Bos Persija Apresiasi Aksi 1.000 Lilin Jakmania dan Bobotoh

Arsito Hidayatullah, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 29 Juli 2017 | 20:43 WIB
Bos Persija Apresiasi Aksi 1.000 Lilin Jakmania dan Bobotoh
Foto bersama suporter Persib dan Persija dalam acara

Suara.com - Bos Persija Jakarta, Gede Widiade, memberikan respon positif atas aksi 1.000 lilin yang digelar suporter Persija, Jakmania, bersama fans Persib Bandung, Bobotoh. Aksi itu dilakukan guna memberikan penghormatan kepada almarhum Ricko Andrean.

Seperti diketahui, Ricko meninggal akibat dikeroyok oleh oknum Bobotoh, yang mengira korban seorang Jakmania. Insiden tersebut terjadi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), saat laga Persib melawan Persija beberapa waktu lalu.

Aksi 1.000 lilin tersebut dilakukan di luar Stadion Patriot pada Jumat (27/7/2017) malam. Kebersamaan kedua kelompok yang saling berseteru satu sama lain pun mendapatkan respon yang sangat positif dari manajemen Persija.

"Semoga kejadian semalam bergulir ke seluruh daerah. Semoga meninggalnya Ricko ini menjadi yang terakhir," kata Gede, melalui rilis yang diterima Suara.com, Sabtu (29/7).

Salah seorang Bobotoh, Abes Anwar, yang hadir langsung di lokasi, mengatakan bahwa aksi ini sungguh di luar dugaan. Dia pun menilai ini bisa menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kedua suporter untuk menuju perdamaian.

"Tidak ada lagi gunanya bersitegang. Cukup almarhum Ricko yang jadi korban terakhir perseteruan ini. Sudah saatnya kami berangkulan, sepakbola ada persahabatan," kata Abes.

Adi, salah seorang Bobotoh dari Bandung, menceritakan bagaimana pihaknya dan Jakmania bisa saling berangkulan untuk mengenang almarhum Ricko. Menurutnya, keduanya sudah berjanjian di media sosial, yang di luar dugaan mendapatkan respon yang positif.

"Kami bertemu secara spontan di sini (Patriot). Kami yang dari Bandung langsung berangkat ke Jakarta. Meski kami datang terlambat, sambutan yang diberikan sangat luar biasa," ujar Adi.

Sementara itu, Tommy, seorang Jakmania yang hadir, juga menuturkan hal yang sama. Menurutnya, sudah tidak ada gunanya lagi permusuhan karena sudah banyak korban yang berjatuhan.

"Kami merasa sudah tidak ada manfaatnya lagi bermusuhan. Korban nyawa sudah berjatuhan, jangan ditambah lagi. Kalau di lapangan para pemain saja bersahabat, kenapa kita tidak? Harusnya kami bisa dipersatukan lewat sepakbola. Banyak teman banyak rezeki," jelas Tommy.

Ricko meninggal dunia setelah dikeroyok oknum Bobotoh yang mengira dirinya adalah Jakmania. Sempat mendapatkan perawatan beberapa hari di rumah sakit, sayangnya nyawa dari Ricko tidak tertolong. Ricko menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit pada Kamis (26/7).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komdis PSSI: Bobotoh Dilarang Hadir di Lima Laga Persib

Komdis PSSI: Bobotoh Dilarang Hadir di Lima Laga Persib

Bola | Sabtu, 29 Juli 2017 | 19:14 WIB

Meninggal Lindungi Orang Lain, Nyali Ricko Bikin Salut Persija

Meninggal Lindungi Orang Lain, Nyali Ricko Bikin Salut Persija

Bola | Jum'at, 28 Juli 2017 | 21:05 WIB

Jatuh Korban Jiwa, Menpora Bakal Undang Para Pentolan Suporter

Jatuh Korban Jiwa, Menpora Bakal Undang Para Pentolan Suporter

Bola | Jum'at, 28 Juli 2017 | 19:33 WIB

Terkini

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:30 WIB

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:25 WIB

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:24 WIB

×