Fabio Cannavaro, Si Anak Gawang Penjegal Maradona

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 13 September 2015 | 09:00 WIB
Fabio Cannavaro, Si Anak Gawang Penjegal Maradona
Fabio Cannavaro. (Shutterstock)

Suara.com - Hari ini, 42 tahun yang lalu, Fabio Cannavaro lahir di Naples, Italia. Cannavaro adalah mantan bek Italia yang menekuni karier di dunia kepelatihan.

Salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki Italia, itulah Cannavaro. Meski pada dasarnya Cannavaro adalah bek tengah, dirinya kerap pula diandalkan di sayap kiri maupun kanan lini pertahanan.

Semasa masih aktif sebagai pemain, Cannavaro punya semua kualitas yang diharapkan dari seorang bek. Hanya segelintir bek yang bisa menandingi konsentrasi, kekuatan, antisipasi, positioning, serta kemampuan duel udara Cannavaro.

Cannavaro juga punya jiwa kepemimpinan tinggi. Dirinya pernah dipercaya menjadi kapten timnas Italia dan sukses memimpin Azurri merebut trofi Piala Dunia 2006. Di tahun yang sama, Cannavaro dinobatkan pula sebagai peraih penghargaan pemain terbaik dunia Ballon d'Or.

Penghargaan itu menjadikannya bek ketiga sepanjang sejarah yang pernah meraih Ballon d'Or. Bek Jerman, Franz Beckenbauer dan Matthias Sammer sudah lebih dahulu dianugerahi gelar tersebut.

Cannavaro dilahirkan di Naples. Ibunya berprofesi sebagai pembantu, sementara ayahnya bekerja sebagai juru tulis bank. Bermain pertama kali untuk Bagnoli, Cannavaro direkrut agen pencari bakat Napoli.

Di Napoli, awalnya Cannavaro bertugas sebagai anak gawang. Insiden kecil yang ia alami jadi tonggak bersejarah perjalanan kariernya di dunia sepak bola.

Berawal dari sesi latihan di Napoli, Cannavaro menjegal Diego Maradona, bintang Argentina yang bermain untuk Napoli. Tak pelak, dirinya dimarahi rekan tim dan staf Napoli. Alih-alih marah, Maradona justru memuji permainan Cannavaro, dan mendorongnya untuk terus maju.

Masuk skuat senior Napoli pada tahun 1992, Cannavaro pindah ke Parma pada tahun 1995. Bersama Parma, Cannavaro sukses mempersembahkan satu trofi Liga Europa.

Tujuh tahun memperkuat Parma, Cannavaro dipinang Inter Milan. Namun, hanya dua tahun berselang, Cannavaro pindah ke Juventus.

Kebersamaannya dengan skuat Si Nyonya Tua berakhir pada tahun 2004. Ia lalu pindah ke Madrid dan merumput tiga tahun lamanya di Santiago Bernabeu.

Bersama El Real, Cannavaro merasakan dua kali jadi juara La Liga. Tahun 2009, Cannavaro kembali ke Juventus. Namun, hanya bertahan setahun, kontrak Cannavaro tak diperpanjang.

Cannavaro lalu bermain untuk klub Uni Emirat Arab, Al Ahli. Cedera serius pada bagian lutut, Cannavaro memutuskan gantung sepatu. Kabarnya ia dibeli oleh klub India, Siliguri. Sayang liga tersebut tak pernah bergulir.

Pensiun, Cannavaro mencoba peruntungan di dunia kepelatihan. Al Ahli menjadi klub pertama yang ia tukangi. Pada tahun 2014, Cannavaro diisukan bakal menggantikan Zinedine Zidane sebagai asisten pelatih Rela Madrid. Namun, hal itu tak terealisasi.

Adalah klub Liga Super Cina, Guangzhou Evergrande, yang ditukangi Cannavaro selanjutnya. Namun, belum genap 6 bulan mengarsiteki Guangzhou Evergrande, Cannavaro dicopot dari kursi kepelatihan dan digantikan oleh pelatih Luiz felipe Scolari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Hasil BRI Super League: Comeback Epic Persib Bandung Jungkalkan Bhayangkara FC

Hasil BRI Super League: Comeback Epic Persib Bandung Jungkalkan Bhayangkara FC

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 22:01 WIB

Hong Kong Ikut? FIFA ASEAN Cup 2026 Dibagi Menjadi Dua Divisi

Hong Kong Ikut? FIFA ASEAN Cup 2026 Dibagi Menjadi Dua Divisi

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 21:00 WIB

Penantian Panjang, Kapan Terakhir Kali AC Milan Datang ke Indonesia?

Penantian Panjang, Kapan Terakhir Kali AC Milan Datang ke Indonesia?

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 18:50 WIB

Persija Belum Kibarkan Bendera Putih! Rayhan Hannan: Fokus Sapu Bersih, Gelar Masih Mungkin

Persija Belum Kibarkan Bendera Putih! Rayhan Hannan: Fokus Sapu Bersih, Gelar Masih Mungkin

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Timnas Vietnam Naturalisasi Pemain Jelang Piala AFF 2026, Hendro Segera Menyusul

Timnas Vietnam Naturalisasi Pemain Jelang Piala AFF 2026, Hendro Segera Menyusul

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 18:22 WIB

Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama

Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 18:06 WIB

Timnas Indonesia Gagal Lolos, Jay Idzes Justru Nantikan Hal Ini di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia Gagal Lolos, Jay Idzes Justru Nantikan Hal Ini di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 17:31 WIB

Mauricio Pochettino Sedih Melihat Tottenham Hotspur yang Sekarang

Mauricio Pochettino Sedih Melihat Tottenham Hotspur yang Sekarang

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 17:29 WIB

Degradasi dari Premier League, Burnley Resmi Berpisah dengan Pelatih Scott Parker

Degradasi dari Premier League, Burnley Resmi Berpisah dengan Pelatih Scott Parker

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 17:26 WIB

Resmi! Indonesia Ditunjuk FIFA sebagai Tuan Rumah Divisi 1 ASEAN Cup 2026

Resmi! Indonesia Ditunjuk FIFA sebagai Tuan Rumah Divisi 1 ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 16:44 WIB