Pelatih Persika Beberkan Perbedaan Timnas U-19 dan Jepang U-19

Rully Fauzi, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 27 Maret 2018 | 20:45 WIB
Pelatih Persika Beberkan Perbedaan Timnas U-19 dan Jepang U-19
Sejumlah pesepak bola timnas Indonesia U-19 menyapa suporter seusai bertanding melawan timnas Jepang U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (25/3). Timnas Indonesia U-19 kalah dari timnas U-19 Jepang dengan skor akhir 1-4. ANTARA

Suara.com - Pelatih Persika Karawang Ricky Nelson membeberkan perbedaan antara tim nasional Indonesia U-19 dan Jepang U-19. Ricky menilai skuat Garuda Nusantara masih membutuhkan waktu mengingat diasuh oleh pelatih baru.

Saat ini, Timnas U-19 dilatih oleh Bima Sakti menggantikan Indra Sjafri yang kontraknya tidak diperpanjang. Usai kekalahan dari telak dari Jepang U-19 dengan skor 1-4, banyak masyarakat yang meragukan kemampuan dari Bima.

Bahkan, banyak yang ingin agar Indra kembali menukangi Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan. Namun, Ricky yakin Timnas U-19 bakal maju seiring berjalannya waktu.

"Yang pasti ini mereka dengan pelatih baru coach Bima Sakti, butuh waktu penyesuaian, tidak gampang. Bagi saya di usia 19 tahun yabg paling penting adalah individual supaya berkembang terus ke level profesional," kata Ricky di lapangan B, Senayan, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Terkait kekalahan dari Jepang, Ricky menilai adanya perbedaan kualitas pembinaan. Sebab, Jepang U-19 dihuni oleh pemain-pemain yang memperkuat klub profesional di Jepang.

Sementara pemain Indonesia hanya sedikit yang memperkuat profesional. Sebagian besar lainnya hanya berada di sekolah dan pembinaan saja.

"Perbedaannya dengan Jepang, mereka semua pemain profesional di klub, nah ini yang menjadi catatan. Jadi kalau pemain U-19 tidak di klub, ada di PPLP atau Diklat, susah untuk bersaing di level atas. Tapi kalau di klub ada kompetisi, itu akan lebih baik," pungkas Ricky.

Jepang U-19 berhasil menyapu bersih kemenangan dalam tiga laga uji coba yang mereka lalui di Indonesia. Melawan Cilegon United menang 5-0, Timnas U-19 Unggul 4-1, dan Terakhir menang tipis atas Persika Karawang 2-1.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×