Pasca Lakukan Protes Keras pada Wasit, Mauricio Pochettino Didakwa FA

Rauhanda Riyantama
Pasca Lakukan Protes Keras pada Wasit, Mauricio Pochettino Didakwa FA
Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. (Adrian DENNIS / AFP)

FA menghukum pelatih asal Argentina itu karena melanggar peraturan E3.

Suara.com - Buntut melakukan protes keras kepada wasit Mike Dean saat Tottenham Hotspur kalah 1-2 atas Burnley pada lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Turf Mor, Sabtu (23/2/2019), Mauricio Pochettino terancam mendapat hukuman. Ia pun didakwa dengan dua pelanggaran sekaligus.

Melansir dari BBC Sport, asosiasi sepak bola Inggris, FA, menghukum pelatih asal Argentina itu karena melanggar peraturan E3. FA menganggap apa yang sudah dilakukan Mauricio Pochettino sangatlah tidak pantas.

''Mauricio Pochettino telah didakwa bersalah dengan dua pelanggaran FA yang terdapat di peraturan E3 saat melawan Burnley. Diduga bahasa dan perilaku manajer Tottenham Hotspur pada akhir pertandingan di dalam dan luar lapangan sebagai perilaku yang tidak pantas,'' bunyi pernyataan resmi FA, seperti dilansir dari BBC Sport.

''Dia punya waktu hingga 28 Februari pukul 18.00 untuk menanggapi tuduhan itu,'' sambung pernyataan tersebut.

Jika hingga batas waktu yang ditentukan Mauricio Pochettino tak juga mengambil tindakan, ia terancam absen mendampingi anak asuhnya pada dua pertandingan selanjutnya. Tak hanya itu, pelatih 46 tahun itu juga sudah ditunggu hukuman berupa denda.

Mauricio Pochettino tertunduk lesu usai Tottenham Hotspur dipermalukan Burnley pada lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris, Sabtu (23/2/2019) malam WIB. (OLI SCARFF / AFP)
Mauricio Pochettino tertunduk lesu usai Tottenham Hotspur dipermalukan Burnley pada lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris, Sabtu (23/2/2019) malam WIB. (OLI SCARFF / AFP)

Kendati demikian, eks manajer Southampton itu sebenarnya sudah meminta maaf kepada Mike Dean saat konferensi pers usai laga berlangsung. Ia menyadari terlalu emosi hingga menuduh sang juru adil bertindak curang, padahal kekalahan timnya murni karena menampilkan performa yang buruk.

Sebagai informasi, perselisihan antara Mauricio Pochettino dan Mike Dean bermula saat laga Tottenham Hotspur melawan Burnley usai. Protes keras sang pelatih dipicu oleh sepak pojok kontroversial yang dihadiahkan kepada Burnley, hingga berujung gol pertama.

Akibat kekalahan tersebut, kans The Lilywhites meraih juara Liga Primer Inggris musim 2018/2019 makin tertutup. Hingga pekan ke-27, Spurs telah mengantongi 60 poin, selisih lima angka dari Manchester City di posisi kedua serta enam angka dari Liverpool di puncak klasemen. (Bolatimes)

Komentar

loading...
Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS