Momen Langka, Ketika Timnas Italia Lolos ke Final Euro 1968 Berkat Lemparan Koin

Rauhanda Riyantama

Jum'at, 30 Juli 2021 | 11:28 WIB
Momen Langka, Ketika Timnas Italia Lolos ke Final Euro 1968 Berkat Lemparan Koin
Kapten timnas Italia, Giacinto Facchetti, memimpin rekan-rekannya tampil di final Euro 1968 melawan Yugoslavia. (Twitter/@OldDaysFootball)

Suara.com - Pelatih timnas Italia, Ferruccio Valcareggi, tak mampu menyembunyikan kecemasannya menjelang laga semifinal Euro 1968. Sebab, saat itu mereka bakal berjumpa dengan Uni Soviet, salah satu tim yang diunggulkan. 

Itu karena mereka belum pernah terkalahkan sepanjang kejuaraan antarnegara paling bergengsi di Benua Biru tersebut.

Terlepas dari hal itu, kecemasan Ferruccio Valcareggi semakin menjadi-jadi. Sebab, Uni Soviet pula yang membuat timnya tersingkir dari Piala Dunia 1966.

Saat pertandingan berlangsung, kecemasan, kekhawatiran, dan kegundahan, seolah semakin lengkap. Pasalnya, kedua tim sama-sama belum mampu mencetak gol.

Potret Timnas Italia melawan Uni Soviet di Piala Dunia 1966. (Dok, Roker Park)
Potret Timnas Italia melawan Uni Soviet di Piala Dunia 1966. (Dok, Roker Park)

Hal ini karena timnas Italia memang tengah dilanda cedera, meski tim lawan juga mengalami hal serupa.

Playmaker Gli Azzuri, Gianni Rivera, untuk sementara dipaksa menepi dari lapangan karena harus menjalani perawatan.

Dia harus ditandu keluar lapangan karena sempat mengalami tabrakan dengan Valentin Afonin pada awal-awal pertandingan.

Sedangkan Giancarlo Bercellion juga mengalami cedera lutut di babak perpanjangan waktu. Ini memaksa Angelo Domenghini pindah menjadi bek kiri.

Hilangnya pemain-pemain ini jelas membuat timnas Italia yang saat itu berstatus sebagai tuan rumah tak bisa bermain dengan kekuatan penuh.

baca juga

Di kubu Uni Soviet, mereka kehilangan Igor Chislenko yang mencetak satu-satunya gol pada pertandingan melawan Italia pada Piala Dunia 1966.

Selain Igor, sektor pertahanan Uni Soviet juga kurang lengkap tanpa kehadiran bek tangguh, Murtaz Khusrtsilava.

Lemparan Koin Keberuntungan

Hingga pertandingan berakhir, penentu kemenangan laga antara Italia dan Uni Soviet tak ditentukan dengan laga ulang ataupun babak perpanjangan waktu.

Sebab, pada saat itu, aturan sepak bola menyebut bahwa pemenangan laga ini ditentukan lewat lemparan koin.

Giacinto Facchetti mengantar Timnas Italia juara Euro 1968. (Twitter/@JJAGlasgow)
Giacinto Facchetti mengantar Timnas Italia juara Euro 1968. (Twitter/@JJAGlasgow)

Saat itu, kapten timnas Italia, Giacinto Facchetti, dipanggil untuk memasuki ruang ganti bersama kapten Uni Soviet dan ditemani dua ofisial dari masing-masing tim.

Wasit lalu mengeluarkan koin tua dan Giacinto memilih ekor. Dan benar saja, itu adalah pilihan yang sangat tepat.

Sebab, pilihan itu yang membuat Italia akhirnya dianggap memenangi pertandingan sehingga lolos ke partai final Euro 1968.

Setelah itu, dia langsung kembali ke lapangan yang masih dipenuhi 70 ribu fans Italia yang memadati stadion.

“Ada 70 ribu penggemar yang menunggu untuk mendengar hasilnya. Selebrasi saya memberitahu mereka bahwa mereka bisa merayakan kemenangan Italia,” ujar Giacinto Facchetti, dikutip dari laman resmi UEFA.

Di laga final, Timnas Italia melawan Yugoslavia. Gli Azzuri akhirnya keluar sebagai juara Euro 1968 setelah melakoni dua kali pertandingan final.

Pada gelaran ini pertandingan final dilakukan sebanyak 2 kali karena belum ada sistem adu penalti dan undian koin pun tak diberlakukan. Italia sukses menjadi juara Euro 1968 dengan skor 2-0, setelah hanya bermain 1-1 pada pertandingan final pertama.

Kontributor: Muh Adif

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia

FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:00 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi

Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:14 WIB

Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos

Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:26 WIB

8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet

8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:30 WIB

Rafael Benitez Tertarik Latih Timnas Italia, Sudah Pelajari Bahasanya

Rafael Benitez Tertarik Latih Timnas Italia, Sudah Pelajari Bahasanya

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Seperti Rumor, Antonio Conte Tak Masuk Radar AC Milan

Tak Seperti Rumor, Antonio Conte Tak Masuk Radar AC Milan

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:00 WIB

Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?

Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 18:05 WIB

Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat

Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×