Ngaku Cinta Bilbao, Ander Herrera: Tapi Saya akan Pensiun di Zaragoza

Rully Fauzi
Ngaku Cinta Bilbao, Ander Herrera: Tapi Saya akan Pensiun di Zaragoza
Gelandang Paris Saint-Germain, Ander Herrera. [GEOFFROY VAN DER HASSELT / AFP]

Herrera sudah ancer-ancer bakal pensiun di mana, padahal ia masih berusia 30 tahun dan masih terikat kontrak dengan PSG sampai 2024.

Suara.com - Gelandang pengangkut air Paris Saint-Germain (PSG), Ander Herrera rupanya sudah ancer-ancer bakal pensiun di mana, padahal ia masih berusia 30 tahun dan masih terikat kontrak di klub kebangaaan Paris sampai 2024.

Herrera, yang baru join PSG secara free transfer pada musim panas 2019 lalu usai dilepas Manchester United, berniat mengakhiri karier di negara asalnya, yakni Spanyol.

Merupakan pemain jebolan akademi Real Zaragoza, Herrera sendiri praktis berada dalam peak perfomance-nya saat memperkuat panji Athletic Bilbao pada periode 2011-2014.

Herrera mengaku mencintai Bilbao, namun hanya satu klub yang jadi tujuannya sebelum memutuskan gantung sepatu nanti, tentunya setelah meninggalkan PSG. 

Pengoleksi sepasang caps bersama Timnas Spanyol itu ingin mengakhiri kariernya bersama Zaragoza, sebagaimana ia mengaku memang merupakan fan berat klub yang kini berkompetisi di Divisi Segunda (divisi kedua Spanyol) itu.

Geladang anyar Paris Saint-Germain, Ander Herrera. [Oli SCARFF / AFP]
Geladang Paris Saint-Germain, Ander Herrera. [Oli SCARFF / AFP]

"Saya sangat menikmati masa-masa saya di Athletic (Bilbao) dan saya cinta klub tersebut, sebagaimana saya juga orang Basque. Namun, saya adalah penggemar Zaragoza sejak kecil, sesuatu yang tidak pernah saya tutup-tutupi," papar Herrera, sebagaimana disitat dari Marca.

"Harapan saya adalah untuk menikmati waktu di Paris, memenangkan sebanyak mungkin gelar bersama PSG, dan suatu hari nanti bisa kembali ke rumah, yang mana adalah Zaragoza. Ya, harapan saya adalah bisa mengakhiri karier bersama Real Zaragoza," celotehnya.

"Saya sangat beruntung karena pernah bermain untuk Athletic dan menikmati filosofi mereka, namun harapan saya adalah pulang ke Zaragoza, klub yang saya dukung. Sejak saya masih kecil, sejak saya masih menjadi anggota klub, dan sampai detik ini," tutur Herrera.

"Sekali lagi, bukan berarti ketika saya memperkuat Athletic, Manchester United atau PSG, saya tidak memberikan yang terbaik dan membela klub seperti layaknya penggemar terbesar. Namun, tim saya memang adalah Zaragoza," tandas sang gelandang sentral.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS