Pengamat: Timnas Indonesia Harus Waspada Serangan Cepat Vietnam

Rizki Nurmansyah

Selasa, 06 Desember 2016 | 22:02 WIB
Pengamat: Timnas Indonesia Harus Waspada Serangan Cepat Vietnam
Pesepak bola tim nasional Indonesia pada sesi latihan resmi dan uji coba lapangan di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa (6/12).

Suara.com - Pengamat sepakbola asal Sumatera Barat, Emral Abus, mengatakan tim nasional Indonesia perlu mengantisipasi serangan cepat Vietnam saat kedua negara bertemu di leg kedua semifinal Piala AFF 2016, Rabu (7/12/2016).

Tidak hanya itu, Emral juga menjelaskan, Boaz Solossa dan kawan-kawan harus menjaga konsistensi permainan selama 90 menit pertandingan.

"Pada leg pertama, timnas hampir kebobolan pada menit-menit terakhir pertandingan. Ini perlu jadi perhatian pemain belakang kita," kata Emral di Padang, Selasa (6/12/2016).

Menurutnya meski menang pada pertemuan pertama, Indonesia tetap harus menampilkan permainan yang menyerang dan tidak melupakan serangan balik Vietnam yang sangat cepat.

Dalam melakukan penyerangan, menurut Emral, timnas bisa mengandalkan kecepatan penyerang Persipura Jayapura Boaz Solossa dan kelihaian Ferdinand Sinaga yang memiliki kemampuan menusuk dari sayap.

Sedangkan dalam bertahan penampilan Manahati Lestusen dan Hansamuyama Pranata, Emral menilai sudah bagus. Tetapi, Alfred Riedl, pelatih timnas, menurutnya, masih bisa mengkombinasikan dengan pemain bertahan lain seperti Fachruddin Aryanto atau Yanto Basna.

"Keduanya pun bermain apik saat berlaga di penyisihan grup di Filpina lalu," tambahnya.

"Setelah menyerang, timnas harus mewaspadai serangan berantai Vietnam seperti yang terjadi pada pertemuan pertama lalu," pungkasnya.

Timnas Garuda sendiri hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke partai puncak setelah di leg pertama menang 2-1, Sabtu (3/12/2016) lalu. Jika kalah 0-1, maka dipastikan Vietnam yang akan berlaga di final Piala AFF 2016. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelatih Vietnam: Bukan Strategi yang Jadi Penentu, Tapi...

Pelatih Vietnam: Bukan Strategi yang Jadi Penentu, Tapi...

Bola | Selasa, 06 Desember 2016 | 20:20 WIB

Bukan Hanya Boaz, Vietnam Juga Waspadai Dua Pemain Indonesia Ini

Bukan Hanya Boaz, Vietnam Juga Waspadai Dua Pemain Indonesia Ini

Bola | Selasa, 06 Desember 2016 | 19:55 WIB

Riedl Akui Sulit Hadapi Semangat Vietnam

Riedl Akui Sulit Hadapi Semangat Vietnam

Bola | Selasa, 06 Desember 2016 | 15:40 WIB

Pelatih Indonesia dan Vietnam Tak Berharap Adu Penalti

Pelatih Indonesia dan Vietnam Tak Berharap Adu Penalti

Bola | Selasa, 06 Desember 2016 | 13:58 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×