alexametrics

Eks Kapten Persebaya Budi Johanis Tutup Usia

Rully Fauzi
Eks Kapten Persebaya Budi Johanis Tutup Usia
Budi Johanis tutup usia. [Instagram @officialpersebaya]

Status Budi sebagai legenda tim Bajul Ijo praktis tak terbantahkan.

Suara.com - Dunia sepakbola nasional kembali berduka. Legenda Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia, Budi Johanis tutup usia hari ini.

Mantan gelandang Persebaya dan timnas di era 80-an itu wafat setelah sebelumnya sudah lama menderita stroke dan harus beristirahat di rumah karena aktivitasnya terbatas.

Bersama legenda klub lainnya seperti Muharom Rusdiana, Subangkit, ataupun Syamsul Arifin, mantan kapten Persebaya itu mengecap beberapa prestasi.

Di era itu, Budi Johanis termasuk skuad generasi emas Persebaya.

Baca Juga: Sosok Ini Resmi Jadi Pelatih Kelima Schalke Musim Ini

Kepergian Budi pun memantik respons belasungkawa dari beberapa mantan sejawat. Seperti Rahmad Darmawan, pelatih Madura United yang memposting pesan di grup WhatsApp PSSI.

"Info berita duka dari Surabaya. Innalilahi wa innailaihi rajiun, telah berpulang ke Rahmatullah, teman sahabat kita, Bp. Budi Johanes. Mantan kapten tim Persebaya (legenda Persebaya). Semoga meninggal dalam keadaan husnul khatimah dan almarhum diterima segala amal kebaikannya di sisi Allah SWT. Al-Fatihah."

Kemudian legenda Niac Mitra, Hanafing, juga menyampaikan pesan duka. Hanafing menambahkan info alamat rumah duka; "Alamat almarhum Budi Johanis Jalan Rungkut Barata 7 no. 32, Surabaya."

Sejak pensiun dari Persebaya pada 1990-an, Budi sendiri praktis tidak pernah terlibat dalam sepakbola.

Teman-teman seangkatan Budi masih aktif bermain untuk sekadar bereuni di lapangan, tapi Budi lebih memilih bermain tenis untuk menjaga kebugaran.

Baca Juga: Piala Menpora 2021: Persebaya Ingin Berlatih di Gelora 10 November

Beberapa orang temannya mengatakan bahwa Budi agak kecewa terhadap perkembangan pengelolaan sepakbola, dan karena itu memilih untuk tidak menggeluti hobinya itu pasca pensiun.

Salah satu rekan main tenis Budi adalah Mustaqim, striker legendaris Persebaya. Tapi beberapa tahun terakhir ini, kesehatan Budi merosot sampai kemudian ia pergi untuk selamanya.

Selamat jalan legenda...

Komentar