Mayoritas Klub Belum Lengkapi Dokumen, BOPI Kecewa

Syaiful Rachman

Sabtu, 14 Maret 2015 | 03:10 WIB
Mayoritas Klub Belum Lengkapi Dokumen, BOPI Kecewa
Sekjen PSSI Joko Driyono (tengah) didampingi Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Noor Aman (ketiga kiri) dan Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S. Dewabroto (ketiga kanan) [Antara]

Suara.com - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) kecewa atas sikap mayoritas klub peserta ISL. Pasalnya, mayoritas klub belum memenuhi persyaratan dengan tidak melengkapi dokumen-dokumen yang diminta.

Tambahan kelengkapan dokumen klub peserta Indonesia Super League (ISL) 2015 yang disetor PT Liga saat ini hanya bertambah 10 persen dari data sebelumnya.

"Dokumen yang kami terima dari PT Liga masih sangat terbatas. Ada dua bundel yang kami terima pekan lalu, tapi hanya menambah sekitar 10 persen dari tingkat pemenuhan 50 persen yang sudah dicapai sebelumnya," kata Ketua Tim Verifikasi BOPI Kolonel Cba Iman Suroso di Jakarta, Jumat (13/3/2015).

Iman mengaku kecewa dengan hasil verifikasi lanjutan kelengkapan dokumen yang dilakukan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur tersebut.

Menurutnya, PT Liga seakan tidak memerhatikan catatan yang dibuat BOPI dari hasil verifikasi sebelumnya yakni pada 13 Februari lalu serta tidak berusaha memenuhi sebagian dokumen yang harus diperbaiki, seperti dokumen kontrak pemain.

"Kami minta kontrak dibuat oleh direktur atau direktur utama badan hukum klub. Tapi yang kami terima tetap saja kontrak pemain dengan bendahara atau asisten manajer yang tidak ada kedudukan hukumnya dalam legalitas klub," kata Iman menambahkan.

Selain dokumen kontrak pemain, BOPI juga menemukan ada dokumen yang cacat pada laporan pembayaran pajak.

PT Liga hanya melampirkan bukti setoran pajak tahunan (SPT) 2013 pada beberapa klub dengan status "Nihil", yakni tidak ada kekurangan atau kelebihan setoran pajak.

"Berapa dan jenis pajaknya yang disetor tidak ada laporannya. Padahal, ini penting untuk memastikan bahwa PPh 21 yang dipungut oleh klub dari pemain benar-benar disetorkan ke negara," kata Iman.

BOPI selaku lembaga yang berhak menerbitkan rekomendasi penyelenggaraan ISL, menegaskan setidaknya ada tiga jenis dokumen yang harus dilengkapi oleh klub dan PT Liga, meliputi bukti pelunasan gaji pemain, pelatih dan tim ofisial, kontrak kerja profesional pemain, pelatih dan tim ofisial serta bukti pelunasan pajak.

PT Liga beserta 18 klub memiliki waktu tiga minggu untuk melengkapi dokumen tersebut agar kick-off ISL 2015 digelar sesuai jadwal, yakni 4 April 2015 setelah sebelumnya Menpora Imam Nahrawi menunda jadwal yang sedianya digelar pada 20 Februari lalu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Borneo FC Lewati Rekor Unbeaten Persib, tapi Catatannya Masih Kalah dari Tim Legendaris Ini

Borneo FC Lewati Rekor Unbeaten Persib, tapi Catatannya Masih Kalah dari Tim Legendaris Ini

Bola | Senin, 04 Maret 2024 | 12:18 WIB

Kisah Persiwa Wamena, Si Jago Kandang hingga Raih Runner-up ISL 2008

Kisah Persiwa Wamena, Si Jago Kandang hingga Raih Runner-up ISL 2008

Bola | Selasa, 21 Februari 2023 | 15:31 WIB

Pilu Agus Setiawan Eks Gelandang PSS Sleman Hampir Bunuh Diri, Depresi Jadi "Korban" Sepakbola Gajah Kontra PSIS

Pilu Agus Setiawan Eks Gelandang PSS Sleman Hampir Bunuh Diri, Depresi Jadi "Korban" Sepakbola Gajah Kontra PSIS

Bola | Kamis, 27 Oktober 2022 | 11:23 WIB

Sejarah Sepak Bola Indonesia: Era Penjajahan, Prestasi, Konfilik ISL-LPI Hingga Disanksi FIFA

Sejarah Sepak Bola Indonesia: Era Penjajahan, Prestasi, Konfilik ISL-LPI Hingga Disanksi FIFA

Bola | Kamis, 08 September 2022 | 11:43 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×