Alasan Jokowi Tak Sebut PSSI Soal Transformasi Sepak Bola Indonesia Bareng FIFA dan AFC

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:13 WIB
Alasan Jokowi Tak Sebut PSSI Soal Transformasi Sepak Bola Indonesia Bareng FIFA dan AFC
Presiden Jokowi mengumumkan Indonesia terhindar dari sanksi FIFA usai Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) malam. Pengumuman tersebut disampaikan Jokowi pada Jumat (7/10/2022). [Tangkapan layar akun YouTube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat menjadi sorotan karena tak sekalipun menyebut PSSI dalam pernyataannya terkait kerjasama pemerintah dengan FIFA dan AFC untuk membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia.

Bahkan, dalam unggahan akun Instagram Kemensetneg RI, Selasa (11/10/2022), nama PSSI juga tidak disebut dalam Tim transformasi sepak bola Indonesia. Lagi-lagi hanya pemerintah, FIFA, dan AFC yang disinggung.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pun buka suara terkait hal itu. Dia menjabarkan alasan utama mengapa Jokowi tidak menyinggung PSSI dalam pernyataannya.

Menpora Zainudin Amali bersiap memimpin rapat evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan sepakbola di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (6/10/2022). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/YU]
Menpora Zainudin Amali bersiap memimpin rapat evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan sepakbola di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (6/10/2022). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/YU]

"Saya kira begini, ini kan internal Pemerintah, kalau dilihat di Inpres Nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, juga tidak disebutkan PSSI di situ," kata Menpora Amali kepada awak media di komplek Istana Negara, Selasa (11/10/2022).

"Tapi di Kemenpora pasti tahu dengan siapa kami harus melakukan itu. Kami melibatkan semuanya mulai dari perancangan kurikulum, kemudian perencanaan pembinaan usia dini, semuanya bersama PSSI," sambungnya.

Meski begitu, Amali memastikan apa yang dilakukan pemerintah bukanlah bagian dari intervensi. Sebab, ada niat baik dari FIFA membantu menyelesaikan permasalahan sepakbola Tanah Air.

Perwakilan FIFA Niko Nhouvannasak sudah bertemu dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan staf, Senin (10/10/2022). (Dok. PSSI).
Perwakilan FIFA Niko Nhouvannasak sudah bertemu dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan staf, Senin (10/10/2022). (Dok. PSSI).

"Ya kan ini merespons surat FIFA ke Presiden Jokowi, kan surat FIFA langsung ke Presiden, bukan ke siapa-siapa," terang Amali.

"Tentu ini respons pemerintah, kalau toh tidak dibutuhkan, tidak masalah, tapi ini tanggung jawab kita bersama, begitu ada masalah, pasti pemerintah juga yang ditanya."

"Karena itu, karena tujuannya baik, FIFA bertujuan baik ingin membantu Indonesia untuk memperbaiki sepak bola Indonesia secara umum, khususnya kompetisi dan Tragedi Kanjuruhan tidak terulang lagi. Kita harus merespons niat baik FIFA," pungkasnya.

baca juga

Sebelumnya, Jokowi menerima surat dari FIFA yang ditandatangani oleh Presiden Gianni Infantino. Selain memastikan bebas dari sanksi terkait Tragedi Kanjuruhan, Jokowi mengatakan pemerintah bersama FIFA dan AFC akan membentuk tim transformasi sepak bola di Indonesia.

Selain itu, disebutkan Jokowi, FIFA akan berkantor di Indonesia untuk membantu dan membangun sepak bola ke arah lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TGIPF: Ada Pihak Kuat yang Atur Pertandingan Liga 1 Main Malam Hari

TGIPF: Ada Pihak Kuat yang Atur Pertandingan Liga 1 Main Malam Hari

Bola | Rabu, 12 Oktober 2022 | 08:18 WIB

Liga 1 Belum Pasti Kapan, Skuad Borneo FC Tetap Berlatih di Stadion Segiri

Liga 1 Belum Pasti Kapan, Skuad Borneo FC Tetap Berlatih di Stadion Segiri

Kaltim | Rabu, 12 Oktober 2022 | 08:00 WIB

Liga 1 Dihentikan Entah Sampai Kapan, Luis Milla Minta Pemain Persib Bandung Tetap Semangat

Liga 1 Dihentikan Entah Sampai Kapan, Luis Milla Minta Pemain Persib Bandung Tetap Semangat

Bola | Rabu, 12 Oktober 2022 | 04:15 WIB

PSSI Tunggu Persetujuan FIFA untuk Gulirkan Kembali Liga 1 dan Liga 2

PSSI Tunggu Persetujuan FIFA untuk Gulirkan Kembali Liga 1 dan Liga 2

Bola | Rabu, 12 Oktober 2022 | 02:10 WIB

PSSI: Liga 1, 2 Dan 3 Bakal Kembali Digelar Setelah Persetujuan FIFA

PSSI: Liga 1, 2 Dan 3 Bakal Kembali Digelar Setelah Persetujuan FIFA

Sumsel | Rabu, 12 Oktober 2022 | 06:25 WIB

Gelar Pertandingan Liga 1 Arema FC vs Persebaya Malam Hari, Indosiar Bantah Akomodir Iklan Rokok

Gelar Pertandingan Liga 1 Arema FC vs Persebaya Malam Hari, Indosiar Bantah Akomodir Iklan Rokok

Bola | Selasa, 11 Oktober 2022 | 20:35 WIB

Menpora Jalin Komunikasi dengan Berbagai Pihak, Cari Kepastian Bergulirnya Kembali Liga 1 dan Liga 2

Menpora Jalin Komunikasi dengan Berbagai Pihak, Cari Kepastian Bergulirnya Kembali Liga 1 dan Liga 2

Bola | Selasa, 11 Oktober 2022 | 20:02 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×