- Persib Bandung melarang suporter Arema hadir pada pertandingan Liga Super di Stadion GBLA pada Jumat, 24 April 2026.
- Kebijakan ini diambil berdasarkan regulasi PSSI yang masih melarang kehadiran pendukung tim tamu demi proses transformasi sepak bola.
- Polrestabes Bandung menyiagakan 3.000 personel keamanan untuk memastikan pertandingan berjalan kondusif serta mencegah pelanggaran aturan oleh suporter tamu.
Suara.com - Persib Bandung menegaskan bahwa suporter Arema Malang, yakni Aremania, tidak diperbolehkan hadir langsung pada laga Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026) malam.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menyampaikan larangan tersebut merujuk pada regulasi PSSI yang masih melarang kehadiran suporter tim tamu.
"Kami mengimbau rekan-rekan Aremania untuk tidak datang ke Stadion GBLA. Berdasarkan Pasal 5 ayat 7 regulasi musim ini, kehadiran suporter tamu masih dilarang,” kata Adhi.
Ia menegaskan bahwa dalam masa transisi transformasi sepak bola nasional, seluruh pertandingan belum diperkenankan dihadiri pendukung tim tamu.
“Kami berharap semua pihak menghormati aturan ini karena klub akan dimintai pertanggungjawaban penuh jika terjadi pelanggaran," ujarnya.
Manajemen Persib juga mengajak suporter untuk tetap memberikan dukungan dengan cara yang tertib dan sesuai ketentuan, tanpa memaksakan hadir di stadion lawan yang berpotensi menimbulkan sanksi.
"Panpel Persib akan menjalankan prosedur penyaringan ketat di area stadion. Hal ini murni implementasi dari keputusan federasi dan komitmen liga untuk memastikan transformasi sepakbola nasional berjalan sesuai jalur," tambahnya.
Sementara itu, pengamanan pertandingan akan diperkuat oleh aparat kepolisian. Polrestabes Bandung menyiapkan sekitar 3.000 personel guna memastikan laga berjalan aman dan lancar.
Pelaksana tugas Kapolrestabes Bandung, Adi Wijaya, mengatakan koordinasi telah dilakukan sebelum pertandingan.
“Kita laksanakan kegiatan pengamanan sepak bola antara Persib Bandung dengan Arema. Kemarin kita sudah lakukan rapat koordinasi dari pihak pengamanan maupun dari internal selaku pelaksana,” kata Adi.
(Antara)