Siapa penemu BH dan kapan jadi kebutuhan kaum hawa alias perempuan? Fakta sejarah menunjukkan Wanita telah mengenal bra sejak 500 tahun lalu. Bentuknya bahkan simple mirip dengan crop top zaman sekarang. Pemaikan kutang atau bra mulai dikenal sejak abad ke-3 zaman Romawi.
BH merupakan akronim dari kata Buste Holder yang dalam bahasa Indonesia artinya, pemegang payudara.
Di abad ke-16, wanita di Eropa mengenal penutup dada yakni korset. Korset dipakai wanita dari kalangan aristokrat Eropa yang berguna menampakkan pinggang dan mendorong payudara mereka ke atas.
Dilansir dari berbagai sumber, wanita sosialita bernama Mary Phelps Jacob lebih dulu menciptakan BH pada tahun 1910 karena terinspirasi korset ketika akan mengenakan gaun.
"BH pertama pada dasarnya hanya dua saputangan yang dijahit bersama, sehingga sangat ringan dan harus diikat di lehermu. Ini terlihat seperti bikini halter top," kata Lynn Boorady, dari Buffalo State University dilansir dari Times.
Jaco lalu mempatenkan BH temuannya pada 3 November 1914. Sebelum kemunculan BH, wanita di Eropa banyak yang gunakan korset.
Saat Perang Dunia I, wanita di Eropa dan Amerika disarankan untuk tidak lagi menggunakan korset yang berbahan besi. Selain alasan kesehatan juga terkait industri logam untuk peluru.
Korset berakhir setelah pekerja perempuan yang makin hari makin meningkat yang otomatis membuat produksi besi untuk korset semakin menjadi-jadi. hasilnya, stok korset dihentikan dan logam untuk korset, yang digunakan dalam pembuatan bahan keperluan perang.
Fakta juga menyebut bahwa Jacob akhirnya menjual hak paten BH miliknya ke The Warner Brothers Company dengan kompensasi sebesar 21 ribu dollar AS.
Baca Juga: CEK FAKTA: Permainan Viral Lato-lato Artinya Aku Yahudi, Konspirasi Iluminati, Benarkah?
Seiring berjalannya waktu, bentuk BH memiliki perkembangan sesuai dengan kebutuhan zamannya.
Di era 1940-an, bentul BH lebih menyerupai torpode. Hal ini dianggap memberikan rasa nyaman untuk para wanita di periode tersebut.
Lalu di era 1950-an. Bentuk BH populer tahun 50an dikenal dengan bullet BH. Memiliki bentuk yang lebih dinamis dan mengawali era 'keseksian'.
Pada era 60-an, wanita banyak menggunakan model push-up. Atau yang 'menekan' sehingga menonjolkan bentuk payudara.
Lalu di era 70-an, semakin banyak wanita yang aktif dengan berbagai aktivitas outdoor. Maka, lahirlah tren sport BH yang nyaman dipakai untuk berbagai aktivitas.
Nah di periode 80-an, muncul fenomena lingerie yang kemudian jadi trend. Ditambah munculnya brand kenamaan Victoria Secrets.
Sedangkan pada awal tahun 90-an, bentuk BH yang populer di sebut cone-bra. Bentuknya lancip menyerupai cone es krim dan di populerkan oleh Madonna.