Stadion Kanjuruhan yang Tertutup

Begini Rasanya Terkena Tembakan Gas Air Mata, Netizen: Nggak Sanggup Hati Ngebayangin di Stadion Kanjuruhan yang Tertutup

Soreang | Rabu, 05 Oktober 2022 | 19:34 WIB

Fadli Zon Wanti-wanti TNI-Polri: Suporter Bukan Musuh, Ubah Mentalitas!

Fadli Zon Wanti-wanti TNI-Polri: Suporter Bukan Musuh, Ubah Mentalitas!

News | Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:31 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×