Indra Sjafri Imbau Pentingnya Social Distancing dalam Perangi Virus Corona

Syaiful Rachman, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 21 Maret 2020 | 20:37 WIB
Indra Sjafri Imbau Pentingnya Social Distancing dalam Perangi Virus Corona
Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri melakukan sujud syukur seusai timnya mengalahkan Timnas Thailand dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (26/11/2019). Indonesia menang 2-0 atas Thailand. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.

Suara.com - Virus corona-COVID-19 menyebar cepat di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Virus ini tidak bisa dianggap remeh lantaran sudah merenggut banyak korban jiwa.

Hingga Jumat (20/3/2020), menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada lebih dari 8.700 korban meninggal dunia dari 200.000-an kasus COVID-19 di seluruh dunia.

Sementara di Indonesia, Sabtu (21/3/2020), tercatat ada 450 penderita COVID-19, di mana 38 pasien di antaranya meninggal dunia dan 20 orang dinyatakan sembuh.

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, sejumlah kebijakan dibuat dan diterapkan. Mulai dari lockdown, isolasi mandiri di rumah masing-masing dan juga melakukan social distancing.

Di Indonesia sendiri memang belum dilakukan lockdown. Namun pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengisolasi diri di rumah dan juga menerapkan strategi social distancing.

Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri (ketiga kiri) bersama asisten dan ofisial memanjatkan doa setelah berlatih di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Senin (9/12/2019). Timnas U-22 Indonesia akan melawan Vietnam dalam partai final sepak bola putra SEA Games 2019 pada Selasa 10 Desember 2019 pukul 20.00 waktu setempat. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri (ketiga kiri) bersama asisten dan ofisial memanjatkan doa setelah berlatih di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Senin (9/12/2019). Timnas U-22 Indonesia akan melawan Vietnam dalam partai final sepak bola putra SEA Games 2019 pada Selasa 10 Desember 2019 pukul 20.00 waktu setempat. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Lalu apa arti social distancing? Social distancing merupakan strategi kesehatan publik yang direkomendasikan untuk mencengah, melacak dan menghambat penyebaran virus.

Caranya dengan menjaga jarak dengan mereka yang sedang sakit. Termasuk tidak berkumpul dengan orang lain, menghadiri keramaian seperti konser, pertandingan bola dan lain-lain. Tujuannya hanya satu, yaitu menghindari yang sehat tertular.

Menurut WHO dalam kasus corona, masyarakat harus menjaga jaga minimal dua meter dari orang lain ketika berinteraksi dan Jangan bersentuhan. Sedangkan bagi Bagi mereka yang merasa atau sudah terinfeksi harus mengisolasi diri secara mandiri.

Namun, nyatanya masih banyak masyarakat yang belum sadar akan pentingnya social distancing ini. Padahal, social distancing bisa menjadi senjata ampuh agar penyebaran COVID-19 tidak semakin meluas.

baca juga
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) berbincang dengan asisten pelatih Indra Sjafri saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) berbincang dengan asisten pelatih Indra Sjafri saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Mantan pelatih timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri bahkan tergerak untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya social distancing. Pelatih yang kini menjadi direktur teknik PSSI itu mengimbau masyarakat untuk satu komando mematuhi instruksi pemerintah pentingnya melakukan social distancing.

"Virus ini tidak memengaruhi hanya dari segi sepak bola, tapi dari semua manusia yang ada di dunia ini pasti merasa prihatin dengan virus ini. Karena tidak hanya sepak bola jadi imbasnya, ini nyawa bisa hilang," kata Indra Sjafri kepada suara.com, Sabtu (21/3/2020).

"Jadi saya imbau kita harus satu komando karena kita hidup di zaman pemerintahan, bukan di zaman nabi. Apa yang disampaikan pemerintah harus patuh," jelasnya.

Lebih lanjut, juru taktik yang pernah menukangi timnas U-19 itu menyebut apa yang disampaikan oleh pemerintah sudah cukup bagus. Dengan social distancing, mata rantai virus corona lambat laun akan terputus.

Situasi penanganan virus corona di salah satu rumah sakti di Italia, dokter mengenakan alat pelindung diri lengkap dan masker. (PIERO CRUCIATTI / AFP)
Situasi penanganan virus corona di salah satu rumah sakti di Italia, dokter mengenakan alat pelindung diri lengkap dan masker. (PIERO CRUCIATTI / AFP)

"Iya harus, harus dilakukan (sosial distancing). Kalau saya (timnas) mau lawan Thailand kelihatan lawannya, ya kan. Kalau ini virus tidak bisa dilihat, perlu kebersamaan, perlu kita menjaga kesatuan, menjaga komunikasi," jelasnya.

"Jangan juga ada yang membuat kacau. Ini harus bersatu padu, loh. Tidak bisa ada lagi golong-golongan, gak ada lagi agama satu, dan lainnya. Soalnya ini nyawa taruhannya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional

Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 15:26 WIB

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026

Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:54 WIB

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:49 WIB

Terkini

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Video | Minggu, 20 September 2026 | 16:14 WIB

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:12 WIB

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 16:11 WIB

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:00 WIB

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:59 WIB

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:56 WIB

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:52 WIB

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 15:50 WIB

×