Pep Guardiola, Eks "Dream Team" yang jadi Bos The Bavaria

Ruben Setiawan

Minggu, 18 Januari 2015 | 09:00 WIB
Pep Guardiola, Eks "Dream Team" yang jadi Bos The Bavaria
Pelatih Bayern Munich Joseph Guardiola menghadiri konferensi pers di Manchester [Reuters/Andrew Yates]

Suara.com - Hari ini, 44 tahun yang lalu, Pep Guardiola lahir di Santpedor, Spanyol. Lelaki bernama lengkap Josep Guardiola i Sala ini adalah veteran lapangan hijau yang sukses berkarier sebagai pelatih.

Siapa tak kenal Pep Guardiola? Nama lelaki Spanyol yang berkepala hampir botak ini tentu sudah akrab di telinga Anda para penikmat olah raga si kulit bundar. Ya, Guardiola adalah salah satu pelatih tersukses di jagat sepak bola yang kini mengasuh raksasa Jerman, Bayern Munich.

Sampai saat ini, sosok Guardiola seakan belum bisa dipisahkan dari Barcelona, klub pertama yang ia tangani sejak pensiun sebagai pesepakbola. Betapa tidak, klub asal Katalan itulah yang melambungkan namanya menjadi salah satu pelatih nomor wahid di Spanyol, juga daratan Eropa.

Bekas anggota Dream Team Barca bentukan Johan Cruyff ini mengawali kariernya di tahun 2007 sebagai pelatih Barcelona B, tim reserve Barcelona yang berlaga di Tercera Division, kompetisi kasta keempat Spanyol. Musim pertamanya sebagai pelatih, Guardiola sukses membawa Barcelona B menjuarai Tercera Division.

Menggantikan Frank Rijkaard sebagai arsitek tim utama Barcelona pada tahun 2008, Guardiola melakukan perombakan besar-besaran. Banyak pemain senior Blaugrana macam Ronaldinho, dan Gianluca Zambrota yang jadi korban 'cuci gudang' Guardiola. Sebagai gantinya, Guardiola memasukkan talenta-talenta muda seperti Dani Alves, Seydou Keita, dan Gerard Pique.

Tak cuma pemain, strategi tim pun ia ubah. Oleh mantan gelandang Blaugrana itu, Barca menjadi tim yang identik dengan gaya permainan agresif, namun tidak mengesampingkan pentingnya ball possession ala tiki-taka.

Ajaib! Baru pertama menangani klub sebesar Barcelona, mantan pemain jebolan akademi La Masia ini langsung membuktikan dirinya bukan pelatih sembarangan. Tak tanggung-tanggung, treble gelar ia persembahkan bagi Azulgrana. Selain kembali merebut juara La Liga, Barca juga berhasil jadi raja Copa del Rey dan jawara Liga Champions.

Sejak saat itu, citra klub raksasa yang menakutkan kian melekat pada Barca. Guardiola kembali membawa tim Katalan menjuarai La Liga di dua musim berikutnya. Trofi kompetisi paling bergengsi di Eropa, Liga Campions pun kembali jadi milik mereka pada musim 2010/2011. Nama Guardiola kian besar sampai pernah dinobatkan sebagai pelatih terbaik dunia versi FIFA tahun 2011.

Mundur sebagai arsitek Barca di tahun 2012, Guardiola sudah mempersembahkan 14 gelar. Setengah tahun beristirahat, Guardiola hijrah ke Jerman untuk menangani Bayern Munich. Reputasinya sebagai pelatih bertangan dingin kian kuat saat dirinya sukses membawa Die Rotten menjuarai Bundesliga, DFB Pokal, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Klub FIFA di musim pertamanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 09:17 WIB

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 09:16 WIB

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 09:14 WIB

×