Hindari Suap, 16 Wasit Dikarantina

Syaiful Rachman

Selasa, 27 Oktober 2015 | 00:05 WIB
Hindari Suap, 16 Wasit Dikarantina
Ilustrasi wasit [Shutterstock]

Suara.com - Panitia pelaksana turnamen Habibie Cup akan mengkarantina wasit yang akan memimpin pertandingan untuk menghindari kemungkinan terjadinya prilaku suap-menyuap dan pengaturan skor yang justru membuat pelaksanaan turnamen tercederai.

Sekretaris Panpel Habibie Cup 2015 Ibrahim Manisi saat dihubungi dari Makassar, Senin, mengatakan telah mendatangkan sebanyak 16 wasit yang berpengalaman memimpin pertandingan besar di kompetisi Indonesia Super League (ISL), turnamen Piala Presiden ataupun Divisi Utama.

"Sebanyak 16 wasit yang kita tunjuk, rencananya diinapkan di Rujab Wali Kota Parepare agar steril dari kemungkinan terjadinya potensi suap dari klub peserta," katanya.

Mengenai siapa saja 16 wasit yang akan memimpin pertandingan, dirinya mengaku tidak terlalu mengenal atau menghafal namanya. Namun pihaknya memastikan wasit yang akan bertugas nanti memiliki latar belakang yang cukup baik saat memimpin pertandingan.

Pihak penyelenggara juga meminta wasit yang bertugas untuk bertindak tegas agar pertandingan tidak berjalan kasar. Apalagi turnamen nanti memang akan diikuti banyak pemain profesional yang memang diharapkan tidak mengalami cedera.

"Rencananya hari ini sudah tiba seluruhnya. Kami juga berharap seluruh wasit mampu menjalankan tugasnya secara adil dan sportif agar pelaksanaan turnamen dapat berjalan lancar dan aman," jelasnya.

Sebelumnya, pihak pelaksana mengakui cukup kesulitan menetapkan komposisi wasit yang akan ditunjuk menjadi pengadil lapangan pada Turnamen Habibie Cup di Stadion Gelora Mandiri Parepare, Sulawesi Selatan, 28 Oktober-10 November 2015 tersebut.

Pihak pelaksana memang sangat berhati-hati dalam memilih wasit yang akan bertugas demi kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan. Apalagi kejuaraan ini membawa nama Mantan Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie.

Selain masalah perizinan, kata dia, hal yang membuat pihaknya sampai saat ini belum menetapkan komposisi wasit karena khawatir wasit yang bersangkutan tidak dapat menjalankan tugasnya secara adil dan sportif.

Jika demikian, kata dia, maka tentu akan merugikan tim yang bertanding khususnya beberapa klub yang sekarang ini begitu royal mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit demi mendatangkan para pemain bintang dari kompetisi Indonesia Super League (ISL).

Ia menjelaskan, turnamen ini memang harus berjalan lancar karena membawa nama Habibie. Untuk itu, lanjut dia, pihak penyelelenggara turnamen akan berupaya meminimalisir kemungkinan-kemungkinan yang dapat mengganggu pelaksanaan.

"Seluruh wasit punya lisensi nasional sehingga layak memimpin pertandingan. Kami sejak awal memang terus berupaya mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×