Suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan telah meninjau hampir semua stadion yang masuk dalam daftar kandidat venue Piala Dunia U-20 2021. Hanya tinggal Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta) dan Kapten I Wayan Dipta (Bali) yang belum disambangi lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Iriawan mengatakan dirinya tetap akan meninjau SUGBK. Meski stadion termegah di Indonesia itu, dari segi fasilitas, sudah memenuhi standar FIFA.
Seperti ruang ganti, lapangan, tribun penonton, hingga lima lapangan latihan pendukung sudah dimiliki SUGBK.
"Nanti kita akan ke SUGBK. Itu, kan dekat sekali gampang. Kalau SUGBK mungkin Jumat (6/3/2020) sambil olahraga kita bisa lihat," kata Iwan di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (3/3/2020).
Sementara untuk Stadion Kapten I Wayan Dipta, rencananya Iwan Bule bakal meninjau pada akhir pekan ini, Sabtu (7/3/2020). Bali menjadi paling akhir, sebelum utusan FIFA datang pada Selasa atau Rabu pekan depan.

"Rencana saya Kamis ke Bali, tapi katanya gubernur (Bali) kebetulan ada kegiatan, jadi diundur Sabtu, sambil menunggu FIFA yang akan datang Selasa atau Rabu Minggu depan," ia menambahkan.
Nantinya, dalam pertemuan PSSI dan FIFA, akan dipilih enam dari 11 stadion yang daftarnya sudah diserahkan ke FIFA.
"Nanti kami diskusikan lalu tawarkan ke mereka (FIFA) dengan paparan yang sudah siap ke mana dulu. Secara nonformal saya sering ke stadion-stadion ini. Tapi secara formal saya harus lakukan agar sama semua," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, PSSI telah memilih 11 stadion sebagai kandidat. Yaitu Gelora Bung Karno (Jakarta), Patriot (Bekasi), Wibawa Mukti (Cikarang), Pakansari (Bogor), Utama Riau (Pekanbaru), Jakabaring (Palembang), Jalak Harupat (Bandung), Manahan (Solo), Mandala Krida (Yogyakarta), Bung Tomo (Surabaya), dan Kapten I Wayan Dipta (Bali).