Suara.com - Melakoni laga persahabatan kontra Timnas U-19 Myanmar, Timnas U-19 Indonesia gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1. Dalam laga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Garuda Jaya unggul lebih dulu lewat gol Muchlis Hadi sebelum akhirnya disamakan oleh Yan Naing.
Mengawali babak pertama, Indonesia langsung mengancam. Menerima bola liar, Hergianto melepaskan tembakan langsung ke gawang Min Latt. Beruntung bagi Myanmar, Bola masih melebar. Di menit ketiga, Myanmar mendapat peluang pertamanya. Sayang, barisan depan tim tamu sudah terjebak offside.
Gawang tim tamu akhirnya bergetar di menit ke-5. Mendapat umpan terukur, Muchlis Hadi melepas tendangan yang gagal dihentikan Min Latt. Garuda Jaya memimpin 1-0.
Namun, keunggulan anak asuh Indra Sjafri tidak bertahan lama. Melalui kerjasama cantik satu-dua, Aung Thu mampu menembus barisan pertahanan Indonesia dan menyarangkan bola ke sudut kiri gawang Ravi. Skor imbang 1-1.
Laga sempat terhenti di menit 14, setelah Mg Lwin mengalami luka usai berebut bola dengan salah satu punggawa Garuda Jaya. Mg Lwin pun digantikan Yan Ling Aung.
Hingga pertengahan laga, Garuda Jaya terus menekan. Memanfaatkan umpan-umpan panjang, sejumlah peluang berhasil ditelurkan. Namun belum ada yang membuahkan hasil.
Garuda Jaya nyaris kembali memimpin di menit 32. Namun sayang, Evan Dimas yang berhadap-hadapan dengan Min Latt gagal menyarangkan bola.
Di menit 38, giliran Ilham Udin yang mendapat peluang. Berhasil mengiring bola dari sayap kiri, tembakan yang dilepaskan Ilham Udin belum menemui sasaran.
Jelang turun minum, Myanmar nyaris menjebol gawang Ravi. Beruntung bagi Indonesia, tendangan bebas salah satu pemain lawan masih membentur Mistar gawang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, Myanmar kembali mengancam gawang Indonesia. Beruntung tendangan keras yang dilepaskan pemain lawan berhasil dibendung Ravi.
Sepuluh menit bola bergulir di babak kedua, Indonesia mulai menekan. Hergianto mendapat peluang di menit 55, namun tembakan yang dilepaskan belum menemui sasaran. Bola melayang jauh di atas mistar gawang.
Di menit 66, tim tamu nyaris mengubah papan skor. Berawal dari serangan balik cepat, Ling Aung yang tinggal berhadapan dengan Ravi gagal memaksimalkan peluang setelah sepakannya melebar.
Delapan menit berselang, giliran Garuda Jaya yang mengancam. Mendapat ruang tembak, Maldini melepaskan tembakan dari jarak yang cukup jauh. Namun bola masih melayang tipis di atas gawang.
Kericuhan pun sempat mewarnai jalannya pertandingan. Kericuhan dipicu setelah salah seorang pemain Myanmar yang terjatuh dinilai terlalu lama membuang waktu oleh para pemain Indonesia. Pertandingan kembali dilanjutkan setelah pemain Myanmar mendapat teguran dari staf pelatihnya.
Memasuki menit 88, Indonesia kembali berpeluang. Namun lagi lagi, tendangan keras yang dilepaskan Hansamu belum menemui sasaran.
Di masa injuri, Garuda Jaya harus bermain dengan 10 orang setelah Hansamu Yama diusir wasit keluar lapangan setelah suasana kembali memanas di depan gawang Indonesia.
Menekan di sisa laga, Garuda Jaya berhasil mencipta sejumlah peluang. Namun peluang tersebut kembali kandas di kotak penalti lawan. Hingga peluit panjang berbunyi skor 1-1 tetap bertahan.
Susunan pemain:
Indonesia U-19: Ravi; Putu Gede, Fatchu Rochman, Sahrul Kurniawan, Hansamu Yama; Hargianto, Evan Dimas, Zulfiandi; Ilham Udin, Muchlis Hadi, Maldini.
Pelatih: Indra Sjafri
Myanmar U-19: Myo Min Latt; Htike Aung, Naing Lin, Nanda Kyaw, Nan Wai Min; Aung Thu, Yan Naing, Myo Ko Tun; Maung Maung Soe, Shine Thura, Mg Mg Lwin.
Pelatih : Gerd Friedrich Horst.