Soal Pembinaan Sepak Bola, Raden Isnanta Akui Indonesia Kalah dari Malaysia

Irwan Febri Rialdi | Suara.com

Selasa, 15 Desember 2020 | 21:20 WIB
Soal Pembinaan Sepak Bola, Raden Isnanta Akui Indonesia Kalah dari Malaysia
Menpora Zainudin Amali (kiri) berbincang dengan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta (kanan) saat memberikan keterangan pers terkait agenda olahraga yang akan dihadapi Indonesia di Kemenpora, Jakarta, Kamis (14/11/2019). [Antara/Nova Wahyudi]

Suara.com - Deputi Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Raden Isnanta, mengakui bahwa Indonesia masih kalah dari Malaysia soal pembinaan sepak bola berjenjang.

Raden Isnanta dalam webinar yang dipantau dari Jakarta, Selasa (15/12/2020) mengatakan proses pembinaan di Malaysia terukur dan sudah dimulai dari tingkatan usia U-13 hingga U-18. Sementara Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) di Indonesia dimulai sejak usia 16-18 tahun.

"Kita ingin kembangkan diklat-diklat di 34 provinsi, yang sudah ada baru diklat umur SMA, ini yang namanya berjenjang belum jalan, harusnya minimal usia 13 tahun. Malaysia udah nyontek kita saat punya PPLP Ragunan, Sekarang Malaysia punya PPLP usia 13, 14, 15, 16, 17, dan 18 tahun," kata Raden Isnanta.

Menurut Raden Isnanta, dengan dimilikinya diklat di berbagai usia maka Malaysia menjadi salah satu negara yang siap berkompetisi. Di samping itu, federasi Malaysia sudah memiliki turnamen di berbagai tingkatan usia yang berjalan secara teratur.

Sementara di Indonesia, kata dia, meski memiliki SSB di akar rumput atau yang dikelola masyarakat, tetapi tak semuanya bisa terurus dengan baik. Lantas bagaimana dengan akademi? Tak semua klub Liga Indonesia memilikinya.

"Kenapa kok enggak melakukan seperti Malaysia atau Thailand? Ongkos, kita belum punya budget," kata dia.

Maka ke depan, Kemenpora menargetkan untuk membangun PPLP yang tersebar di seluruh penjuru negeri, tentunya dengan kolaborasi dengan kementerian lain. Tujuannya, PPLP bisa menyentuh bakat-bakat di daerah sebab potensinya merata.

"Witan itu dari Palu. Dulu ada coach (Rahma) Darmawan dari Lampung. Putu Gede, Bali. Aples dari Papua. Ada dari Jawa Tengah, Kurniawan. Egy dari Medan. Indonesia itu unggul semua kalau sepak bola," katanya.

Pun demikian dengan kompetisi. Salah satu agar pemain muda bisa berkembang yakni adanya kompetisi yang terukur dan berkelanjutan. Kompetisi usia muda jarang yang dilakukan secara berjenjang. Kalaupun ada banyak melibatkan pihak swasta namun tidak menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

"Kemudian kompetisi sekarang sudah ada Danone dengan usia 12, kemudian usia di atasnya ada Topskor, Kompas Gramedia, tapi cakupannya belum begitu luas," kata dia.

Agar proses pembinaan tak terputus, Kemenpora telah menggelar Piala Menpora mulai U-14, U-16, dan U-17. Piala Berjenjang Kemenpora ini bukan sebagai pesaing dari kompetisi yang sudah dijalankan PSSI.

Namun sebagai wadah bagi sekolah sepak bola (SSB), hingga sekolah formal yang memiliki tim dari seluruh wilayah Indonesia agar memiliki kompetisi yang kompetitif sejak usia dini.

"Usia-usia gitu kan rata-rata 35-50 tanding dalam setahun. ini standar FIFA, kalau kita belum memenuhi itu berarti belum memenuhi standar. Inpres juga mengamanatkan itu supaya jumlah kompetisinya memenuhi standar FIFA sesuai kelompok umur tentunya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut Piala Dunia U-20 2021, Kemenpora dan PSSI Gelar Kompetisi Juggling

Sambut Piala Dunia U-20 2021, Kemenpora dan PSSI Gelar Kompetisi Juggling

Bola | Kamis, 10 Desember 2020 | 21:38 WIB

Demi Piala Dunia, Menpora Kirim Surat ke FIFA Soal Vaksin Covid-19

Demi Piala Dunia, Menpora Kirim Surat ke FIFA Soal Vaksin Covid-19

Jawa Tengah | Senin, 07 Desember 2020 | 08:39 WIB

BOPI dan BSANK Dibubarkan, Kemenpora Sesuaikan Struktur Organisasi

BOPI dan BSANK Dibubarkan, Kemenpora Sesuaikan Struktur Organisasi

Sport | Senin, 30 November 2020 | 20:15 WIB

Teken MoU Dana Pelatnas Tiga Cabor, Kemenpora Gelontorkan Rp 2,39 Miliar

Teken MoU Dana Pelatnas Tiga Cabor, Kemenpora Gelontorkan Rp 2,39 Miliar

Sport | Rabu, 18 November 2020 | 18:47 WIB

Kursus Kepelatihan PSSI: Menpora Harap Muncul Pelatih Selevel Shin Tae-yong

Kursus Kepelatihan PSSI: Menpora Harap Muncul Pelatih Selevel Shin Tae-yong

Bali | Minggu, 15 November 2020 | 12:14 WIB

Terkini

Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic

Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 23:05 WIB

3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan

3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 21:56 WIB

Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi

Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 21:50 WIB

Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa

Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 21:30 WIB

Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona

Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 21:05 WIB

Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?

Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 20:44 WIB

FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026

FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 20:36 WIB

Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia

Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 20:32 WIB

Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?

Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 20:01 WIB

Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes

Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 19:49 WIB