ISIS Bom Stade de France, Ini 3 Aksi Teroris Terhadap Sepak Bola

Liberty Jemadu

Senin, 16 November 2015 | 10:08 WIB
ISIS Bom Stade de France, Ini 3 Aksi Teroris Terhadap Sepak Bola
Stadion Stade de France dijaga polisi usai diserang oleh kelompok teroris ISIS, Jumat (13/11) [Reuters/Benoit Tessier].

Suara.com - Serangan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Stadion Stade de France, ketika laga persahabatan antara Prancis dan Jerman sedang digelar, pada Jumat malam (13/11/2015) menunjukkan bahwa terorisme adalah ancaman bagi semua orang.

Seperti diberitakan The Wall Street Journal, ada tiga pembom bunuh diri yang meledakan bom di sekitar stadion di pusat kota Paris itu. Ketiganya berusaha masuk stadion dan dihentikan oleh petugas keamanan, sebelum meledakan diri di luar stadion. Satu korban tewas jatuh dalam ledakan-ledakan itu.

Ketiga pembom bunuh diri yang dikirim ISIS itu, menurut para analis, berusaha meledakan diri di dalam stadion tidak saja untuk menyasar Presiden Francois Hollande yang sedang menonton laga itu, tetapi juga untuk menciptakan kekacuan yang menyebabkan kematian di dalam stadion berisi lebih dari 80.000 orang tersebut.

Arena olahraga memang sering menjadi sasaran serangan teroris. Sebut saja peristiwa Pembantaian Munich pada September 1972 atau yang terbaru, pemboman di arena Boston Marathon pada April 2013.

Tetapi sepak bola adalah salah satu cabang olahraga yang jarang disasar teroris. Tak bisa dijelaskan dengan pasti, mengapa sepak bola jarang diserang. Tetapi beberapa pentolan teroris diketahui adalah pecinta sepak bola.

Pemimpin Al Qaeda, mendiang Osama bin Laden, diketahui mengidolakan Arsenal, klub asal London, Inggris sementara Mohammed Emwazi, si tukang jagal ISIS, ketika remaja merupakan fans berat Setan Merah alias Manchester United.

Berikut adalah tiga serangan teroris terhadap sepak bola dalam 15 tahun terakhir:

Berikutnya: Bom El Clasico

1. Pemboman Jelang El Clasico

Laga antara Real Madrid dan Barcelona adalah salah satu pertandingan yang dinantikan oleh para penggila bola dunia. Keduanya tidak saja mewakili dua kutub kekuatan sepak bola Spanyol, tetapi juga di Eropa.

Tetapi pada 1 Mei 2002, kelompok separatis Basque, E.T.A, meledakan sebuah bom yang dipasang pada sebuah mobil di dekat Stadion Santiago Bernabeu, hanya beberapa jam sebelum laga antara Real Madrid vs Barcelona di putaran semi final Liga Champions.

Ledakan bom itu tak menelan korban jiwa dan melukai 17 orang di sekitar stadion. Serangan tersebut terjadi setelah 11 orang anggota partai Batasuna, partai yang berafiliasi dengan E.T.A ditangkap oleh polisi Spanyol.

Adapun di musim itu, Madrid keluar sebagai juara Liga Champions.

Berikutnya: Prahara Togo dan Adebayor

2. Serangan terhadap Timnas Togo

Pada 8 Januari 2010, ketika sedang berkendara menggunakan bus menuju Angola untuk mengikuti turnamen Piala Afrika, Tim Nasional Togo diserang oleh sebuah kelompok bersenjata. Tiga orang tewas dalam serangan itu dan beberapa orang lainnya terluka, termasuk pelatih timnas.

Serangan itu berlangsung di Provinsi Cabinda, Angola dan dilancarkan oleh Front for the Liberation of the Enclave of Cabinda (FLEC), sebuah kelompok separatis kecil yang berusaha memisahkan wilayah kaya minyak Cabinda dari Angola.

Pengemudi bus dan dua anggota staf pelatih tewas dalam serangan itu. Sejumlah pemain terluka dan pelatih Herbert Velud, asal Prancis, terkena tembakan di tangan.

Akibat serangan itu, Togo menyatakan mundur dari Piala Afrika 2010 dan uniknya dinyatakan dilarang mengikuti turnamen yang sama dalam dua penyelenggaraan mendatang. Tak hanya itu, striker Timnas Togo, Emanuel Adebayor, juga menyatakan pensiun dari timnas.

Berikutnya: ISIS di Paris

3. ISIS di Paris
Serangan ISIS di Stade de France sendiri merupakan bagian dari operasi besar yang melibatkan delapan militan dan yang menewaskan 127 orang di seluruh penjuru ibu kota Prancis itu.

Serangan di Stade de France itu gagal menghentikan laga persahabatan, yang berakhir dengan kemenangan Prancis dan gagal menyebarkan ketakutan di dalam sepak bola. Usai laga, para penonton sempat menyemut di dalam stadion, tetapi kemudian keluar dengan gagah sambil menyanyikan lagu kebangsaan Prancis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pura-pura Mati,  Perempuan Ini Selamat Dari Teror Paris

Pura-pura Mati, Perempuan Ini Selamat Dari Teror Paris

News | Senin, 16 November 2015 | 06:56 WIB

Bawa Senjata, Lelaki yang Ditahan di Jerman Mengaku Mau ke Paris

Bawa Senjata, Lelaki yang Ditahan di Jerman Mengaku Mau ke Paris

News | Minggu, 15 November 2015 | 23:39 WIB

Terkini

Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko

Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:50 WIB

Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia

Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:07 WIB

Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday

Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:55 WIB

Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia

Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:30 WIB

Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda

Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:47 WIB

Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM

Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:42 WIB

Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!

Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:21 WIB

Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?

Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:21 WIB

Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool

Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:11 WIB

Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar

Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:07 WIB