alexametrics

Moncer di Liga 1, Deretan Pemain Ini Justru Diabaikan Timnas Indonesia

Rully Fauzi
Moncer di Liga 1, Deretan Pemain Ini Justru Diabaikan Timnas Indonesia
Penyerang PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto. [dok. PSIS Semarang]

Pemain-pemain ini tak dilirik Shin Tae-yong untuk ikut TC Timnas Senior Indonesia.

Suara.com - PSSI telah merilis daftar 36 nama pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan alias training camp (TC) Timnas Indonesia. Namun dari seluruh nama yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong, pemain-pemain yang tampil impresif sejauh ini di musim baru Liga 1 justru tak muncul.

Padahal, jika kompetisi Liga 1 2021-2022 jadi ukurannya, maka pemain-pemain ini jelas layak untuk memperkuat Timnas Senior Indonesia.

Hal itu terlihat dari kontribusi yang mereka berikan kepada klubnya masing-masing pada tiga pekan awal kompetisi.

Beberapa pemain yang tak dipanggil justru mencuat dalam daftar top skor sementara. Bahkan, ada pula yang menjadi tumpuan timnya untuk mampu bertengger di posisi puncak klasemen.

Baca Juga: Profil Ezra Walian, Pemain Keturunan yang Sempat Dilarang Bela Timnas Indonesia

Berikut daftar pemain yang tampil moncer di Liga 1 namun tak dipanggil Shin Tae-yong untuk ikut TC Timnas Indonesia:

1. Hari Nur Yulianto

Hari Nur Yulianto menjadi salah satu penyerang lokal yang paling bersinar di awal kompetisi Liga 1 2021-2022. 

Sebab, kapten sekaligus striker andalan PSIS Semarang ini total telah mencetak tiga gol pada tiga pekan awal Liga 1 2021-2022.

 Kontribusinya itu membawa skuad PSIS untuk sementara menduduki puncak klasemen sementara.

Baca Juga: Profil Victor Igbonefo, Pemain Tertua yang Ikut TC Timnas Indonesia

Dari total tiga laga, PSIS sukses memenangi dua di antaranya. Sementara itu, satu laga lain berakhir dengan hasil imbang.

2. Beckham Putra Nugraha

Di antara deretan pemain-pemain muda yang tampil mencuri perhatian pada awal Liga 1 2021-2022, tentu Beckham Putra Nugraha menjadi salah satu di antaranya.

Gelandang muda Persib Bandung ini sukses menampilkan permainan impresif di sektor lini tengah tim asuhan Robert Alberts.

Bahkan, dia selalu diturunkan dalam tiga laga awal yang dilakoni Persib. Dari seluruh kesempatan ini, Beckham sudah mengoleksi dua gol.

Seluruh gol tersebut dicetak pemain berusia 19 tahun ini ketika Persib berjumpa Bali United pada laga pekan ketiga Liga 1 2021-2022.

3. Ilija Spasojevic

Penyerang naturalisasi, Ilija Spasojevic, masih menjadi tumpuan utama Bali United di sektor lini serang saat tampil di Liga 1 2021-2022.

Pada tiga laga awal yang dilakoni Bali United, penyerang asal Montenegro itu sudah mencatatkan dua gol untuk Serdadu Tridatu.

Namun, Spaso harus menerima kenyataan pahit karena PSSI justru memanggil striker naturalisasi lain, yaitu Ezra Walian, pada TC timnas Indonesia kali ini.

Padahal, Ezra belum mampu mencatatkan satu gol pun bersama Persib Bandung pada tiga pekan awal kompetisi.

4. Marc Klok

Sejak tiba pada pertengahan tahun 2021, gelandang naturalisasi asal Belanda, Marc Klok, langsung menjadi bagian penting di sektor lini tengah Persib Bandung.

Selain menjadi motor serangan Persib, Marc Klok juga memberikan sejumlah kontribusi penting bagi Persib.

Salah satunya yakni mencetak satu gol untuk membawa timnya meraih kemenangan perdana Liga 1 2021-2022 melawan Barito Putera.

Selain itu, Marc Klok saat ini juga tercatat sebagai pemain yang melakukan operan sukses paling banyak di musim anyar Liga 1.

Sebab, dari total tiga laga, dia mampu menorehkan 158 kali operan sukses. Ini menjadi angka tertinggi dibanding seluruh pemain Liga 1 2021-2022 lainnya.

5. Irkham Zahrul Milla

Selain Irfan Jaya, sektor lini serang PSS Sleman pada tiga laga awal Liga 1 2021-2022 juga sangat bergantung pada sosok Irkham Zahrul Milla.

Sebab, Irkham Milla sudah mencatatkan dua gol dari total lima gol yang dicetak oleh tim berjulukan Elang Jawa tersebut.

Sayangnya, eks-pemain Persis Solo ini belum mendapat panggilan dari PSSI untuk mengikuti TC timnas Indonesia.

[Muh Adif Setiawan]

Komentar