Statistik Brasil vs Jerman di Piala Dunia 2014

Reky Kalumata

Selasa, 08 Juli 2014 | 12:39 WIB
Statistik Brasil vs Jerman di Piala Dunia 2014
David Luiz (kiri) dan Philipp Lahm (kanan). [Reuters]

Suara.com - Laga seru akan terjadi di Belo Horizonte, Rabu (9/7/2014) dinihari WIB, dimana tuan rumah Brasil akan menghadapi Jerman. Menarik untuk menyimak kembali perjalanan kedua tim dan juga head to head statistik kedua tim ini di Piala Dunia 2014 ini.

Brasil mengawali turnamen ini di Grup A dengan mengatasi Kroasia 3-1, ditahan imbang Meksiko 0-0 dan menekuk Kamerun 4-1. Di babak 16 besar Selecao menang 3-2 atas Cile lewat adu penalti setelah hingga perpanjangan waktu imbang 1-1. Setelah itu Brasil menang 2-1 atas Kolombia di perempat final.

Jerman: tampil meyakinkan di awal Grup G dengan mencukur Portugal 4-0, ditahan imbang Ghana 2-2 dan mengatasi Amerika Serikat 1-0. Sedangkan di babak 16 besar Der Panzer mengalahkan Aljazair 2-1. Tiket ke semifinal diraih oleh Jerman setelah menang tipis 1-0 atas Prancis.

Head to Head Statistik pertandingan kedua tim di Piala Dunia 2014:

Jumlah pertandingan: Brasil 5, Jerman 5

Jumlah gol : Brasil 10, Jerman 10

Jumlah gol tiap pertandingan: Brasil 2, Jerman 2

Jumlah tembakan ke arah gawang: Brasil 70 persen, Jerman 70

Persen Rata-rata tembakan tiap pertandingan: Brasil 16,4 persen, Jerman 14,9 persen

Jumlah pelanggaran: Brasil 96, Jerman 57

Kartu kuning: Brasil 10, Jerman 4

Kartu merah: Brasil 0, Jerman 0

Jarak jelajah perpertandingan: Brasil 106,8km, Jerman 115,3km

Jumlah operan: Brasil 1.816, Jerman 2.938

Persentase keberhasilan operan: Brasil 70 persen, Jerman 80 persen

Rekor adu penalti:

Brasil memenangi tiga dari empat adu penalti di Piala Dunia. Mereka kalah dari Prancis di perempat final 1986, namun mengalahkan Italia di final 1994, mengalahkan Belanda di semifinal 1998, dan mengalahkan Chile di babak 16 besar Piala Dunia 2014.

Jerman punya catatan sempurna saat melakoni babak adu penalti di Piala Dunia, menang empat dari empat kali babak adu penalti. Mereka mengalahkan Prancis di semifinal 1982, Meksiko di perempat final 1986, Belanda di semifinal 1990 dan Argentina di perempat final 2006. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dianggap Beban Negara! Stadion Legendaris Final Piala Dunia Terlilit Utang Rp34 Triliun

Dianggap Beban Negara! Stadion Legendaris Final Piala Dunia Terlilit Utang Rp34 Triliun

Bola | Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:43 WIB

Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2022 Qatar: Prestasi, Pelatih dan Pemain Kunci

Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2022 Qatar: Prestasi, Pelatih dan Pemain Kunci

Bola | Sabtu, 03 September 2022 | 14:00 WIB

Pegawainya Diancam UU ITE Oleh Pengutil, Ini Sumbangsih Alfamart untuk Sepak Bola

Pegawainya Diancam UU ITE Oleh Pengutil, Ini Sumbangsih Alfamart untuk Sepak Bola

Bola | Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:30 WIB

Terkini

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK

Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:33 WIB

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×