Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
Peta Negara Niger yang berbatasan langsung dengan 7 negara.(Unsplash.com)
baca 10 detik
  • Pasukan keamanan Niger berhasil menggagalkan upaya kudeta militer bersenjata di wilayah ibu kota Niamey.

  • Puluhan prajurit penyerang istana presiden dan stasiun TV nasional telah ditahan serta dilucuti senjatanya.

  • Pemerintah Niger terus memburu aktor utama yang mendalangi aksi pemberontakan militer tersebut.

Suara.com - Pemerintah Niger berhasil menggagalkan aksi pembangkangan bersenjata atau kudeta oleh sekelompok prajurit yang mencoba merebut kekuasaan di ibu kota Niamey.

Langkah cepat militer melumpuhkan kelompok penyerang memastikan kontrol penuh pemerintah pusat atas situasi keamanan nasional tetap terjaga.

Pemberontakan singkat ini menjadi sinyal dinamika politik internal yang kian memanas di kawasan Afrika Barat.

Dikutip dari RIA Novosti, siaran televisi nasional menampilkan visual puluhan personel militer yang telah dilucuti senjatanya serta mengenakan seragam tanpa atribut pangkatan.

Seluruh tahanan tersebut kini berada dalam pengawasan ketat aparat untuk menjalani pemeriksaan mendalam.

Kementerian Pertahanan Niger pada Sabtu (29/8) menyatakan pihaknya telah menggagalkan upaya pemberontakan oleh sekelompok tentara di pangkalan dekat bandara Niamey.

Pernyataan resmi tersebut juga menegaskan bahwa seluruh area vital di sekitar pusat pemerintahan sudah berhasil diamankan kembali.

Bentrokan fisik pecah sejak Jumat malam (28/8) ketika kelompok pembangkang mulai melancarkan serangan terkoordinasi.

Kelompok bersenjata itu menyasar dua lokasi strategis, yakni kompleks istana kepresidenan dan gedung stasiun TV pemerintah.

baca juga

Meski adu tembak sempat membendung ketenangan ibu kota, hingga kini belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka.

Aparat keamanan Niger langsung memperketat penjagaan di seluruh penjuru kotaNiamey guna menyisir sisa-sisa elemen pemberontak.

Unggahan yang beredar luas di media sosial memperlihatkan pergerakan masif pasukan pemerintah dalam melacak keberadaan para perencana utama aksi tersebut.

Fokus penyelidikan saat ini tertuju pada pengungkapan aktor intelektual di balik pergerakan taktis para prajurit pembangkang.

Pemerintah optimistis dapat membongkar seluruh jaringan penyokong yang mendalangi plot pembangkangan militer ini.

Langkah tegas ini diambil untuk mencegah potensi gejolak susulan yang dapat menggoyahkan stabilitas kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Film 12.12: The Day, Perebutan Kekuasaan Oleh Ambisi Militer

Review Film 12.12: The Day, Perebutan Kekuasaan Oleh Ambisi Militer

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:00 WIB

Akademisi Binus Ingatkan Gejala Kudeta di Berbagai Negara dan Meluasnya Militer di Jabatan Sipil

Akademisi Binus Ingatkan Gejala Kudeta di Berbagai Negara dan Meluasnya Militer di Jabatan Sipil

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:35 WIB

Ray Rangkuti Endus Indikasi Kudeta Merambat di Indonesia, Apa Bahayanya?

Ray Rangkuti Endus Indikasi Kudeta Merambat di Indonesia, Apa Bahayanya?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:10 WIB

Terkini

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

×