PSSI: Perselisihan PT. LIB dan 15 Klub Liga 1 Salah Komunikasi

Ruben Setiawan

Rabu, 11 Oktober 2017 | 02:06 WIB
PSSI: Perselisihan PT. LIB dan 15 Klub Liga 1 Salah Komunikasi
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi saat acara pelepasan timnas U-16 di lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (13/9/2017).

Suara.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan bahwa penyebab selisih paham antara PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan 15 klub Go-Jek Traveloka Liga 1 adalah kesalahan komunikasi.

"Karena itu semuanya seolah-olah kurang transparan dan terjadi kesalahpahaman. Namun saat ini seluruh persoalan sudah selesai," ujar Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi usai melakukan pertemuan dengan PT LIB dan seluruh klub Liga 1, kecuali Perseru Serui yang absen, di Jakarta, Selasa.

Selain itu, Edy melanjutkan, silang pendapat LIB dan 15 klub yang menamakan diri Forum Klub Sepak Bola Profesional Indonesia tidak akan membuat peserta liga mogok.

"Tidak pernah ada mogok. Itu wartawan saja yang mancing-mancing," tutur dia.

Edy pun menjelaskan beberapa hal yang menjadi pertanyaan Forum Klub Sepak Bola Profesional Indonesia kepada LIB. Pertama, terkait subsidi Rp7,5 miliar dari federasi kepada setiap tim.

Pria yang juga menjabat Panglima Kostrad ini menyebut bahwa dari awal sudah dijelaskan dana segar itu diberikan bertahap yaitu Rp1,5 miliar di awal musim, Rp516 juta perbulan dan Rp1 miliar terakhir di akhir kompetisi.

Kedua tentang siaran langsung pertandingan Liga 1. Edy memaparkan, soal itu termasuk penjadwalan siaran langsung merupakan hak stasiun televisi swasta TV One selaku pemegang hak siar Liga 1.

"Tentu mereka mempertimbangkan aspek bisnis dan rating. Rating Persib Bandung menjadi yang tertinggi, disusul berurutan Arema FC, Persija dan Bali United," kata dia.

Terakhir mengenai gaji pemain yang dipanggil tim nasional. Edy mengungkapkan, rencana awalnya gaji pemain yang dipanggil timnas ditanggung oleh PSSI, dengan catatan para pemain menjalani pemusatan latihan jangka panjang dan tidak kembali ke klub.

Akan tetapi, yang terjadi saat proses berjalan adalah para pemain timnas tidak melakukan pelatnas jangka panjang dan selalu kembali ke klub masing-masing usai berlatih dan bertanding di bawah panji Merah Putih.

"Itulah mengapa klub yang harus menanggung gaji pemain timnas. Dana Rp7,5 miliar kan untuk menggaji pemain," ujar Edy.

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, salah satu perwakilan klub yang hadir dalam pertemuan antara PSSI, LIB dan seluruh tim Liga 1 itu, menyampaikan pihak operator liga terkadang sulit dihubungi oleh klub.

"Mungkin karena mereka sedang sibuk. Ini yang membuat terjadi kesalahpahaman," tutur Umuh, yang timnya tidak masuk dalam 15 tim dalam Forum Klub Sepak Bola Profesional Indonesia.

Namun, dia menegaskan semua masalah sudah diselesaikan dengan baik dan diterima seluruh pihak.

"Semua saling mengerti dan setuju mengikuti kesepakatan. Klub-klub meminta berikutnya sering diadakan pertemuan dengan operator, jangan terlalu lama tidak jumpa," kata Umuh.

Sementara Direktur Utama PT LIB Berlinton Siahaan menolak disebut pihaknya sulit untuk dihubungi. Akan tetapi, alih-alih membela diri lebih jauh, dia meminta semua pihak untuk introspeksi diri dan menyukseskan Liga 1 yang akan selesai kurang lebih satu bulan lagi.

LIB pun berjanji akan memperbaiki kekurangan-kekurangan dan meminta klub melakukan hal serupa.

"Soal-soal yang sifatnya bisa dikomunikasikan, cukup dibicarakan antara klub dan operator liga. Kalau memang tidak bisa diselesaikan, baru dibawa ke federasi," kata Berlinton. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?

Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:27 WIB

Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?

Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:20 WIB

PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?

PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 07:26 WIB

Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman

Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:42 WIB

Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026

Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:50 WIB

Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi

Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:25 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?

Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:00 WIB

Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal

Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:05 WIB

Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas

Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 20:52 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×