Man City Tersingkir Dramatis di Perempatfinal, Guardiola Keluhkan VAR

Rully Fauzi
Man City Tersingkir Dramatis di Perempatfinal, Guardiola Keluhkan VAR
Ekspresi kekecewaan manajer Manchester City, Pep Guardiola pada laga leg kedua perempatfinal Liga Champions 2018/2019 kontra Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, Kamis (18/4/2019) dini hari WIB/ [Anthony Devlin / AFP]

Manchester City menang 4-3 atas Tottenham Hotspur dini hari tadi, namun mereka tetap tersingkir lantaran kalah gol tandang.

Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah langkah pasukannya harus terhenti di perempatfinal Liga Champions musim ini. 

Guardiola mempertanyakan keputusan Video Assistant Referee (VAR) pada leg kedua perempatfinal kontra Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, Kamis (18/4/2019) dini hari WIB.

Laga sendiri berlangsung sangat sengit. Man City menang 4-3 atas Tottenham, namun The Citizens --julukan Man City-- harus tersingkir secara dramatis lantaran kalah gol tandang dalam agregat yang sejatinya sama kuat, yakni 4-4.

Well, selain diwarnai hujan gol, laga dini hari tadi juga menghasilkan  drama VAR. Pertama saat gol menentukan striker Fernando Llorente pada menit 73, yang terlihat cenderung menyentuh bola tetapi VAR mensahkannya.

Gol ini membuat Tottenham memperkecil ketertinggalan mereka jadi 3-4 dan skor ini pun ternyata bertahan sampai laga rampung. 

Selain insiden tersebut, Man City kembali 'dirugikan' pada masa injury time babak kedua. Raheem Sterling sebenarnya bikin gol, namun dianulir VAR karena dianggap prosesnya berbau offside.

Keputusan-keputusan inilah yang membuat Guardiola tak habis pikir. Pelatih berpaspor Spanyol itu merasa Man City tidak mendapat keadilan.

"Ini kejam, tapi beginilah adanya dan kami harus menerimanya. Meski saya berpikir jika kami sama sekali tak mendapat keadilan hari ini," keluh Guardiola kepada BBC.

"Setelah 20 menit, kami dalam keadaan unggul 3-2. Di babak kedua, kami menciptakan banyak peluang dan kami mencetak gol yang diperlukan. Sayangnya, berakhir buruk bagi kami. Jadi selamat untuk Tottenham dan semoga beruntung di semifinal," celoteh eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich tersebut.

"Saya mendukung VAR, tapi mungkin dari satu sudut pandang gol Fernando Llorente itu handsball, mungkin dari sudut pandang wasit tidak. Juga gol Raheem, saya merasa seperti ada inkonsistensi dalam VAR ini. Tapi, ini kembali lagi ke wasit karena dia yang pada akhirnya memberikan suatu keputusan," tutur Pep.

Tottenham Hotspur sendiri melenggang ke semifinal dan akan menjajal kekuatan Ajax Amsteram di babak empat besar. Ajax secara luar biasa mampu menyingirkan Juventus di perempatfinal, serta Real Madrid di babak 16 besar lalu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS