Arema Cronus Kalahkan Pusamania Borneo 7-6

Ruben Setiawan

Rabu, 23 Desember 2015 | 01:00 WIB
Arema Cronus Kalahkan Pusamania Borneo 7-6
Para pemain tim Arema Cronus saat mengikuti latihan di Stadion Gajayana, Malang, Selasa (3/11/2015), jelang mengikuti Piala Sudirman. [Antara/Ari Bowo Sucipto]

Suara.com - Tim Arema Cronus berhasil mengalahkan tim Pusamania Broneo FC dengan skor 7-6 melalui adu penalti dalam pertandingan grup E Kejuaran Piala Jenderal Sudirman di Stadion Internasional Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa malam.

Tendangan adu penalti dilakukan setelah dalam dua kali 45 menit pertandingan ke dua tim berlangsung imbang 2-2.

Pada adu penalti tersebut Arema Cronus yang mendapat kesempatan pertama untuk melakukan penalti mempercayakan kepada Samsul Arif, namun sayang pemain bernomor punggung 9 ini gagal menjaringkan bola ke gawang Pusamania Borneo FC setelah tembakannya berhasil ditepis penjaga gawang Galih Sudaryono.

Sementara itu lima penendang Arema Cronus lainnya yakni Esteban, Toni Mussi, Sukadana, Gonzales dan Hasyim Kipuw semua berhasil menyarangkan bola ke gawang Pusamania Borneo.

Sedangkan penembak pertama Pusamania Borneo FC Ponaryo sukses mencetak gol ke gawang Arema Cronus yang dikawal I Made Wardana, namun dari lima penendang Pusamnia Borneo FC berikutnya yakni Goran Ganchep, Herman Dzumafo, Sandi Sute yang berhasil menyarangkan gol ke gawang Arema Cronus.

Dua penendang terakhir Pusamania Borneo Fc yakni Diego Michel dan Stevanus gagal menyarangkan bola ke gawang Arema Cronus, hingga kedudukan akhir 7-6 untuk Arema Cronus.

Smentara itu dalam pertandangan dua kali 45 menit, baik Arema Cronus maupun Pusamania Borneo saling gencar melakukan serangan.

Pusamania Borneo berhasil mencetak gol lebih dulu melalui Febri Setiadi Hamsah pada menit 31 setelah lolos dari kawalan pemain Arema Cronus.

Febri yang bebas membawa bola langsung melesakkan tendangan mendatar yang menembus sisi kanan gawang yang dijaga I Made Wardana menggubah skor menjadi satu kosong.

Keunggulan Pusamania Borneo FC tidak berlangsung lama, karena pada menit 32 pemain Arema Cronus Ferry Aman mampu menjebol gawang Pusamania Borneo FC yang dijaga Galih Sudaryono melalui serangan balik yang cepat di sisi kiri pertahanan Pusamania Borneo, hingga menggfubah kedudukan menjadi 1-1.

Hingga wasit yang memimpin pertandingan Eno Sembiring dari Medan meniup peluit panjang tanda pertandingan babak pertama berakhir.

Memasuki 45 menit babak ke dua, Arema Cronus langsung melancarkan serangan beruntun ke pertahanan Pusamania Borneo FC melalui kaki Gonzales dan Esteban Vizcara.

Serangan beruntun ini membuahkan hasil pada menit 52 setelah Dendy Santosa berhasil mencetak gol bagi Arema Cronus.

Gol ke dua ini tercipta setelah Dendy Santosa lolos dari pengawalan pemain belakang Pusamania Borneo FC Zulvin Zamrun sehingga tingga berhadapan dengan penjaga gawang Pusamnia Borneo Galih Sudaryono.

Melalui tendangan yang tidak begitu keras, Dendy Santosa sukses merobek jala gawang Pusamania Borneo FC, hingga menggubah skor menjadi 2-1 untuk Arema Cronus.

Tertinggal 2-1, Pusamania Borneo FC langsung meningkatkan serangan, hingga pada menit 63 pemain pengganti Herman Dzumafo berhasil mencetak gol dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Gol Herman Dzumafo ini tercipta melalui tendangan dari luar kotak penalti, tendangan yang tidak terlalu keras ini gagal diantisipasi penjaga gawang Arema Cronus I Made Wardana.

Pelatih Pusamania Borneo FC Kas Hartadi mengakaui keunggulan lawan karena pihaknya tampil tidak full tim.

"Ada lima pemain inti yang disimpan untuk semifinal. Memang sempat keteter di menit awal, tetapi mampu mengimbangi pada menit selanjutnya," katanya.

Sedangkan pelatih Arema Cronus Joko Susilo mengatakan kemenangan tersebut juga karena adanya keberuntungan yabg berpihak.

"Ada strategi yang tidak dipahami pemain pengganti," katanya.

Dengan hasil ini maka Arema Cronus keluar sebagai juara grup E, sehingga pada semifinal akan menghadapi runer up grup D Mitra Kukar, sedangkan Pusamania Borneo akan berhadapan dengan Semen Padang yang merupakan jura griup. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perbedaan Arema FC dan Arema Indonesia, Salah Satunya Berencana Membubarkan Diri

Perbedaan Arema FC dan Arema Indonesia, Salah Satunya Berencana Membubarkan Diri

Bola | Senin, 30 Januari 2023 | 15:10 WIB

Terkini

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

×