Suara.com - Manchester City masih menjadi klub dengan pengeluaran terbesar untuk membayar gaji pemain di liga Premir Inggris. Klub milik pengusaha dari Uni Emirat Arab itu mengalokasikan dana sebesar 233 juta poundsterling untuk membayar gaji pemain pada musim 2012/13.
Perubahan terjadi di posisi dua dan tiga. Chelsea yang selama satu dekade berhasil mengalahkan Manchester United dalam hal pembayaran gaji pemain harus rela turun ke posisi tiga. Manchester United mengalokasikan dana 182 juta pounsterling sedangkan Chelsea “hanya” 176 juta poundsterling.
Ini merupakan kali pertama Manchester United mengungguli Chelsea dalam pembayaran gaji pemain sejak klub dari London itu dibeli oleh konglomerat Rusia, Roman Abramovich pada 2004. Ketika membeli Chelsea, Abramovich langsung meningkatkan pengeluaran untuk gaji pemain.
Pada 2004, pengeluaran untuk gaji pemain Chelsea melonjak 110 persen. Pada musim 2003/04, klub dengan julukan The Blues itu menyiapkan dana 115 juta poundsterling untuk membayar gaji pemain. Ketika itu, Chelsea menjadi klub dengan pengeluaran terbesar di dunia untuk membayar gaji pemain.
Penurunan pengeluaran untuk gaji pemain dikarenakan kebijakan Chelsea yang merekrut pemain muda seperti Eden Hazard, Juan Mata dan Oscar. Pemain tersebut tidak meminta gaji besar, berbeda dengan pemain bintang yang biasanya ditransfer dengan harga selangit serta meminta gaji besar. Pengeluaran untuk gaji pemain di Chelsea pada musim lalu meningkat 3 persen sedangkan Manchester United meningkat 11 persen.
Sesuai aturan Financial Fair Play dari Asosiasi Sepak bola Eropa, klub tidak boleh merugi lebih dari 45 juta euro dalam dua tahun pembukuan. Apabila aturan itu dilanggar, UEFA akan melarang klub tersebut tampil di kompetisi Liga Champions dan liga Eropa. (Dailymail)