alexametrics

Kariernya di Inter Milan Terancam, Christian Eriksen Jalani Tes Medis

Syaiful Rachman
Kariernya di Inter Milan Terancam, Christian Eriksen Jalani Tes Medis
Gelandang Inter Milan, Christian Eriksen berbicara kepada Ashle Young saat bertanding melawan Fiorentina pada pertandingan perempat final Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Kamis (30/1) dini hari WIB. [AFP Photo/Miguel Medina]

Christian Eriksen mendapat serangan jantung saat memperkuat Denmark di Euro 2020.

Suara.com - Gelandang Denmark Christian Eriksen akan menjalani tes medis di klubnya Inter Milan untuk mengetahui soal kelanjutan kariernya.

Dikutip dari Sky Sports, Jumat (30/7/2021), Christian Eriksen direncanakan akan menjalani tes ini pada pekan depan ketika ia akan bergabung dengan rekan-rekannya di Inter Milan.

Tes medis yang dilakukan Eriksen bertujuan untuk melihat apakah pemain berusia 29 tahun itu masih bisa melanjutkan kariernya sebagai pesepak bola.

Saat ini Eriksen memiliki defibrillator di tubuhnya yang berfungsi sebagai alat pacu jantung setelah ia mengalami serangan jantung ketika membela Denmark di ajang Euro 2020.

Baca Juga: AS Roma dan Genoa Deal, Ini Sosok Eldor Shomurodov, Pemain Asia Calon Andalan Mourinho

Gelandang Timnas Denmark, Christian Eriksen (bawah) kolaps di tengah lapangan pada laga Grup B Euro 2020 kontra Finlandia, Sabtu (13/6/2021) malam WIB. [Jonathan NACKSTRAND / AFP / POOL]
Gelandang Timnas Denmark, Christian Eriksen (bawah) kolaps di tengah lapangan pada laga Grup B Euro 2020 kontra Finlandia, Sabtu (13/6/2021) malam WIB. [Jonathan NACKSTRAND / AFP / POOL]

Setelah kejadian ini, dokter perlu memastikan apakah Eriksen bisa bermain sepak bola lagi apabila alat tersebut dicabut dari tubuhnya.

Selanjutnya Eriksen akan menjalani beberapa tes medis di Inter untuk melihat apakah dirinya bisa melanjutkan kariernya di level tertinggi termasuk kompetisi Serie A.

Jika pada akhirnya Eriksen bisa melanjutkan kariernya, ia setidaknya tidak boleh bermain selama enam bulan terlebih dahulu jika semuanya berjalan lancar.

Sebelumnya Eriksen sempat mengalami serangan jantung dan membuatnya pingsan ketika membela Denmark di fase grup Euro 2020 melawan Finlandia pada 12 Juni silam.

Kejadian yang menimpa Eriksen ini membuat dirinya harus dibawa ke rumah sakit di Rigshospitalet, Kopenhagen, Denmark untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Baca Juga: Presiden AC Milan Minta Stadion untuk Serie A Dibuka dengan Kapasitas Penuh

Akibat hal ini, Dokter harus melakukan operasi implan defibrillator di tubuhnya yang sukses dilaksanakan dan membuat Eriksen bisa pulang ke rumah pada 18 Juni lalu. (Antara)

Komentar