Tips Michael Owen ke Pesepakbola Muda RI: Anda Harus Hidup untuk Sepakbola

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 07 November 2020 | 15:27 WIB
Tips Michael Owen ke Pesepakbola Muda RI: Anda Harus Hidup untuk Sepakbola
Michael Owen. (Shutterstock)

Suara.com - Mantan penyerang Timnas Inggris dan Liverpool, Michael Owen, membagikan tips kepada pesepakbola muda Indonesia untuk menjadi atlet profesional.

Salah satu saran yang diberikan pemain yang juga pernah membela Manchester United itu adalah jangan pernah menjadikan sepakbola sebagai hobi semata.

Hal tersebut dikatakan Owen ketika menjadi salah satu pembicara di international video converence bertajuk Indonesia Youth Football Development (IYOFD).

Acara tersebut diselenggarakan oleh Deputi III Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), beberapa waktu lalu.

IYOFD yang diselenggarakan oleh Deputi III Kemenpora ini dimaksudkan sebagai salah satu program untuk mendukung Instruksi Presiden (Inpres) Nomor III Tahun 2019 terkait Percepatan Pembangunan Sepakbola Nasional.

Diskusi ini juga dihadiri oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Menpora Zainudin Amali, mantan pemain Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto, dan mantan bintang Chelsea Dennis Wise ini.

IYOFD diharapkan bisa jadi inspirasi dalam merancang program-program pendukung Percepatan Pembangunan Sepakbola Nasional.

Menurut Owen, pemain muda Indonesia sudah seharusnya mensyukuri bahwa mereka punya bakat dalam hal kecepatan. Pasalnya, ini menjadi salah satu faktor kunci sukses yang tidak dimiliki semua manusia.

"Kecepatan menjadi hal paling penting di sepakbola profesional. Kemudian Anda harus memiliki tubuh yang mampu melakukan koordinasi secara baik dalam melakukan gerakan. Sayangnya, kedua hal tersebut merupakan bawaan lahir," kata Owen dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (7/11/2020).

baca juga
Skuat Timnas Indonesia U-19 Saat menjalani trainimg camp (TC) di Kroasia (dok. PSSI).
Skuat Timnas Indonesia U-19 Saat menjalani trainimg camp (TC) di Kroasia (dok. PSSI).

"Barulah setelah memiliki kedua modal tersebut, Anda bisa menambahkan sejumlah aspek untuk bisa memiliki kemampuan bermain sepakbola yang baik," jelasnya.

Lebih lanjut, Owen menyarankan pemain muda Indonesia agar tak menjadikan sepakbola sebagai hobi semata. Tapi juga harus jadi bagian hidup, di mana menjadi kebutuhan sehari-hari.

"Jika ingin menjadi pesepakbola profesional, Anda tidak bisa menjadikan sepakbola sebagai hobi. Anda harus benar-benar hidup untuk bermain sepakbola," ucapnya.

"Sejak Anda bangun di pagi hari, harus ada hasrat untuk bermain, berlatih, dan bekerja keras dari dalam diri sendiri. Saya sendiri, sepakbola mengalir deras di darah saya, yang membuat saya sangat mencintai sepakbola," ia menambahkan.

Selain itu, mental juga menjadi faktor penting bagi para pemain muda Indonesia yang berhasrat untuk berlaga di pentas dunia. Dengan begitu, pemain bisa terus termotivasi meningkatkan kemampuannya.

"Saya pertama kali melakoni debut bersama Liverpool saat masih berusia 17 tahun. Kematangan mental yang saya miliki menjadi faktor penting yang akhirnya membuat saya bisa diberi kepercayaan untuk masuk ke skuat utama," ujarnya.

"Saya yakin kalau akan menjadi pesepakbola profesional. Itulah kenapa saya selalu berusaha berlatih untuk meningkatkan kemampuan saya dan bersemangat untuk melampaui halangan yang dihadapkan kepada saya," ia menambahkan.

Tidak hanya itu, disiplin dan pola hidup sehat juga merupakan bagian penting dalam pengembangan kemampuan pesepakbola usia muda.

"Selalu dengarkan apa kata pelatih, selalu memakan makanan sehat, tidur tepat waktu, bekerja keras, dan terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan. Jika anda ingin menjadi pesepakbola profesional, maka Anda harus menjalani hidup sebagai pesepakbola profesional," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Man City vs Liverpool, Hujan Gol di Etihad?

Man City vs Liverpool, Hujan Gol di Etihad?

Bola | Sabtu, 07 November 2020 | 14:34 WIB

Menunggu Talenta Berbakat dari Program Garuda Select Jilid Ketiga

Menunggu Talenta Berbakat dari Program Garuda Select Jilid Ketiga

Bola | Sabtu, 07 November 2020 | 14:07 WIB

Seleksi Akhir Rampung, Ini Daftar 26 Calon Pemain Garuda Select Jilid III

Seleksi Akhir Rampung, Ini Daftar 26 Calon Pemain Garuda Select Jilid III

Bola | Sabtu, 07 November 2020 | 11:29 WIB

Ketum PSSI Bermimpi Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Senior

Ketum PSSI Bermimpi Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Senior

Bola | Sabtu, 07 November 2020 | 09:24 WIB

Ketum PSSI Ingin Sepak Bola Indonesia Mendunia, Seperti Jepang dan Korsel

Ketum PSSI Ingin Sepak Bola Indonesia Mendunia, Seperti Jepang dan Korsel

Bola | Jum'at, 06 November 2020 | 19:28 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×