Pelatih PSM Makassar Waspadai Kecepatan Pemain Lalenok United

Syaiful Rachman
Pelatih PSM Makassar Waspadai Kecepatan Pemain Lalenok United
Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak (kiri) memberikan keterangan pers jelang kontra Lalenok United di Bali, Selasa,(21/1/2020). ANTARA/HO/Media PSM

Pertandingan akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Suara.com - Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak meminta timnya mewaspadai kecepatan para pemain Lalenok United pada pertandingan babak kualifikasi Piala AFC 2020 yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali Rabu (22/1/2020).

Mantan pelatih Tim Nasional Malaysia U-19 itu mengaku sudah banyak melihat video pertandingan juara liga Timor Leste itu jelang pertemuan keduanya di ajang Piala AFC.

"Lalenok United dihuni banyak pemain kecil (postur) yang memiliki kecepatan. Saya sudah menyampaikan kepada para pemain untuk waspada kecepatan mereka di laga nanti," kata Bojan dalam jumpa media di Bali, Selasa (21/1/2020).

Ia mengaku sedikit banyak sudah memahami karakter permainan calon lawannya tersebut. Untuk itu dirinya meminta agar setiap pemain bisa fokus dengan ancaman kecepatan tersebut.

Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak memimpin latihan persiapan menghadapi Lalenok United dibabak kualifikasi Piala AFC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, 22 Januari 2020.ANTARA/HO/Abd Kadir
Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak memimpin latihan persiapan menghadapi Lalenok United dibabak kualifikasi Piala AFC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, 22 Januari 2020.ANTARA/HO/Abd Kadir

Pelatih asal Kroasia itu juga meminta para pemain untuk menghargai tim Lalenok United. Keberhasilan tampil sebagai juara di liga dan Piala Timor Leste membuktikan bagaimana potensi mereka.

Nama besar PSM Makassar sebagai salah satu tim papan atas di Indonesia, juga diminta jangan membuat pemain menganggap enteng lawan.

"Mereka (Lalenok United) punya alasan kenapa tim itu bisa juara. Kita harus respek tim Lalenok United meski negara Rangking FIFA berada di bawah kita (Indonesia), namun harus diingat ada alasan mengapa bisa juara di negaranya," katanya menambahkan.

"Dalam 15 tahun terakhir, Timor Leste mengalami peningkatan kualitas permainan sehingga harus memberi respek," pungkasnya seperti dimuat Antara.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS