Suara.com - Timnas Myanmar baru saja dibantai Thailand 0-4. Meski demikian, pelatih Antoine Hey menyebut Thailand cuma menang beruntung.
Thailand superior atas Myanmar dalam lanjutan Grup A Piala AFF 2020 yang digelar Sabtu (11/12/2021). The War Elephants menang telak empat gol tanpa balas.
Striker veteran Thailand, Teerasil Dangda mencetak brace dalam laga tersebut. Sedangkan dua gol lainnya disumbangkan Worachit Kanitstribampen serta Supachok Sarachat.
Dalam pertandingan tersebut, Thailand juga memegang kendali permainan. Nyatanya, mereka menguasai bola sebanyak 70 persen dari Myanmar.
Kendati demikian, pelatih Myanmar yang bernama Antoine Hey mengucapkan bahwa Thailand cuma menang beruntung.
Antoine Hey beralasan bahwa saat ini Myanmar sedang diterpa berbagai masalah, termasuk ketersediaan pemain karena covid-19.
"Sekali lagi malam ini kami tidak memiliki bek tengah. Striker kami bermain sebagai bek kiri dan kami punya banyak masalah Covid, sehingga pemain melakukan apa yang mereka bisa," ucap Hey dikutip dari situs resmi Piala AFF, Minggu (12/12/2021).

Bukan hanya itu saja, penalti yang didapatkan Thailand juga dianggap tidak sah. Sebab, gol penalti yang dicetak Teerasil Dangda mengubah arah pertandingan.
"Para pemain berumpah bahwa penalti itu seharusnya tidak diberikan ke Thailand. Itu mengubah permainan, jadi jika ini masalahnya, maka dapat dibilang hari ini Thailand beruntung," imbuhnya.
Sementara itu, Myanmar dipastikan tidak akan mencapai semifinal setelah kekalahan ini. Sebab mereka sudah kalah dari Singapura dan Thailand yang kini sama-sama meraih enam poin di Grup A Piala AFF 2020.
Myanmar sejauh ini baru meraih tiga poin setelah meriah kemenangan dari TImor Leste yang menempati juru kunci klasemen.