Manchester United Pecat Solskjaer, Jadi Solusi atau Masalah Baru?

Arief Apriadi | Suara.com

Senin, 22 November 2021 | 06:59 WIB
Manchester United Pecat Solskjaer, Jadi Solusi atau Masalah Baru?
Mantan manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. [IAN KINGTON / AFP]

Suara.com - Manchester United resmi memecat Ole Gunnar Solskjaer dari kursi manajer pada Minggu (21/11/2021). Keputusan itu diambil setelah Setan Merah menderita kekalahan memalukan 1-4 dari Watford dalam laga pekan ke-12 Liga Inggris sehari sebelumnya.

"Manchester United mengumumkan bahwa Ole Gunnar Solskjaer telah meninggalkan perannya sebagai manajer," demikian pernyataan klub.

"Ole akan senantiasa menjadi legenda di Manchester United dan dengan penuh sesal kami mesti membuat keputusan ini."

Solskjaer dipecat hanya empat bulan setelah memperpanjang kontraknya sampai 2024.

Dalam dua musim terakhir, pelatih asal Norwegia itu mengembalikan Manchester ke empat besar Liga Inggris, bahkan sekali mencapai final Liga Europa.

Musim ini mereka menambah kekuatan dengan mendatangkan superstar-superstar seperti Cristiano Ronaldo, Raphael Varane dan Jadon Sancho, tetapi malah babak belur.

Solskjaer seperti tak memiliki formula pasti agar United bermain dalam identitas yang jelas. Yang terjadi malah metode untung-untungan yang akhirnya membuat keretakan di dalam skuad.

Dan puncak keretakan itu terlihat jelas saat digasak Watford yang ironisnya tak pernah menang di kandangnya sepanjang musim ini sehingga terlihat lebih memalukan ketimbang takluk 2-4 kepada Leicester atau ambruk 0-5 di tangan Liverpool atau terkapar 0-2 dihantam oleh tetangga sekota, Manchester City.

Total, United sudah lima kali kalah dalam 12 pertandingan liga pertamanya, termasuk Aston Villa yang menjadi tim pertama yang mengalahkan MU dalam pertandingan liga musim ini.

Musim lalu, ketika Liga Inggris dipertandingkan dalam stadion-stadion kosong karena diharuskan protokol kesehatan COVID-19, United tampil bagus namun dicemooh oleh sejumlah kalangan termasuk pelatih Liverpool Juergen Klopp dan Jose Mourinho yang kini melatih AS Roma, karena ditolong wasit dan faktor kebetulan semata.

Klopp dan Mourinho ada benarnya karena ketika sekalipun sudah diperkuat salah satu superstar sepak bola dunia Cristiano Ronaldo, United musim ini malah terpuruk.

Ada pula yang beranggapan sukses Solskjaer dua musim lalu lebih karena faktor individu pemain, bukan karena teamwork.

"Solskjaer sudah sering sekali diselamatkan oleh individu pemain yang membuat Manchester United bisa bangkit kembali," kata Louis Saha, mantan striker Man United, kepada BBC Radio seperti dikutip Reuters.

Sayangnya Solskjaer tak bisa terus mengandalkan dukungan individu pemain, sambung Saha.

Karena menggantungkan kepada individu pemain pula membuat Solskjaer menjadi terlihat pilih kasih sehingga dituding melakukan favoritisme oleh sejumlah pemainnya yang juga menganggap Solskjaer tak punya visi.

Sudah lama disfungsional

Bek tengah Eric Bailly kesal Solskjaer masih saja memasang Harry Maguire ketika MU kalah 2-4 melawan Leicester, padahal sang kapten tidak fit. Ronaldo kecewa berat oleh turunnya standar bermain timnya dan menilai rekan-rekan satu timnya terlalu gampang membuat kesalahan.

Yang lain mempertanyakan keputusan Solskjaer tak memainkan Donny van de Beek padahal Setan Merah dihadapkan kepada krisis di lapangan tengah. Mereka juga bersimpati kepada Jesse Lingard yang walau bermain cemerlang selama dipinjam West Ham United musim lalu, lebih sering didudukkan di bangku cadangan.

Keretakan dalam skuad bukan satu-satunya masalah Setan Merah. Klub ini juga sering pendek ingatan tapi tidak pernah tegas dalam memberikan penilaian.

MU lupa bahwa ketika dilatih David Moyes, Louis van Gaal dan Jose Mourinho yang merupakan pelatih-pelatih berpengalaman, tampil tidak konsisten dengan gaya bermain yang tidak jelas juga terjadi semasa ketiga pelatih pendahulu Solskjaer itu.

Man United, mengutip harian Inggris The Guardian, sudah disfungsional jauh sebelum Solskjaer melatihnya dan mungkin akan terus begitu setelah dia tak lagi melatih Setan Merah.

Kesalahan terbesar United adalah menyimpulkan Solskjær akar masalah, padahal skuad yang egoitis namun minim sosok pemimpin lapangan sehingga bermain hanya menurut egonya masing-masing, adalah juga masalah berat Man United yang juga tugas berat yang harus ditangani pengganti Solskjaer.

Tetapi, tak seperti Tottenham yang segera menendang Nuno Espirito Santo untuk kemudian nyaris instan digantikan Antonio Conte atau Aston Villa yang mendepak Dean Smith dengan merekrut Steven Gerrard, United terlihat tidak siap ketika harus memecat Solskjaer.

Alih-alih bertindak cepat mungkin menggaet pelatih-pelatih hebat seperti Zinedine Zidane yang saat ini tak terikat klub mana pun, United malah menunjuk salah satu staf pelatih Solskjaer, Michael Carrick, sebagai caretaker, yang disebutnya akan "memimpin tim dalam menjalani pertandingan-pertandingan mendatang, selagi klub menunjuk manajer sementara sampai akhir musim".

Status caretaker untuk Carrick itu hanya menunjukkan manajemen United tak mempercayai kemampuan Carrick dan memperlihatkan sikap United tidak tegas mengenai siapa yang mereka inginkan sebagai manajer berikutnya.

Namun untuk saat ini memang tidak ada kandidat yang pasti, termasuk Zidane yang paling difavoritkan melatih mereka. Sayang, Zidane tak mau melatih pada pertengahan musim. Legenda sepak bola Prancis ini juga terkendala faktor bahasa dan keluarga yang tak ingin tinggal di Inggris.

Sebenarnya bisa saja hirarki United meyakinkan Zidane untuk mau melatih di Old Trafford. Masalahnya tak seperti klub-klub lain di mana urusan mencari manajer menjadi urusan orang-orang khusus yang diserahi tugas ini, taruhlah direktur sepak bola Ferran Soriano dan pemimpin senior klub Txiki Begiristain di Manchester City, situasi sama tak ditemui di Manchester United.

Urusan merekrut manajer malah menjadi urusan wakil ketua eksekutif Ed Woodward, direktur sepak bola John Murtough dan direktur teknik Darren Fletcher. Bahkan bos besar Joel Glazer ikut-ikutan mengurusinya, dan tak ketinggalan direktur pelaksana Richard Arnold.

Ini yang membuat MU lamban sampai-sampai Antonio Conte yang sudah bersedia melatih mereka pun akhirnya disambar Tottenham.

Oleh karena itu masih perlu dilihat lagi apakah memecat Solskjaer itu solusi atau malah menciptakan masalah baru.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klasemen Liga Inggris Terkini: Tottenham Salip Manchester United

Klasemen Liga Inggris Terkini: Tottenham Salip Manchester United

Bola | Senin, 22 November 2021 | 06:33 WIB

Hasil Bola Tadi Malam: Inter Beri Napoli Kekalahan Perdana, Tottenham Tekuk Leeds

Hasil Bola Tadi Malam: Inter Beri Napoli Kekalahan Perdana, Tottenham Tekuk Leeds

Bola | Senin, 22 November 2021 | 05:49 WIB

Tottenham vs Leeds: Kemenangan Perdana The Lilywhites di Era Conte

Tottenham vs Leeds: Kemenangan Perdana The Lilywhites di Era Conte

Bola | Senin, 22 November 2021 | 05:10 WIB

Hasil Lengkap Liga Inggris: Manchester United, Arsenal, Everton Kompak Babak-belur

Hasil Lengkap Liga Inggris: Manchester United, Arsenal, Everton Kompak Babak-belur

Surakarta | Senin, 22 November 2021 | 06:00 WIB

Dilibas Tim Promosi, Manchester United Pecat Solskjaer

Dilibas Tim Promosi, Manchester United Pecat Solskjaer

Sumbar | Senin, 22 November 2021 | 05:15 WIB

Terkini

Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026

Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 18:05 WIB

Skenario Darurat FIFA: Italia Masuk Radar Playoff Piala Dunia 2026, Bagaimana Timnas Indonesia?

Skenario Darurat FIFA: Italia Masuk Radar Playoff Piala Dunia 2026, Bagaimana Timnas Indonesia?

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 16:55 WIB

Pemain Keturunan Depok Ngebet Mau Bela Timnas Indonesia Meski Isu Paspoorgate Mencuat

Pemain Keturunan Depok Ngebet Mau Bela Timnas Indonesia Meski Isu Paspoorgate Mencuat

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 14:29 WIB

Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions

Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 14:07 WIB

Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17

Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 14:04 WIB

Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI

Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB

Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia

Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 13:28 WIB

Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal

Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 13:17 WIB

Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?

Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 11:54 WIB

Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara

Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 11:26 WIB