facebook

Rekam Jejak Timnas Bangladesh, Calon Lawan Indonesia di FIFA Matchday

Arief Apriadi
Rekam Jejak Timnas Bangladesh, Calon Lawan Indonesia di FIFA Matchday
Timnas Bangladesh. [Federasi Sepak Bola Bangladesh/bff.com.bd]

Timnas Indonesia akan menghadapi Bangladesh pada 1 Juni 2022.

Suara.com - Siapa sangka jika timnas Bangladesh memiliki rekam jejak cukup mentereng jelang duel melawan timnas Indonesia di laga FIFA Matchday pada 1 Juni mendatang.

Teka-teki calon lawan timnas Indonesia di FIFA Matchday terjawab. Timnas Bangladesh muncul sebagai kekuatan anyar yang bakal menjajal skuat Garuda asuhan Shin Tae-yong.

Duel timnas Indonesia melawan Bangladesh dalam FIFA Matchday menurut rencana bakal diselenggarakan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Dipilihnya Bangladesh sebagai lawan tak lepas dari persiapan timnas Indonesia mengukur persiapan sebelum tampil di Kualifikasi Piala Asia 2023 pada 8 Juni 2022.

Baca Juga: Momen Pemain Thailand Handball, tapi Wasit Tak Hadiahkan Penalti untuk Timnas Indonesia U-23

Dalam Kualifikasi Piala Asia 2023, Indonesia berada dalam Grup A bersama Yordania, Kuwait dan Nepal, yakni negara-negara yang terbilang sulit dikalahkan.

Selain sebagai persiapan Kualifikasi Piala Asia 2023, uji coba kontra Bangladesh diharapkan timnas Indonesia berhasil memetik kemenangan guna memperbaiki peringkat FIFA.

Duel Indonesia melawan Bangladesh sejatinya digelar pada awal tahun ini. Namun, rencana itu terpaksa batal setelah para pemain Bangladesh belum mendapat vaksin Covid-19.

Hanya 10 pemain yang sudah mendapat vaksin pertama, sementara rombongan timnas Bangladesh yang dijadwalkan berangkat ke Indonesia lebih dari itu.

Merujuk ranking FIFA, timnas Bangladesh tak lebih baik dari Indonesia. Mereka masih berkubang di peringkat ke-188 dunia, berbanding 159 milik Indonesia.

Baca Juga: Emosi Berujung Kartu Merah, Shin Tae-yong Semprot Irianto, Firza dan Kambuaya

Bisa dibilang kiprah tim Bangladesh di level internasional juga kurang baik. Meski demikian, Indonesia dinilai tak boleh juga memeremehkan kekuatan negara ini.

Komentar