- Agen Gianluca Prestianni membantah keras semua laporan mengenai isi pemeriksaan kliennya dalam investigasi UEFA.
- UEFA membuka penyelidikan atas dugaan penghinaan rasial Prestianni kepada Vinicius Jr saat laga Real Madrid kontra Benfica.
- Kubu Prestianni terbuka mempertimbangkan langkah hukum lanjutan setelah proses penyelidikan UEFA mengenai insiden tersebut selesai.
Suara.com - Kasus dugaan penghinaan rasial yang menyeret winger Benfica, Gianluca Prestianni kepada pemain Real Madrid, Vinicius Jr memasuki babak baru.
Agen Prestianni, Gaston Fernandez, menegaskan bahwa berbagai laporan terkait isi pemeriksaan kliennya tidak benar.
Dalam wawancara dengan Win-Win, Fernandez menyebut seluruh pemberitaan mengenai isi investigasi UEFA terhadap Prestianni sebagai informasi keliru.
“Semua yang dipublikasikan tentang apa yang sebenarnya dikatakan Gianluca Prestianni dalam investigasi UEFA adalah palsu. Tidak ada pihak yang menghubungi kami secara resmi untuk memberi tahu kemungkinan sanksi terkait masalah ini,” tegas Fernandez dikutip dari AS.
Pernyataan ini sekaligus membantah rumor yang menyebut Prestianni telah memberikan pengakuan tertentu dalam proses penyelidikan.
![Striker Real Madrid Kylian Mbappe, melontarkan tuduhan serius usai laga Liga Champions melawan Benfica di Estadio da Luz. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/18/40464-gianluca-prestianni.jpg)
UEFA sebelumnya mengumumkan pembukaan penyelidikan untuk mengklarifikasi insiden yang terjadi dalam laga antara Real Madrid dan Benfica.
Namun, Fernández menegaskan kliennya ingin segera menutup bab kontroversi tersebut.
“Setelah pernyataan resmi dari Benfica, kami tidak ingin melanjutkan pembahasan ini. Kami sudah menjelaskan bahwa kejadian tersebut tidak seperti yang coba digambarkan kepada publik. Sekarang yang terpenting adalah memberikan ketenangan kepada pemain,” ujarnya.
Sejumlah media Argentina sebelumnya mengabarkan bahwa kubu Prestianni akan menuntut kompensasi finansial dan permintaan maaf publik jika dinyatakan tidak bersalah.
Baca Juga: Klasemen Liga Spanyol Terbaru Usai Real Madrid Terpeleset di Markas Osasuna: Barcelona Menguntit
Fernandez tidak membantah kemungkinan tersebut. Ia bahkan membuka peluang langkah hukum lanjutan.
“Ketika semuanya selesai, kami akan mempertimbangkan dengan matang keputusan terbaik yang harus diambil,” katanya.
Fernandez mengaku berada langsung di Estadio da Luz saat insiden terjadi.
“Laga Liga Champions, tensi tinggi, Vinicius punya duel tersendiri dengan publik Benfica. Itu hanya perdebatan di mana Gianluca membela timnya dari sikap tidak hormat pemain lawan kepada suporter,” tulis Fernández di media sosialnya.
Ia juga menyoroti kebiasaan pemain menutup mulut saat berbicara di lapangan.
“Ada jutaan gambar pemain menutup mulut dengan jersey atau tangan agar tak terbaca. Saya percaya pada Gianluca. Mari bersikap adil dan sudahi sandiwara ini. Hanya Prestianni dan Vinicius yang tahu apa yang sebenarnya mereka katakan.”