Balikkan Keadaan dan Tekuk MU, Pelatih Semen Padang: Saya Salut

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Selasa, 09 Agustus 2016 | 02:31 WIB
Balikkan Keadaan dan Tekuk MU, Pelatih Semen Padang: Saya Salut
Pesepakbola Semen Padang FC, Marcel Silva Sacramento (dua kanan), merayakan gol bersama rekan setimnya, dalam laga kontra Madura United, di Stadion GOR H Agus Salim, Padang, Senin (8/8/2016). [Antara/Iggoy el Fitra]

Suara.com - Skuad Semen Padang FC (SPFC) berhasil bungkam Madura United dengan skor akhir 3-1 pada laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion GOR H Agus Salim, Sumatera Barat, Senin Sore.

Kemenangan ini membuat tim "Kabau Sirah" pada klasemen sementara berada pada urutan kelima dengan perolehan poin 23, sedangkan untuk MU menempati kedudukan kedua dengan poin 30.

Babak pertama menit ke-18 SPFC kecurian start-nya dengan kebobolan hasil kerja dari Fabiano Beltrame. Pada awalnya gol tercipta dari tendangan gagal dari Engelbred Sani yang disambut Rivky sehingga menjadi peluang bagi fabiano menciptakan gol.

Namun, pada menit 27, tanpa sengaja tangan Fabiano menyentuh di kotak pinalti, sehingga menciptakan peluang penalti bagi SPFC. Menit ke-29, Marcel Silva berhasil mengeksekusi bola sehingga menusuk ke sudut kanan gawang yang dijaga Hery.

Babak kedua SPFC berhasil membalikkan keadaan dengan mengubah pola permainan, gerakan menyebar dan menyerang lebih agresif menjadi taktik utama. Alhasil, dua gol tercipta dengan selisih dua menit.

Marcel Silva berhasil menambah keunggulan Semen Padang pada menit 57 dan 59. Kedua gol cepat yang tercipta ini hasil kolaborasi dari atas Mofu dan Riko Simanjuntak yang bermain-main pada kotak pinalti tamu. Hingga peluit ditiup gol dari kedua sekuad pun tidak berubah.

Pelatih Kepala Semen Padang FC Nil Maizar mengatakan kebobolan pada babak pertama dikarenakan adanya salah komunikasi antarpemain sehingga menciptakan gol pada menit awal tersebut.

"Namun, yang saya salut dengan semangat dari pada pemain pada babak kedua bisa membalikkan keadaan tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan memang pada babak kedua pihaknya mengubah pola permainan dengan lebih bergerak dan menyerang. Cara ini rupanya bisa membantu timnya mengubah keadaan.

Sementara itu Pelatih Kepala MU Mario Gomes de Olivera mengatakan timnya pada babak pertama memang bisa dikatakan disiplin namun dengan adanya hadiah pinalti pihaknya kecewa dengan keputusan wasit tersebut.

"Kami kecewa dengan keputusan wasit yang menilai Fabiano melakukan hand ball," katanya.

Ia megatakan namun hasil akhir pertandingan ini bagi pihaknya akan menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya.

"Untuk pertandingan selanjutnya akan kami perbaiki segera," ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Main di Kandang, Nil Maizar: MU Tidak Bisa Dianggap Remeh

Main di Kandang, Nil Maizar: MU Tidak Bisa Dianggap Remeh

Bola | Senin, 08 Agustus 2016 | 05:29 WIB

Laga Alot, Arema Menang Tipis atas Tamunya Bali United

Laga Alot, Arema Menang Tipis atas Tamunya Bali United

Bola | Senin, 08 Agustus 2016 | 02:50 WIB

Melawat ke Semen Padang, MU Ingin Patahkan Mitos Ini

Melawat ke Semen Padang, MU Ingin Patahkan Mitos Ini

Bola | Minggu, 07 Agustus 2016 | 17:22 WIB

Dua Eks Penggawa Timnas U-19 Ini Tinggalkan PSM, Ada Apa?

Dua Eks Penggawa Timnas U-19 Ini Tinggalkan PSM, Ada Apa?

Bola | Minggu, 07 Agustus 2016 | 15:11 WIB

Terkini

Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas

Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:16 WIB

Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol

Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:39 WIB

Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan

Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:29 WIB

Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang

Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:05 WIB

Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?

Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib

Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:11 WIB

Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu

Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:08 WIB

Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia

Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati

Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:33 WIB