alexametrics

Bayern Munich Dipermalukan Lima Gol Tanpa Balas, Mueller: Kami Minta Maaf

Syaiful Rachman
Bayern Munich Dipermalukan Lima Gol Tanpa Balas, Mueller: Kami Minta Maaf
Para pemain Bayern Munich merayakan gol Thomas Mueller saat menghadapi Fenerbahce di Audi Cup di Munich. Christof STACHE / AFP

Bayern Munich dibantai Moenchengladbach 0-5 di ajang Piala Jerman.

Suara.com - Pemain veteran Bayern Munich Thomas Mueller meminta maaf kepada penggemar, dan mengakui kekalahan 0-5 di Moenchengladbach pada Piala Jerman adalah kekalahan terburuk yang dia alami selama 13 tahun bermain untuk tim tersebut.

"Kami dipisahkan dari A hingga Z di babak pertama," ujar Mueller kepada ARD, dikutip dari laman resmi AFP, Kamis (28/10/2021).

Pemain Jerman 32 tahun itu melakoni debutnya di Bayern pada 2008 dan mendekati 600 penampilan untuk raksasa Bavaria itu.

"Saya tidak tahu apakah saya pernah mengalami hal seperti itu sebelumnya dalam seragam FC Bayern. Kami harus meminta maaf kepada para penggemar kami."

Baca Juga: Timnas Indonesia Vs Australia, Shin Tae-yong Minta Skuad Garuda Muda Mainkan Umpan Pendek

Bayern Munich yang tampil dengan kekuatan penuh harus tersingkir dari Gladbach di Borussia Park, Rabu (27/10/2021).

Setelah gol awal Kouadio Kone, bek Aljazair Ramy Bensebaini mencetak dua gol untuk mengubah skor menjadi 3-0 di babak pertama.

Awal gemilang Bayern di babak kedua terhapus ketika striker Swiss Breel Embolo mencetak dua gol cepat dan membuat kedudukan menjadi 5-0 untuk Gladbach.

Direktur Olahraga Bayern Munich Hasan Salihamidzic yang marah menggambarkan penampilan tim tamu sebagai pemadaman kolektif yang tidak muncul begitu saja.

Pendukung Gladbach mulai merayakan kemenangan jauh sebelum peluit akhir dibunyikan saat lagu “Oh, wie ist das schoen” bergema di sekitar tribun.

Baca Juga: Kualifikasi Piala Asia U-23: Timnas Indonesia Waspadai Bola Mati Australia

"Tentu saja, ini memalukan bagi kami," tambah Mueller yang mengatakan tim Bayern duduk terpaku di ruang ganti setelahnya.

"Kami punya banyak rencana. Kami mencoba untuk bangkit, tapi saya rasa Anda tidak melihatnya di TV."

Pelatih kepala Julian Nagelsmann tidak mendampingi pemain dan hanya tinggal di rumah karena menjalani isolasi setelah dinyatakan positif COVID-19.

Gelandang Joshua Kimmich telah banyak dikritik di media Jerman setelah memilih untuk tidak divaksinasi COVID-19.

Namun demikian, faktor tersebut tidak banyak menjelaskan permainan tim yang mengecewakan saat Bayern mengalami kekalahan terbesar mereka pada Piala Liga Jerman dalam sejarah klub.

Hasil terbaik diharapkan terjadi pada laga di Bundesliga, Sabtu (30/10/2021) ketika Bayern bermain melawan Union Berlin, yang tidak terkalahkan dalam 21 pertandingan kandang mereka di liga.

"Orang-orang yang terbiasa dengan kami menunjukkan reaksi setelah dapat pengalaman negatif. Tapi itu mudah dikatakan," ujar Mueller.

"Biasanya, kita terbiasa bereaksi berbeda setelah tertinggal."

Asisten pelatih Nagelsmann Dino Toppmoeller menjanjikan perbaikan.

"Kami tentu harus hidup dan menghadapi ejekan dalam satu atau dua hari ke depan. Itu urusannya," ujar Toppmoeller

"Tapi kita harus menepis diri dan menunjukkan reaksi pada pertandingan Sabtu. Itu pasti akan datang, pasti." pungkasnya seperti dimuat Antara.

Komentar