Suara.com - Bek gaek Bali United, Leonard Tupamahu terlihat menghampiri bench pemain Persija Jakarta dengan raut wajah kesal, saat timnya kalah pada laga leg kedua perempatfinal Piala Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (5/5/2019) petang. Leonard mengaku kesal dengan salah satu ofisial dari tim Persija.
Leonard mengatakan, salah satu ofisial Persija melakukan selebrasi yang berlebihan usai Bali United dipastikan tumbang 0-1. Ofisial tersebut membuat selebrasi yang ditujukan kepada pelatih Kiper Bali United.
Sontak, hal tersebut membuat Leonard kesal. Baginya, tidak ada perasaan respek yang ditujukan oleh oknum dari tim Persija itu.
Meski demikian, Leonard meminta maaf atas tindakannya ini. Bek yang juga pernah memperkuat Persija itu tidak bermaksud membuat tindakan provokasi apa pun.
Dengan kekalahan 0-1 ini, Bali United sendiri akhirnya dipastikan tersingkir di perempatfinal Piala Indonesia usai kalah gol tandang dari Persija dalam agregat sama kuat 2-2.
"Saya minta maaf atas reaksi saya. Saya kecewa kepada salah satu ofisial Persija yang melakukan selebrasi berlebihan ke pelatih kiper kita. Kita harus lindungi pelatih kiper kita," tutur Leonard dalam jumpa pers pasca laga.
"Ini hanya satu ofisial Persija saja, oknum, bukan semuanya. Waktu kita menang di Bali, kita tidak macam macan dengan dia. Dia terlalu berlebihan menurut saya!" ketus pemain berusia 35 tahun itu.
Lebih lanjut, Leonard mengucapkan selamat kepada Persija yang merupakan mantan timnya. Meski kecewa, kekalahan ini menurutnya akan dijadikan bahan pembelajaran bagi Bali United untuk menatap Liga 1 2019.
"Selamat buat Persija. Saya respek dengan Persija yang bisa bermain keluar dari tekanan. Kita kecewa karena gak lolos ke semifinal," ujar Leonard.
"Kita juga mengerti suporter pasti kecewa. Tapi, kita harus siap untuk Liga 1 2019, untuk bisa lebih bagus ke depannya," pungkasnya.