20 Tahun Mengenang Escobar

Syaiful Rachman

Kamis, 03 Juli 2014 | 14:46 WIB
20 Tahun Mengenang Escobar
Ilustrasi [Shutterstock]

Suara.com - 20 tahun lalu, nama Andres Escobar mengguncang dunia. Belum sepekan setelah namanya muncul di halaman depan surat kabar, pemain yang saat itu berusia 27 tahun kembali menjadi headline pemberitaan media di seluruh dunia.

Peristiwa itu sendiri terjadi pada 2 Juli 1994. Kapten Tricolor meninggal dunia setelah enam peluru bersarang di tubuhnya. Andres Escobar dibunuh di depan sebuah bar di kota kelahirannya, Medellin.

Kematian Escobar berkaitan erat dengan kegagalan Kolombia di Piala Dunia 1994. Kala itu, Kolombia yang tergabung di Grup A bersama Rumania, Swiss, dan Amerika Serikat, gagal melaju ke babak 16 besar setelah terpuruk di dasar klasemen.

Kolombia tumbang di dua laga perdana dan meraih kemenangan di laga terakhir. Dan kekalahan di pertandingan kedua saat menghadapi Amerika Serikat, diduga sebagai latar belakang pembunuhan terhadap dirinya.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada 22 Juni 1994 di Rose Bowl, Pasadena, AS,  Escobar membuka kekalahan Kolombia lewat gol bunuh diri di menit 35. Pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor 2-1.

Tidak sampai satu hari setelah penembakan terhadap Escobar, polisi menangkap Humberto Castro Munoz. Munoz yang bekerja sebagai supir kepada seorang tokoh besar jaringan mafia Kolombia mengaku sebagai pelaku pembunuhan.

Meski Munoz telah dinyatakan bersalah dan di hukum 43 tahun penjara, namun hingga saat ini motif pembunuhan terhadap pemain bertahan Tricolor tersebut diragukan. Bahkan diyakini ada aktor utama dibalik pembunuhan Escobar yang tidak pernah terungkap.

Di Piala Dunia kali ini, Kolombia tidak hanya melaju ke babak 16 besar, akan tetapi juga melaju ke babak delapan besar. Terkait pertandingan yang akan digelar Sabtu (5/7/2014) dini hari WIB, keluarga Andres Escobar dipastikan memenuhi undangan FIFA untuk menyaksikan partai perempat final Piala Dunia 2014 antara Brasil vs Kolombia.

Kakak dan adik almarhum, Maria Ester dan Jose Escobar, saat ini telah berada di Rio de Janeiro. Untuk memenuhi undangan FIFA nanti, keduanya akan mengenakan jersey Kolombia bernomor punggung 2 dengan nama Escobar.

"Dia adalah adik kami. Kebanggaan dan pembawa kebahagiaan kami," tukas sang kakak Maria Ester kepada FIFA.

Sementara itu, rekan Escobar di timnas yang juga merupakan legenda sepak bola Kolombia, Carlos Valderama juga tidak melupakan rekan yang juga mantan kaptennya tersebut. Lewat akun twitter pribadinya, Valderama menyatakan kerinduannya pada Escobar.

"Andres Escobar-Selalu ada di hati kami."

"Kami tidak akan pernah melupakan kebaikan hatimu, kerendahan hatimu dan kegigihanmu. Aku merindukanmu saudaraku, aku merindukanmu," tulis Valderama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Neymar Fit dan Siap Hadapi Kolombia

Neymar Fit dan Siap Hadapi Kolombia

Bola | Kamis, 03 Juli 2014 | 03:55 WIB

"Kolombia Bisa Kalahkan Brasil dengan Mudah"

"Kolombia Bisa Kalahkan Brasil dengan Mudah"

Bola | Kamis, 03 Juli 2014 | 01:58 WIB

Terkini

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam

Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Hamenang Wajar Ismoyo dari Partai Apa? Bupati Klaten yang Diciduk KPK

Hamenang Wajar Ismoyo dari Partai Apa? Bupati Klaten yang Diciduk KPK

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Prabowo Tambah Wamenhan Jadi Dua Tuai Kritikan: Bukan Efisien, Tapi Makin Rumit

Prabowo Tambah Wamenhan Jadi Dua Tuai Kritikan: Bukan Efisien, Tapi Makin Rumit

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:02 WIB

DPR Musikal Terbukti Nyata: Saat Isu Karhutla Kalah Tajam dari Drama Medsos

DPR Musikal Terbukti Nyata: Saat Isu Karhutla Kalah Tajam dari Drama Medsos

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi, 19 Rumah Rusak dan 61 Warga Terdampak

Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi, 19 Rumah Rusak dan 61 Warga Terdampak

Jabar | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Pemerintah Gelar Rapat Dadakan Bareng KSSK buntut Laporan MSCI

Pemerintah Gelar Rapat Dadakan Bareng KSSK buntut Laporan MSCI

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:55 WIB

BEI Klaim Bukan Kasta Terendah, Ini Penjelasan Standalone Market

BEI Klaim Bukan Kasta Terendah, Ini Penjelasan Standalone Market

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:55 WIB

5 AC Portable 1/2 PK yang Hemat Listrik dan Dingin, Fleksibel Bisa Dipindah Geser

5 AC Portable 1/2 PK yang Hemat Listrik dan Dingin, Fleksibel Bisa Dipindah Geser

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:54 WIB

×