Aparat Tindak Tegas Ratusan Aremania

Syaiful Rachman

Minggu, 17 April 2016 | 18:00 WIB
Aparat Tindak Tegas Ratusan Aremania
Suporter Arema Cronus [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Polres Kota Malang menindak tegas ratusan Aremania yang ikut dalam konvoi simpatik, namun tidak tertib aturan dan ketentuan yang diberlakukan panitia pelaksana, seperti wajib mengenakan helm dan kendaraan harus berstiker Arema, Minggu.

Kapolresta Malang, Jawa Timur, AKBP Decky Hendarsono, mengatakan Aremania (suporter Arema) peserta konvoi Aremania Simpatik Arema Juara yang tidak tertib tersebut dipinggirkan oleh petugas keamanan dari area konvoi.

Aremania yang dipinggirkan petugas itu, di antaranya adalah yang tidak menggunakan helm, membawa bendera dengan tongkat maupun tidak membawa surat kelengkapan kendaraan.

"Selain melakukan penertiban, personel kami juga melakukan pemeriksan untuk menjaga keamanan selama konvoi Aremania ini," katanya di sela pemantauan dan pemberangkatan konvoi Aremania di kawasan kantor Arema di Jalan Kertanegara Kota Malang.

Ia mengemukakan semua atribut bendera tidak diperkenankan dipasang menggunakan tongkat, karena dapat digunakan untuk melakukan perusakan sehingga tidak boleh dipasang. "Kami ingin konvoi ini bukan hanya tertib tetapi juga aman dan nyaman bagi pengendara lainnya," kata Decky.

Dalam pemeriksaan tersebut, personel kepolisian tidak hanya memeriksa pengguna kendaraan roda dua dan roda empat yang tertutup, tetapi juga memeriksa setiap pengguna mobil pikap dan truk untuk mengantisipasi adanya peserta konvoi yang membawa minuman keras atau senjata tajam yang dapat memicu tindakan kriminal.

Kapolresta yang terjun langsung melakukan penertiban terhadap ratusan Aremania tersebut, mengatakan peserta konvoi yang tidak menggunakan helm harus minggir, dan yang membawa bendera dengan tongkat harus dilepas.

Sementara itu, karena jumlah peserta konvoi yang cukup banyak (lebih dari 10 ribu orang) membuat konvoi dibagi menjadi dua gelombang, yakni berangkat dari kantor Arema di Jalan Kertanegara Kota Malang dan dari Stadion Kanjuruhan Kepanjen di Kabupaten Malang.

Para peserta konvoi yang rata-rata memakai motor roda dua tersebut relatif cukup tertib kendati ada beberapa yang masih belum menerapkan imbauan panitia untuk memakai helm saat mengikuti konvoi.

Rombongan besar dilepas oleh pemain dan pelatih Arema serta dua Kapolres, yakni Kapolresta Malang AKBP Decky Hendarsono dan Kapolres Malang AKBP Yudo Nugroho S.

Setelah menyusuri jalan-jalan protokol di wilayah Kota Malang, belasan ribu Aremania itu selanjutnya menuju Karangploso, Kabupaten Malang dan dilanjutkan ke Kota Batu melalui jalur utama.

Di Kota Batu, belasan ribu Aremania itu disambut oleh Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata di kawasan Alun-alun Kota Batu. Satu mobil paling depan membawa piala juara Bhayangkara Cup 2016 dan didikuti oleh Aremania yang menaiki sepeda motor.

Saat sampai di alun-alun, bendera-bendera biru berlambang Singo Edan dikibarkan sambil menyanyikan lagu kebanggaan Aremania. Namun, ketika polisi menjumpai peserta konvoi yang membawa kayu atau bambu untuk bendera, polisi langsung mengambil kayu itu agar tidak mengganggu pengendara lain.

Setelah dilepas oleh Kapolres Batu, Aremania ini kembali melanjutkan perjalanan menuju ke Kota Malang melewati jalur utama di Jalan Diponegoro, Jalan Pattimura, dan Jalan Ir.Soekarno. Selanjutnya masuk Sengkaling (wilayah Kabupaten Malang) dan Tlogomas, Dinoyo hingga Stadion Kanjuruhan Kepanjen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Aksi peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang

Aksi peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Ingatkan Regulasi PSSI, Persib Bandung Larang Aremania Hadir di GBLA

Ingatkan Regulasi PSSI, Persib Bandung Larang Aremania Hadir di GBLA

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Aremania Wajib Catat! Manajemen Arema FC Tetapkan Harga Tiket Laga Kandang

Aremania Wajib Catat! Manajemen Arema FC Tetapkan Harga Tiket Laga Kandang

Bola | Minggu, 03 Agustus 2025 | 17:16 WIB

Aremania Buat Ulah Lagi! Bos PT LIB Kasih Tahu Nasib Arema FC di Kanjuruhan

Aremania Buat Ulah Lagi! Bos PT LIB Kasih Tahu Nasib Arema FC di Kanjuruhan

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 15:59 WIB

FIFA Tahu Penyerangan Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Bakal Ada Sanksi Berat?

FIFA Tahu Penyerangan Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Bakal Ada Sanksi Berat?

Bola | Rabu, 14 Mei 2025 | 12:35 WIB

4 Orang Diperiksa Polisi di Insiden Kanjuruan Aremania Lempar Batu ke Bus Persik Kediri

4 Orang Diperiksa Polisi di Insiden Kanjuruan Aremania Lempar Batu ke Bus Persik Kediri

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:30 WIB

Serius Tangani Kasus Aremania Lempari Bus Persik Kediri, PT LIB: Ini Memalukan!

Serius Tangani Kasus Aremania Lempari Bus Persik Kediri, PT LIB: Ini Memalukan!

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 19:27 WIB

Jadi Korban Lemparan Batu Oknum Aremania, Divaldo Alves Buka Suara

Jadi Korban Lemparan Batu Oknum Aremania, Divaldo Alves Buka Suara

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 19:19 WIB

Aremania Pelempar Batu ke Bus Persik Kediri Lagi Dicari-cari!

Aremania Pelempar Batu ke Bus Persik Kediri Lagi Dicari-cari!

Bola | Senin, 12 Mei 2025 | 06:37 WIB

Terkini

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:01 WIB

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:48 WIB

×