Menpora Akui Persiapan Sebagai Tuan Rumah PD U-20 Terganggu Karena Corona

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Menpora Akui Persiapan Sebagai Tuan Rumah PD U-20 Terganggu Karena Corona
Menpora Zainudin Amali saat mengadakan pertemuan dengan PSSI di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

Ia optimistis gelaran Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia bisa sukses terlaksana

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengakui persiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 terganggu karena adanya wabah corona. Berbagai persiapan harus terhambat lantaran adanya COVID-19.

Piala Dunia U-20 memang akan berlangsung tahun depan. Namun, persiapan harus dilakukan sedini mungkin agar penyelenggarannya berjalan maksimal.

Seperti menyiapkan infrastruktur, enam venue stadion yang dipakai di Piala Dunia nanti, dan tim nasional yang berlaga di ajang tersebut. Menpora mengaku hal tersebut tidak bisa dilakukan karena adanya pandemi corona ini.

Menpora Zainudin Amali di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]
Menpora Zainudin Amali di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

"Meski itu tahun depan persiapan tetap sekarang. Itu juga cukup mengganggu seperti latihan timnya, persiapan penyelenggarannya, dan komunikasinya. Misalnya FIFA yang mau datang awal Maret lalu untuk putuskan stadion, akhirnya tidak jadi datang karena situasi sekarang ini," kata Menpora saat video conference dengan wartawan, Selasa (7/4/2020).

"Hal-hal seperti itu jadi pertimbangan kita, tapi karena itu dilakukan di tahun 2021 kita berharap COVID-19 segera berakhir. Jadi kita bisa genjot lagi persiapannya," ia menambahkan.

Meski begitu, Amali menjelaskan pihaknya masih terus berkomunikasi dengan PSSI serta kementerian terkait soal penyelenggaraan Piala Dunia U-20 nanti. Ia juga optimistis gelaran Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia bisa sukses terlaksana.

"Komunikasi kita lalukan terus dengan PSSI sebagai federasi dan penyelenggara, serta Kementerian PUPR. kalau kita bisa jawab kita jawab, kalau tidak kita tanya ke PSSI, tapi kalau tunggu darinFIFA kita tidak mau paksakan," tambahnya.

"Kami tetap optimistis karena ini, kan tahun 2021. Masih on schedule lah. Apalagi urusan venue itu yang renovasi ditangani PUPR, sesuai yang dikerjaannya yang sudah rutin dilakukan dari tahun ke tahun. Kemenpora tidak khawatir," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS