Mikel Arteta Sebut Arsenal Pantas Main di Liga Super Eropa

Arief Apriadi

Jum'at, 23 April 2021 | 11:12 WIB
Mikel Arteta Sebut Arsenal Pantas Main di Liga Super Eropa
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menyaksikan timnya dari pinggir lapangan pada laga Liga Europa 2020/2021 kontra Olympiacos di Emirates Stadium, London. [DANIEL LEAL-OLIVAS / AFP]

Suara.com - Wacana menggelar Liga Super Eropa atau European Super League (ESL) memang sudah runtuh seiring mundurnya mayoritas klub penggagas, termasuk Arsenal.

Namun, berita terkait kompetisi tandingan Liga Champions itu masih terus digaungkan dengan topik-topik yang mulai meluas, salah satunya terkait pantas tidaknya Arsenal main di ESL.

Sejak ESL resmi diumumkan pada pekan lalu, banyak yang menyoroti keberadaan Arsenal sebagai salah satu dari 12 klub penggaggas sekaligus peserta.

Pasalnya, ESL digambarkan sebagai kompetisi yang mempertemukan para 'klub besar' Eropa yang maknanya memang bias karena tak dibarengi penjelasan lain.

Para penggemar banyak yang menganggap Arsenal tak pantas dikategorikan sebagai klub besar. Kali terakhir The Gunners juara Liga Inggris saja terjadi pada 2004 alias 17 tahun lalu.

Meski demikian, Mikel Arteta coba membela Arsenal. Dia menganggap klub asal London Utara itu pantas bermain di ESL bersama tim-tim 'besar' lainnya lantaran punya sejarah panjang.

Logo Liga Super Eropa
Logo Liga Super Eropa

“Bahwa kami adalah salah satu klub terbaik di dunia, dan kami tidak bisa lebih bangga lagi untuk mewakili klub ini, sejarahnya, dan kami sangat memahami tuntutan dan keunggulan yang harus kami kejar," kata Arteta dikutip dari Goal Internasional, Jumat (23/4/2021).

Arteta menjelaskan bahwa pamor Arsenal terbentuk karena hasil-hasil terdahulu yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun silam.

“Dan itu bukan kebetulan, itu diperoleh selama bertahun-tahun dengan prestasi bagi banyak orang yang telah terlibat dalam sejarah klub ini," tambahnya.

baca juga

Arsenal sendiri jadi satu dari enam klub Liga Inggris yang akhirnya mundur dari Liga Super Eropa. Dalam pernyataan resminya, mereka meminta maaf dan mengaku keliru ikut menggagas ajang yang tak direstui UEFA tersebut.

Arteta menganggap polemik Liga Super Eropa telah menunjukkan bagaimana pentingnya sepakbola bagi dunia di mana suara para penggemar sangat penting dan harus didengarkan.

"Selama pandemi ini, selama setahun, kami telah berusaha mempertahankan industri ini dengan tidak adanya penggemar di stadion," beber Arteta.

“Tapi, ketika para penggemar harus keluar dan berbicara, mereka melakukannya dengan sangat keras dan jelas, dan mereka mungkin mengirimkan pesan terkuat yang pernah dikirim di dunia sepakbola."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gundogan: Format Baru Liga Champions Tak Kalah Jahat dari Liga Super Eropa

Gundogan: Format Baru Liga Champions Tak Kalah Jahat dari Liga Super Eropa

Bola | Jum'at, 23 April 2021 | 09:35 WIB

Presiden Barcelona: European Super League Mutlak Dibutuhkan

Presiden Barcelona: European Super League Mutlak Dibutuhkan

Bola | Kamis, 22 April 2021 | 22:45 WIB

Tak Punya Dasar Hukum, UEFA Nekat Tendang Real Madrid dari Liga Champions

Tak Punya Dasar Hukum, UEFA Nekat Tendang Real Madrid dari Liga Champions

Bola | Kamis, 22 April 2021 | 20:01 WIB

Lupakan Liga Super Eropa, Man City Fokus Kejar Trofi Liga Inggris

Lupakan Liga Super Eropa, Man City Fokus Kejar Trofi Liga Inggris

Bola | Kamis, 22 April 2021 | 16:00 WIB

8 Klub Mundur, Proyek Liga Super Eropa Terancam Batal

8 Klub Mundur, Proyek Liga Super Eropa Terancam Batal

Sumbar | Kamis, 22 April 2021 | 10:15 WIB

Terkini

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:43 WIB

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:37 WIB

Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel

Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:36 WIB

Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong

Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:35 WIB

Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi

Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:35 WIB

Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu

Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:34 WIB

Channel YB Resmi Tayangkan ASEAN Championship Hyundai Cup 2026, Reza Arap Siapkan Beragam Program

Channel YB Resmi Tayangkan ASEAN Championship Hyundai Cup 2026, Reza Arap Siapkan Beragam Program

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:31 WIB

Badan Tak Sehat, Nanik S Deyang Absen Rapat Bahas Laporan Keuangan BGN di DPR

Badan Tak Sehat, Nanik S Deyang Absen Rapat Bahas Laporan Keuangan BGN di DPR

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:31 WIB

OURBIRTHDAY Ungkap 3 Member Pertama, Girl Group Baru JYP Setelah 4 Tahun

OURBIRTHDAY Ungkap 3 Member Pertama, Girl Group Baru JYP Setelah 4 Tahun

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:30 WIB

Mengapa Isu Kesehatan Dinilai Lebih Efektif Mendorong Pertanian Berkelanjutan?

Mengapa Isu Kesehatan Dinilai Lebih Efektif Mendorong Pertanian Berkelanjutan?

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:30 WIB

×