Thailand Pangkas Masa Bebas Visa WNA usai Marak Kasus Kejahatan

Arif Budi | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2026 | 13:57 WIB
Thailand Pangkas Masa Bebas Visa WNA usai Marak Kasus Kejahatan
Bendera Negara Thailand (Unsplash/Chris Robert)
  • Pemerintah Thailand resmi memangkas durasi bebas visa bagi wisatawan dari 90 negara guna menekan angka kejahatan transnasional.
  • Kebijakan ini dilakukan karena banyaknya kasus kriminal oleh warga asing yang memanfaatkan kelonggaran visa untuk bisnis ilegal.
  • Durasi masa tinggal bagi wisatawan asing kini dipotong menjadi 15 hingga 30 hari tergantung pada negara asal.

Suara.com - Pemerintah Thailand resmi memangkas durasi masa tinggal bebas visa bagi wisatawan asing dari sekitar 90 negara sebagai bagian dari langkah menekan kejahatan lintas negara yang melibatkan warga negara asing (WNA).

Kebijakan itu diambil setelah otoritas Thailand menangani sejumlah kasus kriminal yang melibatkan turis asing, mulai dari pelanggaran narkoba, hingga menjalankan bisnis tanpa izin resmi.

Saat ini, wisatawan dari lebih dari 90 negara sebelumnya dapat tinggal hingga 60 hari tanpa visa di Thailand.

Fasilitas tersebut mencakup negara-negara Schengen di Eropa, Amerika Serikat, Israel, dan beberapa negara di Amerika Selatan.

Menukil dari laporan AFP, Menteri Pariwisata Thailand Surasak Phancharoenworakul mengatakan kabinet telah menyetujui perubahan aturan bebas visa tersebut.

Durasi baru masa tinggal bebas visa nantinya akan berbeda-beda tergantung negara asal wisatawan.

Street Food Khas Thailand. [Gemini AI]
Street Food Khas Thailand. [Gemini AI]

Sebagian besar turis asing diperkirakan hanya mendapat izin tinggal hingga 30 hari, sementara beberapa negara lainnya akan dibatasi hanya 15 hari.

Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow menjelaskan kebijakan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memberantas kejahatan transnasional.

Menurutnya pemerintah tidak menargetkan negara tertentu, melainkan individu yang memanfaatkan kelonggaran visa untuk melakukan tindak kriminal di Thailand.

“Wisatawan memberikan manfaat, seperti meningkatkan perekonomian, tetapi skema (visa) saat ini telah memungkinkan beberapa orang untuk mengeksploitasinya," kata juru bicara pemerintah Rachada Dhanadirek, Selasa (19/5/2026).

Thailand sebelumnya memang hanya memberikan bebas visa selama 30 hari. Namun, pemerintah memperpanjangnya menjadi 60 hari sejak Juli 2024 untuk mendorong sektor pariwisata dan mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi.

Pariwisata sendiri menyumbang lebih dari 10 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Thailand.

Meski demikian, jumlah wisatawan asing yang datang ke Thailand pada kuartal pertama tahun ini tercatat turun sekitar 3,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Data Kementerian Pariwisata Thailand juga menunjukkan jumlah wisatawan dari kawasan Timur Tengah anjlok hampir sepertiga.

Pemerintah Thailand menargetkan sekitar 33,5 juta wisatawan asing datang sepanjang tahun ini, meningkat tipis dibanding hampir 33 juta pengunjung pada tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:34 WIB

Suasana Stasiun Yogyakarta Mendadak Hening Saat Indonesia Raya Diputar, Reaksi Turis Asing Disorot

Suasana Stasiun Yogyakarta Mendadak Hening Saat Indonesia Raya Diputar, Reaksi Turis Asing Disorot

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:21 WIB

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB

Siapa Owner Pagi Sore? Miskomunikasi Berujung Ramai Seruan Diboikot Turis Malaysia

Siapa Owner Pagi Sore? Miskomunikasi Berujung Ramai Seruan Diboikot Turis Malaysia

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:35 WIB

Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M

Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M

News | Senin, 18 Mei 2026 | 19:00 WIB

Terkini

TPST Bantargebang Tutup 2027, Pemprov DKI Bakal Beri Insentif ke RW yang Lakukan Pemilahan Sampah

TPST Bantargebang Tutup 2027, Pemprov DKI Bakal Beri Insentif ke RW yang Lakukan Pemilahan Sampah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:49 WIB

Prabowo: Gaji Guru dan ASN Kecil karena Kekayaan RI Lari ke Luar Negeri

Prabowo: Gaji Guru dan ASN Kecil karena Kekayaan RI Lari ke Luar Negeri

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:48 WIB

Penyidikan Dinilai Stagnan Jadi Alasan TAUD Ajukan Praperadilan Kasus Andrie Yunus

Penyidikan Dinilai Stagnan Jadi Alasan TAUD Ajukan Praperadilan Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:37 WIB

Kejagung Usut Prosedur Ekspor POME, Eks Dirjen Bea Cukai Askolani Turut Diperiksa

Kejagung Usut Prosedur Ekspor POME, Eks Dirjen Bea Cukai Askolani Turut Diperiksa

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:37 WIB

Sidang Praperadilan Kasus Andrie Yunus Digelar, Kuasa Hukum Tuding Polda Metro Telantarkan Perkara

Sidang Praperadilan Kasus Andrie Yunus Digelar, Kuasa Hukum Tuding Polda Metro Telantarkan Perkara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:30 WIB

Andrie Yunus Rawat Jalan Sejak 16 April, Dokter RSCM: Bukan Tanda Sudah Pulih

Andrie Yunus Rawat Jalan Sejak 16 April, Dokter RSCM: Bukan Tanda Sudah Pulih

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:29 WIB

Prabowo Singgung Oknum Berseragam Hijau dan Cokelat yang Kerap Jadi Beking

Prabowo Singgung Oknum Berseragam Hijau dan Cokelat yang Kerap Jadi Beking

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:10 WIB

Belum Bisa Selamatkan 9 WNI Diculik Tentara Israel, Begini Update Usaha Indonesia

Belum Bisa Selamatkan 9 WNI Diculik Tentara Israel, Begini Update Usaha Indonesia

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:07 WIB

Anies Baswedan ke Wisudawan UGM: Lulusan di Masa Sulit, Cari Kerja Sedang Menantang

Anies Baswedan ke Wisudawan UGM: Lulusan di Masa Sulit, Cari Kerja Sedang Menantang

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:05 WIB

Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat

Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:00 WIB